Asuransi Properti Diproyeksi Jadi Penyumbang Premi Terbesar Industri Asuransi Umum 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Asuransi properti diproyeksikan tetap menjadi salah satu penyumbang premi terbesar dalam industri asuransi umum pada 2026. Proyeksi ini disampaikan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) seiring masih kuatnya aktivitas pembangunan dan operasional di sektor properti, khususnya pada segmen komersial dan industri.
Ketua Umum AAUI, Budi Herawan, menjelaskan bahwa kinerja asuransi properti tidak hanya dipengaruhi pasar residensial, tetapi juga sangat bergantung pada perkembangan fasilitas industri, pergudangan, serta perkantoran. Selama aktivitas ekonomi di sektor tersebut tetap berjalan, peran asuransi properti dinilai akan terus strategis.
Menurut AAUI, peluang pertumbuhan asuransi properti pada 2026 masih terbuka lebar. Salah satu faktor pendorong utamanya adalah digitalisasi, yang memungkinkan peningkatan efisiensi distribusi produk, percepatan layanan, hingga optimalisasi proses klaim bagi nasabah.
Selain digitalisasi, penguatan manajemen risiko dan underwriting juga menjadi kunci dalam menjaga kualitas portofolio. Industri asuransi umum dinilai perlu lebih selektif dalam mengelola eksposur risiko, terutama pada properti bernilai besar di sektor komersial.
Meski prospek terlihat positif, AAUI mengingatkan adanya tantangan yang tidak bisa diabaikan. Risiko bencana alam, dampak perubahan iklim, serta potensi konsentrasi risiko menjadi faktor yang harus diantisipasi perusahaan asuransi.
AAUI mendorong pelaku industri untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan premi dan kesehatan portofolio. Langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan perlindungan aset properti, baik residensial maupun komersial, dalam jangka panjang.
Berdasarkan data AAUI hingga kuartal III-2025, lini asuransi properti masih menjadi kontributor terbesar premi asuransi umum. Pendapatan premi asuransi properti tercatat mencapai Rp 24,75 triliun atau tumbuh 5,4% secara tahunan.
Capaian tersebut berkontribusi sebesar 29,2% terhadap total pendapatan premi industri asuransi umum yang mencapai Rp 84,72 triliun. Dengan tren tersebut, asuransi properti diyakini tetap menjadi penopang utama industri asuransi umum pada 2026. (***)
Baca Juga :  Polis Asuransi: Pengertian, Fungsi, Jenis, Isi, Cara Membaca, dan Tips Memilih Polis yang Tepat

Berita Terkait

iPhone Duo Layar Lipat Apple Diburu Pembeli, Harga Reseller Melonjak
BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Karyawan, Apakah Sudah Cair? Ini Penjelasannya
Telkomsel Bagi-Bagi 151 Hadiah Mobil dan Motor, Ini Cara Ikut Undiannya
Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
Komdigi Atur Tarif Ojol Antar Makanan dan Barang, Ini Perinciannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Joki Baca Buku Makin Ramai, Tarifnya Tembus Rp 700.000 per Buku
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

iPhone Duo Layar Lipat Apple Diburu Pembeli, Harga Reseller Melonjak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Karyawan, Apakah Sudah Cair? Ini Penjelasannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Telkomsel Bagi-Bagi 151 Hadiah Mobil dan Motor, Ini Cara Ikut Undiannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Komdigi Atur Tarif Ojol Antar Makanan dan Barang, Ini Perinciannya

Berita Terbaru