JAKARTA – Pabrik mobil listrik VinFast yang baru beroperasi di Indonesia menjadi sorotan setelah ratusan warga sekitar menggelar aksi unjuk rasa. Demo tersebut terjadi tak lama setelah peresmian fasilitas manufaktur VinFast di Subang, Jawa Barat.
Aksi warga berlangsung di area sekitar pabrik PT VinFast Automobiles Indonesia yang berlokasi di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, pada Selasa (16/12/2025). Sejumlah video yang memperlihatkan kerumunan massa kemudian viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @haluandotco.
Menanggapi hal tersebut, CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menyebut aksi tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
“Setiap investasi besar tentu memiliki dinamika. Kami memahami aspirasi warga dan akan terus membuka ruang dialog,” ujar Kariyanto saat ditemui di acara VCreator Summit 2025 di Bali.
Fokus Kolaborasi dan Rekrutmen Lokal
Kariyanto menjelaskan, VinFast memiliki komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar kawasan industri. Salah satu bentuknya adalah rencana penyerapan tenaga kerja dari wilayah sekitar pabrik.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa proses perekrutan tetap mengacu pada standar industri otomotif dan manufaktur kendaraan listrik.
“Kami ingin melibatkan tenaga kerja lokal, tetapi tetap harus memenuhi kualifikasi. Karena itu, kami juga menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dan universitas vokasi,” jelasnya.
Pabrik VinFast di Subang menjadi bagian dari strategi ekspansi global produsen kendaraan listrik asal Vietnam tersebut, sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional di Indonesia.









