Kasus Campak di Indonesia Tembus 8.372, Menkes Ingatkan Bahaya Hoaks Vaksin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang musim mudik dan libur Lebaran. Peningkatan mobilitas masyarakat dinilai berpotensi mempercepat penyebaran penyakit menular, terutama pada anak-anak yang belum memperoleh imunisasi lengkap.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa hingga pekan ke-8 tahun 2026 tercatat 10.453 kasus suspek campak, dengan 8.372 kasus terkonfirmasi serta 6 kematian.

Selain itu, terdapat 45 kejadian luar biasa (KLB) campak yang terjadi di 29 kabupaten/kota yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia.

Hoaks Vaksin Dinilai Berbahaya

Menkes Budi menyoroti maraknya informasi keliru mengenai vaksin yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan cara paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit campak.

Menurutnya, sejumlah kasus kematian akibat campak terjadi karena anak tidak mendapatkan vaksinasi yang seharusnya.

Baca Juga :  Ekuinoks Datang Lagi, Kenapa Cuaca Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasannya

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai narasi yang menyesatkan terkait imunisasi, karena informasi tersebut dapat membahayakan keselamatan anak.

Campak Sangat Mudah Menular

Pemerintah juga mengingatkan bahwa campak termasuk penyakit yang sangat mudah menular. Anak yang terinfeksi disarankan tidak beraktivitas di luar rumah agar tidak menularkan virus kepada orang lain.

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni, menyebut tren kasus sempat meningkat pada Januari 2026, namun mulai menurun sepanjang Februari.

Meski begitu, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan karena potensi penularan masih cukup tinggi.

Antisipasi Lonjakan Saat Mudik

Menjelang libur Lebaran, aktivitas perjalanan dan kerumunan masyarakat diperkirakan meningkat. Kondisi ini dapat mempercepat penyebaran penyakit menular jika tidak diantisipasi dengan baik.

Baca Juga :  Layanan Indihome dan Telkomsel Dilaporkan Bermasalah, Telkomsel Minta Maaf dan Lakukan Perbaikan

Karena itu, pemerintah mempercepat program imunisasi melalui Outbreak Response Immunization (ORI) serta Catch Up Campaign imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah.

Program tersebut dijalankan di 102 kabupaten/kota dengan sasaran utama anak usia 9 hingga 59 bulan selama Maret 2026.

Imunisasi Dilakukan di Berbagai Fasilitas

Pelaksanaan imunisasi akan dilakukan melalui sejumlah fasilitas kesehatan seperti puskesmas, posyandu, PAUD, taman kanak-kanak, hingga tempat ibadah.

Selain itu, layanan kesehatan juga akan tersedia di sejumlah pos pelayanan kesehatan selama arus mudik Lebaran.

Kementerian Kesehatan mengimbau para orang tua segera memeriksa status imunisasi anak dan melengkapinya jika belum sesuai jadwal.

Cakupan imunisasi minimal 95 persen diperlukan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga penyebaran campak dapat dicegah secara lebih efektif.

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap
BGN Pecat 66 Kepala Dapur Program MBG, Diduga Terlibat Judi Online hingga Penipuan
128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, WNI dari AS hingga Rusia Ikut Daftar
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi
Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Kuota 8.100 Orang
Nasib Gaji PPPK Akhirnya Terjawab, Tito Karnavian Siapkan Solusi untuk 79 Daerah, Apakah Kerinci dan Sungai Penuh Termasuk?
Innalillahi, Daniel Kaiser Mantan Suami Susi Pudjiastuti Meninggal Dunia
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:30 WIB

BGN Pecat 66 Kepala Dapur Program MBG, Diduga Terlibat Judi Online hingga Penipuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:22 WIB

128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, WNI dari AS hingga Rusia Ikut Daftar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Kuota 8.100 Orang

Berita Terbaru