Bos LPS Peringatkan Bunga Tinggi Bank Digital, Simpanan Nasabah Berisiko Tak Dijamin Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyoroti masih tingginya suku bunga simpanan yang ditawarkan sejumlah bank digital di Indonesia. Menurutnya, bunga deposito yang jauh di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) berpotensi membuat simpanan nasabah tidak memenuhi syarat penjaminan LPS.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggito usai mengikuti rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (27/7/2026). Ia menjelaskan bahwa LPS secara rutin mengevaluasi perkembangan suku bunga pasar sebelum menetapkan tingkat bunga penjaminan.

Saat ini, Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah di bank umum ditetapkan sebesar 3,75 persen, sedangkan untuk Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sebesar 6,25 persen. Adapun TBP simpanan valuta asing di bank umum tetap berada di level 2 persen. Ketentuan tersebut berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September 2026.

Meski demikian, Anggito mengungkapkan masih terdapat sekitar 30 persen bank yang menawarkan bunga simpanan di atas tingkat bunga penjaminan, terutama bank digital. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi cakupan perlindungan simpanan nasabah.

Baca Juga :  Usia 50 Tahun Harus Punya Tabungan Berapa? Ini Target Ideal Menurut Pakar

LPS pun terus berkoordinasi dengan industri perbankan agar bunga simpanan secara bertahap diturunkan mendekati tingkat bunga penjaminan. Langkah ini bertujuan agar semakin banyak dana masyarakat yang memenuhi syarat untuk dijamin oleh LPS apabila terjadi risiko pada bank.

Sejumlah bank digital diketahui masih menawarkan bunga deposito yang cukup tinggi. PT Bank Neo Commerce Tbk. menawarkan bunga deposito hingga 7,25 persen, PT Allo Bank Indonesia Tbk. mencapai 6,50 persen, sementara PT Bank Seabank Indonesia memberikan bunga deposito hingga 6 persen.

Bagi masyarakat, tingginya bunga deposito memang terlihat menarik karena memberikan potensi imbal hasil lebih besar. Namun, nasabah juga perlu memahami bahwa salah satu syarat simpanan dijamin LPS adalah bunga yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 di Logam Mulia : Harga 1 Gram Tembus Rp2,75 Juta, Cek Lengkap Semua Ukuran

Karena itu, sebelum membuka deposito atau produk simpanan di bank digital, masyarakat disarankan membandingkan tingkat bunga yang ditawarkan dengan ketentuan LPS. Dengan begitu, nasabah dapat memperoleh keuntungan sekaligus memastikan simpanannya tetap memenuhi syarat untuk mendapatkan perlindungan dari LPS.

FAQ

Apakah bunga deposito tinggi selalu dijamin LPS?
Tidak. Salah satu syarat simpanan dijamin adalah bunga yang diterima tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan LPS.

Berapa Tingkat Bunga Penjaminan LPS saat ini?
Untuk periode 1 Juli–30 September 2026, TBP simpanan rupiah di bank umum sebesar 3,75 persen, BPR 6,25 persen, dan valuta asing 2 persen.

Mengapa bank digital menawarkan bunga lebih tinggi?
Bank digital umumnya menggunakan bunga kompetitif untuk menarik dana nasabah dan memperbesar basis simpanan.

Apakah aman menabung di bank digital?
Bank digital yang berizin dan diawasi OJK tetap dapat menjadi pilihan. Namun, nasabah perlu memastikan simpanannya memenuhi syarat penjaminan LPS (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.184 per Dolar AS, BI Intervensi Pasar dan Serap SBN
IHSG Menguat ke 5.282, Saham ASII dan BBCA Melonjak pada Penutupan 28 Oktober 2026
The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian 28 Oktober 2026: Antam Rp2,589 Juta, UBS dan Galeri 24 Lebih Murah
Rupiah Hari Ini 28 Oktober 2026 Melemah ke Rp18.156, Pasar Menanti The Fed
Laba Antam Tembus Rp9,66 Triliun hingga September 2026, Naik 46 Persen
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 28 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,589 Juta
IHSG Anjlok ke 5.249 Pagi Ini, Saham BBRI, BMRI dan TLKM Kompak Merah
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Rupiah Tembus Rp18.184 per Dolar AS, BI Intervensi Pasar dan Serap SBN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

IHSG Menguat ke 5.282, Saham ASII dan BBCA Melonjak pada Penutupan 28 Oktober 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Harga Emas Pegadaian 28 Oktober 2026: Antam Rp2,589 Juta, UBS dan Galeri 24 Lebih Murah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Rupiah Hari Ini 28 Oktober 2026 Melemah ke Rp18.156, Pasar Menanti The Fed

Berita Terbaru