JAKARTA – Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 4 periode Oktober–Desember 2026 mulai memasuki proses verifikasi rekening penerima.
Tahapan ini menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan dengan persiapan pencairan bantuan sosial menjelang akhir tahun 2026. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diminta memantau perkembangan status penyaluran melalui saluran resmi pemerintah.
Berdasarkan informasi Bisnis.com, Minggu (1/11/2026), pembaruan sistem penyaluran bansos telah memasuki tahap verifikasi rekening. Proses tersebut bertujuan memastikan rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima masih aktif dan dapat digunakan untuk menerima bantuan.
Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) menjadi salah satu sistem yang digunakan dalam proses pemantauan penyaluran bantuan. Setelah periode penyaluran ditetapkan, rekening penerima akan diperiksa sebelum memasuki tahapan pencairan berikutnya.
Bank Syariah Indonesia (BSI) disebut telah memulai proses penyaluran lebih awal di Provinsi Aceh. Sementara itu, proses penyaluran melalui bank Himbara, seperti BRI, BNI, dan Bank Mandiri, mengikuti tahapan verifikasi masing-masing.
Tiga Tanda Bansos PKH dan BPNT Segera Cair
Ada tiga indikator yang perlu diperhatikan penerima bantuan sosial untuk mengetahui perkembangan pencairan PKH dan BPNT tahap 4.
Pertama, status verifikasi rekening menunjukkan keterangan berhasil. Status tersebut menandakan rekening penerima telah dinyatakan aktif berdasarkan proses validasi.
Kedua, Surat Perintah Membayar (SPM) telah diterbitkan. Tahapan ini menunjukkan proses administrasi pembayaran bantuan telah berlanjut ke tahap pengajuan pencairan dana.
Ketiga, saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bertambah. Masyarakat dapat memeriksa saldo melalui ATM atau layanan perbankan resmi sesuai bank penyalur.
Namun, status berhasil dalam verifikasi rekening belum berarti uang bansos sudah masuk. Penerima tetap perlu menunggu tahapan penerbitan SPM dan Standing Instruction (SI) sebelum bank melakukan penyaluran dana.
Berapa Nominal PKH dan BPNT Tahap 4?
Untuk BPNT, besaran bantuan yang disebut dalam informasi penyaluran tersebut mencapai Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan.
Sementara itu, nominal PKH berbeda-beda sesuai komponen penerima dalam keluarga. Besaran bantuan ditentukan berdasarkan kategori penerima yang memenuhi ketentuan program.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menyamakan nominal bantuan PKH setiap keluarga. Penerima dapat memeriksa informasi bantuan berdasarkan status kepesertaan masing-masing.
Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT November 2026
Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan bansos melalui situs resmi Kementerian Sosial.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah sesuai alamat penerima.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik tombol pencarian data.
- Periksa hasil pencarian untuk mengetahui status kepesertaan bansos.
Selain melalui situs tersebut, penerima juga dapat menghubungi pendamping sosial atau operator SIKS-NG di desa maupun kelurahan.
Masyarakat dapat meminta bantuan petugas untuk mengetahui perkembangan tahapan verifikasi rekening, SPM, hingga status pencairan bantuan.
Penerima PKH dan BPNT diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi pencairan yang belum diumumkan secara resmi. Jangan memberikan PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada pihak yang mengaku sebagai petugas bansos.
Dengan demikian, proses verifikasi rekening menjadi tahapan penting sebelum bantuan PKH dan BPNT tahap 4 disalurkan. Masyarakat diharapkan rutin memantau informasi resmi Kemensos agar tidak tertinggal perkembangan pencairan bansos November 2026. (*)
Editor : FANDA YOSEPHTA









