JAMBI-Pemerintah Provinsi Jambi kembali melaksanakan program keagamaan dan sosial melalui kegiatan Safari Subuh yang kali ini digelar di Masjid Raya Magat Sari, Kelurahan Pasar, Kota Jambi, Jumat (10/04/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, didampingi Sekretaris Daerah Sudirman, serta dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, tokoh agama, pimpinan perbankan daerah, hingga organisasi masyarakat Islam.
Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan cukup ekstrem pada tahun ini. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dan berpotensi diperparah oleh fenomena El Nino.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita bisa bijak dalam menggunakan air. Ketika kemarau datang, ketersediaan air menjadi persoalan utama. Oleh karena itu, mari kita hemat dan gunakan air secara efektif,” ujar Gubernur.
Waspadai Krisis Air, ISPA, dan Kebakaran
Selain krisis air, Gubernur juga mengingatkan masyarakat terhadap dampak lain yang kerap muncul saat musim kemarau, seperti meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat debu serta risiko kebakaran lahan dan permukiman.
Menurutnya, kondisi udara yang kering dan berdebu dapat memperburuk kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Debu saat kemarau bisa memicu gangguan pernapasan. Selain itu, potensi kebakaran juga meningkat. Ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tegasnya.
Imbauan Bijak Gunakan BBM
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung kondisi global yang turut mempengaruhi sektor energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM). Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan BBM guna menjaga ketersediaan energi.
“Memang saat ini pemerintah belum menaikkan harga BBM, namun kita tetap harus menjaga cadangan yang ada. Gunakan BBM seperlunya dan hindari pemborosan,” katanya.
Apresiasi dari Pengurus Masjid
Ketua Masjid Raya Magat Sari, Muhamad Fadhil, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur dan rombongan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai Safari Subuh menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Gubernur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada jemaah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah dimanfaatkan untuk meningkatkan fasilitas masjid, seperti pengadaan 26 unit kipas angin dan pendingin ruangan (AC) bagi imam.
Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu kenyamanan jemaah, terutama pada waktu salat Zuhur dan Asar yang sering dipadati ratusan jamaah, khususnya pedagang dan pengunjung pasar di sekitar masjid.
Santunan dan Bantuan Sosial
Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya diisi dengan ibadah bersama, tetapi juga diakhiri dengan tausiah keagamaan, pemberian santunan kepada anak yatim, serta penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program Safari Subuh sendiri merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi sebagai bentuk pendekatan religius sekaligus sarana menyampaikan pesan pembangunan dan kebijakan kepada masyarakat secara langsung.
Editor : Dedi Dora









