WhatsApp Diblokir Total di Rusia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Pemerintah Rusia kembali memperketat kontrol terhadap akses internet dengan membatasi penggunaan aplikasi asing populer seperti WhatsApp dan Telegram.

Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintahan Vladimir Putin dalam memperkuat kedaulatan digital nasional dan mendorong penggunaan aplikasi buatan dalam negeri.

Namun, langkah itu justru memicu gelombang penggunaan layanan Virtual Private Network (VPN) di kalangan masyarakat Rusia.


Download VPN Melonjak Tajam

Berdasarkan laporan media Rusia Kommersant yang mengutip data Google Play, sepanjang Maret 2026 tercatat sekitar 9,2 juta unduhan aplikasi VPN populer dilakukan oleh warga Rusia.

Jumlah tersebut melonjak hingga 14 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Aktivis kebebasan internet asal Rusia yang kini berbasis di Lisbon, Sarkis Darbinyan, menyebut lonjakan penggunaan VPN kali ini menjadi salah satu yang terbesar yang pernah terjadi.

“Kami belum pernah melihat tingkat penerimaan seperti ini sebelumnya,” ujar Darbinyan seperti dikutip Reuters.

VPN sendiri digunakan masyarakat untuk mengakses aplikasi dan situs asing melalui jalur alternatif guna menghindari pembatasan pemerintah.


Pemerintah Rusia Perketat Kontrol Internet

Pemerintah Rusia berulang kali menegaskan bahwa pengawasan internet diperlukan demi menjaga keamanan nasional di tengah konflik berkepanjangan dengan Barat terkait perang Ukraina.

Baca Juga :  Rusia Jual Emas Besar-Besaran

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan kontrol internet menjadi bagian dari strategi pertahanan negara dalam menghadapi ancaman eksternal.

Meski demikian, Presiden Vladimir Putin sempat meminta pemerintah agar tidak hanya fokus pada larangan dan pembatasan.

Menurut Putin, pendekatan yang terlalu keras justru bisa menjadi kontraproduktif bagi masyarakat dan ekonomi digital Rusia.


Warga Rusia Mulai Frustrasi

Pembatasan akses internet disebut semakin memicu frustrasi publik Rusia yang sebelumnya sudah menghadapi tekanan ekonomi, kenaikan harga barang, serta dampak berkepanjangan perang Ukraina.

Lembaga survei negara VTsIOM mencatat tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Putin turun dari 75,1 persen pada Februari menjadi 65,6 persen pada April 2026.

Angka tersebut menjadi salah satu tingkat kepuasan terendah sejak Rusia melancarkan operasi militer besar di Ukraina pada 2022.

Selain membatasi aplikasi asing, otoritas Rusia juga dilaporkan memperlambat akses sejumlah platform luar negeri yang dianggap memuat konten ilegal atau ekstremis.

Baca Juga :  WhatsApp iPhone Kini Bisa Pakai 2 Nomor dalam 1 Aplikasi, Begini Caranya

WhatsApp dan Telegram Kritik Kebijakan Rusia

Pihak WhatsApp dan Telegram menilai langkah pemerintah Rusia bertujuan memaksa masyarakat menggunakan aplikasi lokal yang dianggap kurang aman.

Gangguan akses internet di Rusia juga dilaporkan meningkat sejak tahun lalu, termasuk pemadaman internet seluler di sejumlah wilayah dengan alasan keamanan dan ancaman drone.

Sebelum konflik Ukraina pecah, masyarakat Rusia relatif masih menikmati kebebasan dalam mengakses layanan internet global.

Namun kini, berbagai pembatasan mulai diterapkan secara lebih ketat oleh otoritas setempat.


FAQ

Mengapa WhatsApp diblokir di Rusia?

Pemerintah Rusia ingin memperkuat kedaulatan digital dan mendorong penggunaan aplikasi lokal.

Apa itu VPN?

VPN adalah layanan yang memungkinkan pengguna mengakses internet melalui jalur aman dan terenkripsi.

Mengapa warga Rusia ramai memakai VPN?

VPN digunakan untuk mengakses aplikasi asing yang dibatasi pemerintah Rusia.

Apakah Telegram juga dibatasi?

Ya, Telegram termasuk aplikasi yang terdampak pembatasan akses internet di Rusia.

Bagaimana dampak kebijakan ini bagi warga Rusia?

Pembatasan internet memicu frustrasi publik dan meningkatkan penggunaan layanan VPN.

Berita Terkait

Starbucks Tutup 2.000 Gerai Usai Kontroversi Promo
Toyota Cena Resmi Meluncur, MPV Hybrid Lebih Besar dari Innova Zenix Dibanderol Mulai Rp 639 Juta
Review Disclosure Day: Film Fiksi Ilmiah Penuh Ide Besar
Perkenalkan HarmonyOS 7, Huawei Usung Desain Mirip iOS 26 dan AI yang Lebih Cerdas
China Tutup 12.200 Program Studi, Fokus Cetak Ahli AI dan Teknologi
Box Office Terbaru: Disclosure Day Geser Semua Pesaingnya
Manuel Neuer Cetak Rekor 5 Piala Dunia, Tapi Terancam Sanksi FIFA
Perdamaian AS-Iran Guncang Pasar Global, Harga Minyak dan Dolar Jadi Sorotan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:05 WIB

Starbucks Tutup 2.000 Gerai Usai Kontroversi Promo

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:01 WIB

Toyota Cena Resmi Meluncur, MPV Hybrid Lebih Besar dari Innova Zenix Dibanderol Mulai Rp 639 Juta

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:05 WIB

Review Disclosure Day: Film Fiksi Ilmiah Penuh Ide Besar

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Perkenalkan HarmonyOS 7, Huawei Usung Desain Mirip iOS 26 dan AI yang Lebih Cerdas

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:01 WIB

China Tutup 12.200 Program Studi, Fokus Cetak Ahli AI dan Teknologi

Berita Terbaru