Pelanggan Bayar Service Motor Pakai Karung Koin Receh, Bengkel Heboh Hitung Uang Logam Rp1,8 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Palembang-Sebuah kejadian unik terjadi di sebuah bengkel motor kawasan Kertapati, Palembang, ketika seorang pelanggan melunasi biaya service menggunakan satu karung penuh koin receh. Total tagihan mencapai sekitar Rp1,8 juta dan seluruhnya dibayar dengan pecahan Rp500 serta Rp1.000. Peristiwa ini sontak membuat suasana bengkel ramai dan menjadi bahan perbincangan pelanggan lain yang tengah menunggu antrean service motor.

Awalnya, pemilik bengkel mengira pelanggan tersebut hanya bercanda. Namun setelah karung dibuka dan isinya dituang di atas meja kasir, terlihat ribuan uang logam menggunung. Koin-koin tersebut telah dipisahkan dalam beberapa plastik kecil, namun tetap membutuhkan waktu lama untuk dihitung secara manual agar sesuai dengan total biaya service motor yang harus dibayarkan.

Motor yang diperbaiki merupakan jenis matic yang mengalami kerusakan cukup serius pada bagian CVT dan sistem pengereman. Menurut mekanik, kondisi CVT sudah aus karena jarang dibersihkan, sementara kampas rem depan dan belakang hampir habis. Jika kerusakan ini terus dibiarkan, risiko terburuknya bisa menyebabkan komponen lain ikut rusak dan biaya service motor membengkak hingga dua kali lipat.

Pemilik bengkel menjelaskan bahwa service CVT idealnya dilakukan setiap 8.000–10.000 kilometer tergantung pemakaian. Banyak pengendara hanya fokus pada ganti oli rutin, padahal komponen seperti roller, v-belt, dan rumah kopling juga perlu dicek secara berkala. Keterlambatan perawatan inilah yang sering membuat biaya service motor terasa mahal saat akhirnya harus diganti sekaligus.

Proses penghitungan uang logam menjadi momen tak terlupakan bagi para mekanik. Tiga orang karyawan ikut membantu menyortir berdasarkan nominal, kemudian menghitung satu per satu untuk memastikan tidak ada kekurangan. Proses ini memakan waktu hampir dua jam. Meski melelahkan, pihak bengkel tetap menerima pembayaran tersebut karena uang logam merupakan alat pembayaran yang sah secara hukum.

Baca Juga :  Yamaha X-Ride 125 Terbaru: Harga Rp21 Jutaan, Mesin 125 cc dan Gaya Adventure

Pelanggan tersebut mengaku sengaja mengumpulkan koin receh dari sisa belanja harian dan celengan keluarga selama bertahun-tahun. Ia tidak menyangka motor yang digunakan untuk bekerja setiap hari tiba-tiba membutuhkan biaya service hingga jutaan rupiah. Tabungan receh itulah yang akhirnya menyelamatkannya dari situasi sulit karena tidak perlu berutang.

Kejadian ini sekaligus membuka diskusi soal pentingnya dana darurat untuk perawatan kendaraan. Motor merupakan alat transportasi utama bagi banyak pekerja, mulai dari karyawan pabrik, pedagang, hingga pengemudi ojek online. Ketika motor rusak dan tidak bisa digunakan, pendapatan harian pun ikut terancam. Karena itu, menyisihkan dana khusus untuk biaya service motor menjadi langkah bijak.

Secara umum, biaya service motor matic bisa bervariasi tergantung jenis kerusakan. Untuk service ringan seperti ganti oli dan pembersihan CVT, biaya bisa berkisar ratusan ribu rupiah. Namun jika sudah masuk tahap penggantian komponen seperti v-belt, roller, kampas rem, hingga bearing, total biaya dapat menembus angka jutaan rupiah. Inilah sebabnya mekanik selalu menyarankan service berkala agar tidak terjadi kerusakan berat.

