Bangga! Empat Tokoh Asal Sungai Penuh Duduki Jabatan Strategis di Kejaksaan RI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH — Kota Sungai Penuh kembali menorehkan kebanggaan. Empat putra dan putri terbaik daerah ini kini menduduki jabatan penting di Kejaksaan Republik Indonesia dengan menyandang pangkat melati tiga.

Prestasi mereka mengikuti jejak alm. Letjen (Purn) Khalid Karim, putra Sungai Penuh yang pernah menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel).

Kiprah empat tokoh hukum asal Sungai Penuh ini menjadi bukti bahwa daerah kecil pun mampu melahirkan kader terbaik di lembaga Adhyaksa. Berikut profil dan perjalanan karir mereka yang kini banyak dicari dan menjadi sorotan nasional.

1. DR. Romy Arizyanto, S.H., M.H. — Kabag Keuangan Jaksa Pengawasan (Jamwas) Kejagung

Romy memulai karier dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan pernah menjabat Plt Kajari di salah satu kabupaten/kota di Jatim. Ia kemudian memimpin Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, sebelum dipromosikan menjadi Kajari Wonosobo.

Karirnya naik pesat saat dipercaya sebagai Asisten Datun Kejati Bangka Belitung. Dalam mutasi terbaru, Romy ditempatkan di Kejaksaan Agung RI sebagai Kabag Keuangan Jaksa Pengawasan (Jamwas) — posisi strategis dalam sistem pengawasan internal Kejaksaan.

Baca Juga :  Koordinasi Ketat, Aksi Cepat: Cara Sungai Penuh Hadapi Cuaca Tak Menentu

 

2. DR. Silpia Rosana, S.H., M.H. — Kajari Pekanbaru

Silpia memulai karier sebagai staf tata usaha intelijen di Kejari Jambi. Putri dari mantan anggota DPRD Kerinci Dafri Syam ini melanjutkan karir dengan menjabat berbagai posisi penting, termasuk:

Kasubsi Upaya Hukum

Jaksa Fungsional Kejari Jambi

Kasubsi Penuntutan Kejari Pekanbaru

Pemeriksa V Kejati Bengkulu

Kepala Kejari Pelalawan

Kepala Kejari Kota Tangerang Selatan

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau

Pada Juli 2025, Silpia resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, menjadikannya salah satu putri daerah paling berprestasi asal Sungai Penuh.

 

3. DR. Antonius Despinola, S.H., M.H. — Kajari Jakarta Pusat

Antonius, mantan Kajari Sungai Penuh, adalah tokoh yang dikenal memiliki prestasi besar dalam penanganan kasus nasional. Sebelum menjabat sebagai Kajari Jakarta Pusat, ia memegang posisi strategis sebagai Kasubdit Lapdumas di Direktorat Penyidikan JAM Pidsus.

Ia terlibat dalam sejumlah kasus besar, seperti:

Penyitaan Rp920 miliar dan 51 kg emas kasus Zarof Ricar

Penyidikan dugaan korupsi minyak Pertamina yang menyeret Riza Chalid

Baca Juga :  Malam Takbiran, Pusat Kota Padat Pedagang Kebanjiran Rezeki

Penanganan kasus kredit PT Sritex senilai Rp2,5 triliun

Karier Antonius adalah salah satu yang paling menonjol di antara pejabat Kejaksaan asal Sungai Penuh.

 

4. DR. Efendri Eka Saputra, S.H., M.H. — Asintel Kejati Sumbar

Putra Tanah Kampung ini baru saja menyelesaikan pendidikan doktoral di UNISSULA Semarang. Karirnya mencakup pengalaman memimpin dua kejaksaan negeri:

Kajari Sijunjung

Kajari Wonosobo

Kini ia dipercaya sebagai Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, menjadikannya salah satu figur penting dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.

 

Sungai Penuh Semakin Dikenal Sebagai Daerah Penghasil Tokoh Hukum Nasional

Keberadaan empat pejabat melati tiga ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menunjukkan kuatnya tradisi pendidikan dan integritas yang lahir dari Kota Sungai Penuh.

Jejak keberhasilan alm. Letjen (Purn) Khalid Karim menjadi inspirasi bagi generasi penerus yang kini mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Sungai Penuh bukan hanya kaya budaya dan sejarah, tetapi juga menjadi pusat lahirnya tokoh hukum berpengaruh di Indonesia.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Harga LPG 3 Kg di Sungai Penuh Tembus Rp40 Ribu, Ibu Rumah Tangga Mengeluh Beban Hidup Makin Berat
Berita ini 1,464 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:13 WIB

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Berita Terbaru