Waspada! 7 Gejala Diabetes Mellitus yang Sering Diabaikan, Bisa Picu Komplikasi Serius

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Tubuh sering terasa lemas tanpa sebab jelas? Jangan anggap sepele. Kondisi ini bisa menjadi tanda awal diabetes yang kerap tidak disadari. Penyakit ini dikenal sebagai “silent killer” karena gejalanya muncul perlahan namun dapat berujung pada komplikasi serius seperti gagal ginjal hingga serangan jantung.

Di tahap awal, diabetes sering tidak menunjukkan tanda yang mencolok. Banyak penderita baru menyadarinya setelah kondisi memburuk. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan organ yang lebih parah. Karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejala awal yang sering dianggap sepele.

Berikut tujuh gejala diabetes yang wajib diwaspadai:

1. Sering Haus dan Buang Air Kecil

Jika Anda terus merasa haus meski sudah banyak minum, atau sering bolak-balik ke kamar mandi terutama di malam hari, ini bisa menjadi tanda diabetes. Kadar gula darah tinggi membuat ginjal bekerja ekstra untuk membuang kelebihan gula melalui urine, sehingga tubuh kehilangan banyak cairan.

2. Lapar Berlebihan Padahal Sudah Makan

Perasaan lapar yang terus muncul meski sudah makan cukup juga patut diwaspadai. Pada penderita diabetes, tubuh tidak mampu menggunakan gula sebagai energi dengan baik sehingga sel-sel tubuh kekurangan energi.

3. Berat Badan Turun Drastis Tanpa Sebab

Baca Juga :  Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami Tanpa Obat, Ini Penjelasan Lengkapnya

Penurunan berat badan secara tiba-tiba tanpa diet bisa menjadi sinyal bahaya. Hal ini terjadi karena tubuh mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi akibat kurangnya insulin yang efektif.

4. Luka Sulit Sembuh atau Sering Infeksi

Gula darah tinggi dapat melemahkan sistem imun dan menghambat aliran darah. Akibatnya, luka kecil pun sulit sembuh dan rentan mengalami infeksi, termasuk infeksi kulit dan jamur.

5. Penglihatan Kabur atau Mata Lelah

Perubahan kadar gula darah dapat menyebabkan lensa mata membengkak sehingga penglihatan menjadi buram. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko berkembang menjadi gangguan mata serius.

6. Kesemutan atau Mati Rasa di Tangan/Kaki

Kerusakan saraf akibat diabetes bisa menimbulkan sensasi kesemutan atau mati rasa, terutama di ujung jari tangan dan kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati diabetik.

7. Mudah Lelah dan Sulit Konsentrasi

Tubuh yang tidak mampu mengolah gula menjadi energi akan membuat Anda mudah lelah, mengantuk, dan sulit fokus. Gejala ini sering disalahartikan sebagai kelelahan biasa.

Gejala-gejala ini mungkin terlihat ringan, namun jika diabaikan dapat memicu komplikasi serius seperti gagal ginjal, kerusakan saraf, hingga penyakit jantung. Oleh karena itu, pemeriksaan gula darah secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko.

Baca Juga :  Kenali Kanker Ginjal Sejak Dini, Ini Gejala dan Cara Mengobatinya

Segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis penyakit dalam untuk pemeriksaan lanjutan seperti HbA1c, gula darah puasa, atau tes toleransi glukosa. Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih berbahaya.

FAQ Seputar Diabetes

Kenapa Penderita Diabetes Sering Buang Air Kecil?

Ginjal tidak mampu menyerap seluruh gula dalam darah saat kadarnya tinggi. Akibatnya, gula keluar melalui urine dan menarik lebih banyak cairan sehingga frekuensi buang air kecil meningkat.

Benarkah Kesemutan Tanda Diabetes?

Ya, kesemutan bisa menjadi tanda kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol.

Apakah Gatal-gatal Termasuk Gejala Diabetes?

Gula darah tinggi dapat menyebabkan kulit kering, infeksi jamur, dan munculnya bercak gelap pada kulit.

Kenapa Mulut Terasa Kering?

Dehidrasi akibat sering buang air kecil membuat mulut terasa kering, ditambah risiko infeksi jamur pada rongga mulut.

Apakah ISK Berkaitan dengan Diabetes?

Ya, kandungan gula dalam urine memudahkan bakteri berkembang, sehingga meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

Perbedaan Gejala Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Tipe 1: Gejala muncul cepat, seperti penurunan berat badan drastis dan lemas ekstrem.

Tipe 2: Gejala berkembang perlahan dan sering tidak disadari dalam waktu lama (Tim)

Berita Terkait

Biaya Cek Gula Darah 2026 Terbaru: Mulai Rp35 Ribu, Tes HbA1c & Paket Diabetes Lengkap
Penyebab Diabetes Tiba-Tiba Muncul yang Sering Diabaikan, Bisa Terjadi Tanpa Gejala Awal
Waspada! Ini 9 Tanda Awal Diabetes Pada Orang Dewasa yang Sering Diabaikan
8 Obat Darah Tinggi Paling Ampuh Atasi Hipertensi, Harga Mulai Rp16 Ribuan!
Biaya Operasi Tumor Otak 2026: Segini Kisaran di Indonesia hingga Luar Negeri, Bisa Tembus Rp200 Juta
Biaya Operasi Usus Buntu Tanpa BPJS 2026: Bisa Tembus Rp45 Juta, Ini Rinciannya
Biaya Operasi Prostat Tanpa BPJS 2026, Bisa Tembus Rp150 Juta! Ini Rinciannya
Biaya Operasi Tulang Paha di Indonesia 2026: Bisa Tembus Rp250 Juta, Ini Rincian & Cara Hematnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 22:03 WIB

Biaya Cek Gula Darah 2026 Terbaru: Mulai Rp35 Ribu, Tes HbA1c & Paket Diabetes Lengkap

Minggu, 5 April 2026 - 21:02 WIB

Penyebab Diabetes Tiba-Tiba Muncul yang Sering Diabaikan, Bisa Terjadi Tanpa Gejala Awal

Minggu, 5 April 2026 - 19:00 WIB

Waspada! 7 Gejala Diabetes Mellitus yang Sering Diabaikan, Bisa Picu Komplikasi Serius

Minggu, 5 April 2026 - 15:00 WIB

8 Obat Darah Tinggi Paling Ampuh Atasi Hipertensi, Harga Mulai Rp16 Ribuan!

Kamis, 2 April 2026 - 19:05 WIB

Biaya Operasi Tumor Otak 2026: Segini Kisaran di Indonesia hingga Luar Negeri, Bisa Tembus Rp200 Juta

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lowongan Kementerian PU 2026 Dibuka! Gaji TPM & Syarat Lengkapnya

Senin, 6 Apr 2026 - 00:38 WIB