Selain faktor jarak tempuh, gaya berkendara juga memengaruhi umur komponen motor. Tarikan gas mendadak, sering membawa beban berat, atau jarang memanaskan mesin dapat mempercepat keausan. Banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari kebiasaan kecil ini berdampak besar pada biaya service jangka panjang.

Bengkel tempat kejadian tersebut juga menegaskan bahwa edukasi kepada pelanggan menjadi bagian penting dari layanan. Setiap kali melakukan service, mekanik biasanya memberikan penjelasan detail mengenai kondisi komponen dan estimasi biaya jika perawatan ditunda. Transparansi ini bertujuan agar pelanggan tidak kaget ketika menerima tagihan besar di kemudian hari.

Baca Juga :  Motor Bensin vs Motor Listrik 2026: Mana Lebih Hemat Biaya dan Perawatan?

Kisah pembayaran menggunakan karung koin receh ini pun cepat menyebar dari mulut ke mulut. Beberapa pelanggan bahkan mengabadikan momen tumpukan uang logam di meja kasir. Meski terkesan unik dan mengundang tawa, peristiwa ini menyimpan pesan serius tentang pentingnya disiplin menabung dan merawat kendaraan secara rutin.

Dari sisi bisnis bengkel, kejadian ini juga menjadi pengalaman berharga. Pemilik bengkel mengaku tetap menghargai setiap pelanggan, terlepas dari cara pembayaran yang digunakan. Baginya, yang terpenting adalah tanggung jawab dan itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban setelah service motor dilakukan.

Fenomena ini juga menunjukkan bahwa biaya service motor sering kali dianggap sepele hingga kerusakan benar-benar terjadi. Padahal, pengeluaran rutin yang lebih kecil justru dapat mencegah biaya besar di masa depan. Mengganti oli tepat waktu, membersihkan filter udara, serta mengecek kondisi rem dan CVT secara berkala dapat menghemat jutaan rupiah dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, kisah pelanggan yang membayar service motor dengan karung koin receh bukan hanya cerita unik dari sebuah bengkel di Palembang. Lebih dari itu, ini menjadi pengingat bahwa kendaraan yang kita gunakan setiap hari membutuhkan perhatian dan perawatan serius. Disiplin merawat motor dan menyiapkan dana darurat adalah dua hal sederhana yang dapat mencegah masalah besar di kemudian hari. (*/Tim)

Berita Terkait

Mitsubishi Pajero Terbaru Bukan Pajero Sport, Ini Perbedaan Informasi Modelnya
Luxeed Stormax Siap Masuk Indonesia 2027, SUV Listrik 625 HP dengan Jarak Tempuh 550 Km
Toyota Calya G 2018 Manual vs Otomatis, Mana yang Lebih Cocok untuk Keluarga?
Kia Carens EV Buka Pre-Booking, Ini Empat Varian Mobil Listrik Terbarunya
Sigra 1.2 R MT 2022 Bekas, Mobil Keluarga 7 Penumpang yang Layak Dilirik
7 Merek Ban Motor Terbaik 2026 untuk Harian, Ini Pilihannya
Kabin Toyota Land Cruiser Hybrid GR Sport: Elegan, Sporty, dan Siap untuk Off-Road
Yamaha Tricity 300 Punya Dua Roda Depan, Begini Cara Kerjanya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Mitsubishi Pajero Terbaru Bukan Pajero Sport, Ini Perbedaan Informasi Modelnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Luxeed Stormax Siap Masuk Indonesia 2027, SUV Listrik 625 HP dengan Jarak Tempuh 550 Km

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Toyota Calya G 2018 Manual vs Otomatis, Mana yang Lebih Cocok untuk Keluarga?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kia Carens EV Buka Pre-Booking, Ini Empat Varian Mobil Listrik Terbarunya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sigra 1.2 R MT 2022 Bekas, Mobil Keluarga 7 Penumpang yang Layak Dilirik

Berita Terbaru