Jakarta-Biaya operasi LASIK mata di Indonesia pada tahun 2026 kembali menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang ingin lepas dari kacamata atau lensa kontak. Dengan perkembangan teknologi kesehatan mata yang semakin canggih, harga tindakan ini pun cukup bervariasi, mulai dari belasan juta hingga puluhan juta rupiah tergantung metode yang digunakan dan fasilitas layanan kesehatan.
Untuk metode dasar seperti LASIK konvensional, biaya yang ditawarkan umumnya berada di kisaran Rp9 juta hingga Rp15 juta per mata. Metode ini masih banyak dipilih karena lebih terjangkau, meski teknologinya tidak secanggih metode terbaru yang minim sayatan.
Sementara itu, teknologi modern seperti FemtoLASIK menawarkan prosedur tanpa pisau dengan tingkat presisi lebih tinggi. Biaya yang harus disiapkan berkisar antara Rp15 juta hingga Rp22 juta per mata, menjadikannya pilihan populer di kalangan pasien yang mengutamakan keamanan dan hasil optimal.
Untuk teknologi paling mutakhir, ReLEx SMILE menjadi opsi premium dengan keunggulan sayatan minimal dan pemulihan lebih cepat. Namun, harga yang ditawarkan cukup tinggi, yakni sekitar Rp25 juta hingga Rp38 juta per mata, atau bisa mencapai Rp30 juta hingga Rp38 juta untuk kedua mata sekaligus di beberapa klinik ternama.
Bagi yang mencari opsi lebih hemat, metode PRK atau LASEK bisa menjadi alternatif dengan biaya sekitar Rp10 juta hingga Rp20 juta per mata. Meski proses pemulihannya lebih lama, metode ini tetap efektif untuk mengatasi mata minus.
Selain biaya utama, pasien juga perlu memperhitungkan biaya tambahan seperti pemeriksaan awal (screening) yang berkisar Rp3,5 juta hingga Rp7 juta. Tak hanya itu, biaya obat dan kontrol pascaoperasi juga bisa mencapai Rp500 ribu hingga lebih dari Rp2 juta tergantung kondisi masing-masing pasien.
Beberapa klinik spesialis mata ternama seperti Jakarta Eye Center, Ciputra SMG Eye Clinic, hingga KMU EyeCare menawarkan berbagai paket LASIK dengan promo menarik yang bisa menekan biaya total. Pemilihan tempat juga sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan dan hasil operasi.
Perlu diketahui, prosedur LASIK belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena termasuk tindakan elektif. Namun, beberapa asuransi kesehatan swasta memberikan manfaat tambahan untuk tindakan ini. Oleh karena itu, penting bagi calon pasien untuk membandingkan harga, teknologi, serta reputasi klinik sebelum memutuskan menjalani operasi LASIK. (*/Tim)









