SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melakukan pertemuan strategis dengan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jambi pada Senin (30/03/2026). Pertemuan berlangsung di Aula BPBPK Jambi dan membahas percepatan pembangunan infrastruktur serta pengelolaan lingkungan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, termasuk Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kabag Prokopim. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Balai BPBPK Jambi, Muhammad Rusli, bersama jajaran teknis dari satuan kerja Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Fokus Percepatan Infrastruktur dan Lingkungan
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah program prioritas menjadi pembahasan utama. Di antaranya percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hamparan Rawang, pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Reduce, Reuse, Recycle (RKE), serta pengajuan bantuan alat berat berupa beckoloader.
Wali Kota Alfin menegaskan bahwa kebutuhan infrastruktur dasar, khususnya air bersih dan pengelolaan sampah, menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Kami mendorong percepatan pembangunan IPA Hamparan Rawang guna meningkatkan layanan air minum masyarakat. Selain itu, TPST RKE diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah terpadu yang lebih modern,” ujarnya.
Dorongan Dukungan Pemerintah Pusat
Menurut Alfin, dukungan dari pemerintah pusat melalui BPBPK Jambi sangat diperlukan agar program-program strategis tersebut dapat segera direalisasikan. Ia juga menambahkan bahwa bantuan alat berat akan memperkuat kinerja operasional Dinas Lingkungan Hidup dalam menangani persoalan persampahan.
Pihak BPBPK Jambi menyambut positif berbagai usulan yang disampaikan. Mereka menyatakan bahwa seluruh program akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku di lingkungan Kementerian PUPR.
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat di Kota Sungai Penuh.
Selain itu, pembangunan IPA dan TPST dinilai tidak hanya berdampak pada pelayanan publik, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
Editor : Dedi Dora









