Summarecon Agung (SMRA) Anggarkan Capex Rp2 Triliun pada 2026 untuk Ekspansi Properti

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Summarecon Agung (SMRA) Anggarkan Capex Rp2 Triliun : Foto : ist

Summarecon Agung (SMRA) Anggarkan Capex Rp2 Triliun : Foto : ist

Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp2 triliun untuk tahun 2026. Dana tersebut akan difokuskan guna mendukung ekspansi usaha serta pengembangan kawasan terpadu.

Direktur SMRA, Lydia Tjio, mengatakan alokasi capex perseroan relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Anggaran dibagi merata antara pengembangan properti dan penguatan portofolio properti investasi.

“Secara umum kami menganggarkan Rp2 triliun setiap tahunnya. Sekitar Rp1 triliun untuk property development dan Rp1 triliun lainnya untuk investment property,” ujar Lydia.

Baca Juga :  Emas Turun, Bitcoin Naik: Ada Pergeseran Safe Haven?

Pendanaan capex akan berasal dari kombinasi kas internal serta fasilitas pinjaman bank. Strategi ini dinilai menjaga fleksibilitas keuangan perusahaan sekaligus menopang pertumbuhan jangka panjang.

Hingga akhir September 2025, realisasi capex Summarecon tercatat mencapai Rp3,4 triliun. Angka ini mencerminkan percepatan pembangunan proyek dan komitmen perseroan dalam memperkuat aset.

Dari sisi pemasaran, SMRA membukukan marketing sales Rp5,52 triliun sepanjang 2025. Capaian tersebut tumbuh 27% secara tahunan (YoY) dan melampaui target Rp5 triliun.

Baca Juga :  7 Saham Melesat ke ARA Bareng-Bareng, IHSG Menghijau di Awal Perdagangan

Penjualan tertinggi terjadi pada kuartal IV/2025 dengan nilai Rp1,96 triliun. Angka itu naik 15% YoY dan melonjak 41% dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ).

Segmen residensial masih menjadi kontributor utama marketing sales SMRA. Rumah tapak mendominasi 74%, diikuti ruko 17%, kavling tanah 7%, serta apartemen sekitar 2%. Sementara segmen perkantoran dan komersial berkontribusi minim sekitar 0,1%.

Manajemen menambahkan target marketing sales, pendapatan, dan laba bersih 2026 masih dalam tahap finalisasi internal. (***)

Berita Terkait

Best High Yield Savings Accounts July 2026: Earn More on Your Money
Best Rewards Credit Cards 2026: Top Picks for Travel, Cash Back, and Everyday Spending
Best Travel Credit Cards 2026: Top Picks for Miles, Luxury Perks, and International Travel
10 Best Credit Cards 2026 for Cash Back, Travel, and Everyday Spending
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik, Buyback Tembus Rp2,349 Juta per Gram
Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Juli 2026 di Jambi: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.250, Dexlite Rp19.700
Reksa Dana Terbaik Juli 2026, Cocok untuk Investor Pemula, Simak Cara Memilih yang Tepat
Cicilan Rumah Rp500 Juta Juli 2026: Simulasi KPR, Syarat Pengajuan, hingga Tips Agar Angsuran Lebih Ringan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:02 WIB

Best High Yield Savings Accounts July 2026: Earn More on Your Money

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:01 WIB

Best Rewards Credit Cards 2026: Top Picks for Travel, Cash Back, and Everyday Spending

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:06 WIB

Best Travel Credit Cards 2026: Top Picks for Miles, Luxury Perks, and International Travel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:44 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik, Buyback Tembus Rp2,349 Juta per Gram

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:26 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Juli 2026 di Jambi: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.250, Dexlite Rp19.700

Berita Terbaru