JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan jawaban resmi Pemerintah Provinsi Jambi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (8/4/2026).
Dalam penyampaiannya, Gubernur menegaskan bahwa capaian pembangunan selama 2025 merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan.
📊 Sektor Kesehatan: TBC, Malaria, dan Stunting Jadi Fokus
Pada sektor kesehatan, tingkat keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Jambi mencapai 87 persen dari target 90 persen, menempatkan Jambi di peringkat ke-9 nasional. Pemerintah terus mendorong percepatan melalui pembentukan tim khusus serta optimalisasi alat Tes Cepat Molekuler.
Selain itu, sebanyak 8 dari 11 kabupaten/kota telah dinyatakan bebas malaria. Tiga daerah lainnya masih dalam proses eliminasi melalui penguatan surveilans dan intervensi berbasis wilayah.
Sementara itu, prevalensi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) berhasil ditekan menjadi 9,6 persen, melampaui target nasional. Namun, angka stunting tercatat meningkat menjadi 17,1 persen, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah untuk ditangani pada 2026.
🏥 Pembenahan RSUD dan Kewajiban Keuangan
Pelayanan di RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan terus ditingkatkan. Permasalahan ketersediaan tempat tidur telah teratasi, sementara kewajiban keuangan sebesar Rp122,38 miliar akan diselesaikan secara bertahap melalui skema cicilan.
🎓 Sektor Pendidikan: Serapan Lulusan Meningkat
Realisasi anggaran pendidikan tahun 2025 mencapai 95,47 persen secara keuangan dan 99,79 persen secara fisik. Mandatory spending pendidikan bahkan mencapai 33 persen, melampaui batas minimal.
Tingkat penyerapan lulusan SMK meningkat menjadi 86,86 persen, seiring penguatan program link and match dengan sektor industri seperti perkebunan, manufaktur, dan pariwisata.
Sebanyak 446 mahasiswa dan dosen menerima beasiswa, serta 4.800 siswa mendapatkan bantuan pendidikan. Namun, masih terdapat 40.762 anak dalam kategori tidak sekolah yang akan menjadi fokus intervensi pada 2026.
🌐 Digitalisasi Pendidikan dan Akses Internet
Seluruh SMA dan SMK di Provinsi Jambi kini telah terjangkau akses internet. Pemerintah juga terus meningkatkan kualitas jaringan guna mendukung pembelajaran digital.
🚧 Infrastruktur dan Ekonomi: Fokus Hilirisasi
Gubernur menegaskan arah pembangunan Jambi sebagai penyangga bioindustri dan ketahanan energi di Sumatra. Hal ini dilakukan melalui hilirisasi dan diversifikasi ekonomi.
Penanganan jalan Padang Lamo di Kabupaten Tebo terus dilakukan secara bertahap. Selain itu, pembangunan jalan khusus batubara oleh perusahaan terkait telah mencapai progres signifikan.
💰 Kinerja Fiskal: PAD Ditargetkan Meningkat
Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD 2025 mencapai 43,03 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 51,76 persen pada 2026.
Realisasi belanja daerah mencapai 92,90 persen dengan capaian indikator kinerja utama sebesar 101,14 persen, menunjukkan efektivitas penggunaan anggaran.
Optimalisasi PAD dilakukan melalui digitalisasi pajak, peningkatan SDM, serta pemanfaatan aset daerah berbasis sistem aplikasi seperti SIMBADA.
🏛️ Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola
Predikat Reformasi Birokrasi Provinsi Jambi meningkat dari B menjadi BB. Pemerintah juga menerapkan sistem OSS berbasis risiko (OSS RBA) untuk meningkatkan layanan perizinan dan investasi.
🤝 Komitmen Pemerintah Daerah
Sebagai penutup, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas masukan konstruktif terhadap LKPJ 2025.
Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, serta menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Editor : Dedi Dora









