JAKARTA – Nama Anies Baswedan menjadi sorotan usai disebut tidak termasuk dalam daftar undangan acara halalbihalal di kediaman Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar. Meski demikian, pihak tuan rumah tetap membuka pintu bagi siapa pun yang datang untuk bersilaturahmi.
“Memang tidak diundang, namun siapa saja yang hadir tetap diterima dengan baik sebagaimana tamu lainnya,” ujar Renanda dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Tidak Ada Agenda Politik
Renanda menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan khusus antara Anies dengan SBY maupun Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pertemuan tersebut disebut murni dalam rangka silaturahmi Idulfitri.
Ia juga memastikan kehadiran Anies tidak berkaitan dengan dinamika politik, termasuk kontestasi Pemilihan Presiden 2024 yang sempat memanaskan hubungan sejumlah pihak.
“Tidak ada pembahasan khusus selain saling bermaafan dalam suasana Lebaran,” jelasnya.
Silaturahmi Dianggap Tradisi Positif
Sementara itu, kolega Anies, Sahrin Hamid, menilai bahwa pertemuan tersebut harus dimaknai sebagai bagian dari tradisi silaturahmi yang sudah lama melekat dalam budaya masyarakat Indonesia.
Menurutnya, wajar jika pertemuan antar tokoh politik menimbulkan berbagai tafsir. Namun, ia menekankan bahwa momentum Lebaran seharusnya dimaknai sebagai ajang mempererat hubungan, bukan kepentingan politik.
“Dalam politik, setiap pertemuan bisa ditafsirkan beragam. Namun dalam konteks ini, lebih tepat dimaknai sebagai silaturahmi,” ujarnya.
Latar Belakang Hubungan Anies dan Demokrat
Hubungan antara Anies dan Partai Demokrat sebelumnya sempat menjadi perhatian publik, khususnya setelah dinamika menjelang Pilpres 2024. Kala itu, Anies tidak jadi berpasangan dengan AHY dan memilih maju bersama Muhaimin Iskandar.
Keputusan tersebut memicu kekecewaan dari sejumlah elite Demokrat yang menilai adanya pelanggaran komitmen dalam koalisi sebelumnya.
Meski demikian, momentum halalbihalal di kediaman SBY kali ini menunjukkan bahwa komunikasi antar tokoh tetap terbuka dalam suasana Lebaran yang penuh kebersamaan.









