FIFA Jatuhkan Sanksi ke Israel, Denda Rp3,2 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLAHRAGAFIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel setelah dinyatakan melanggar kode disiplin organisasi tersebut.

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina dalam Kongres FIFA. Dalam hasil investigasinya, FIFA menyebut terdapat sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Israel.

Langgar Aturan Fair Play dan Diskriminasi

Dalam pernyataan resminya, FIFA mengungkapkan bahwa IFA melanggar beberapa ketentuan penting, di antaranya:

Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play

Pasal 15 terkait diskriminasi dan tindakan bernuansa rasial

Baca Juga :  Mau Nonton Final Piala Dunia 2026? Segini Harga Tiket Termurahnya

Pelanggaran ini dinilai bertentangan dengan nilai dasar sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas, kesetaraan, dan persatuan.

Sanksi Denda Hingga Rp3,2 Miliar

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar 150 ribu franc Swiss atau sekitar Rp3,2 miliar kepada Asosiasi Sepak Bola Israel.

Selain denda, FIFA juga memberikan peringatan resmi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Wajib Kampanye Anti-Diskriminasi

Tidak hanya sanksi finansial, FIFA juga mewajibkan Israel untuk menjalankan sejumlah langkah korektif, antara lain:

Menampilkan banner bertuliskan “Football Unites the World – No to Discrimination” dalam setiap kegiatan resmi

Baca Juga :  2 Negara Lolos Piala Dunia 2026 Namun Masuk Daftar Larangan Trump ke Amerika Serikat

Menyertakan logo Asosiasi Sepak Bola Israel dalam kampanye tersebut

Mengalokasikan sepertiga dari total denda untuk program pencegahan diskriminasi

Program tersebut harus dilaksanakan dalam waktu maksimal 60 hari sejak keputusan ditetapkan.

Upaya Menjaga Nilai Sepak Bola Global

Langkah tegas FIFA ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memberantas segala bentuk diskriminasi di dunia sepak bola.

FIFA menegaskan bahwa setiap anggotanya wajib menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan menghormati perbedaan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Berita Terkait

Siang Berubah Gelap! Gerhana Matahari Total 2027 Jadi Fenomena Astronomi Terlangka
Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua IDA22, Ini Tugasnya
Indonesia Dibantai Vietnam 0-3, Peluang Garuda ke Semifinal Piala AFF 2026 Kini di Ujung Tanduk
Susunan Pemain Indonesia vs Vietnam, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan Garuda
Pecahkan Rekor Dunia! Nathan Thomas Resmi Jadi Profesor di Usia 18 Tahun
Resmi Latih Timnas Prancis, Zidane Akui Tolak Tawaran Klub Selama 5 Tahun
Timnas Indonesia Awali Piala AFF 2026 dengan Kemenangan 5-1, Thom Haye Jadi Bintang
Fajar/Fikri Juara China Open 2026: Ganda Putra Indonesia Sukses Pertahankan Gelar!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Siang Berubah Gelap! Gerhana Matahari Total 2027 Jadi Fenomena Astronomi Terlangka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua IDA22, Ini Tugasnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Indonesia Dibantai Vietnam 0-3, Peluang Garuda ke Semifinal Piala AFF 2026 Kini di Ujung Tanduk

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Susunan Pemain Indonesia vs Vietnam, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan Garuda

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Pecahkan Rekor Dunia! Nathan Thomas Resmi Jadi Profesor di Usia 18 Tahun

Berita Terbaru