SUNGAI PENUH, KAYONEWS.CO.ID – Bukit Semancik di Kota Sungai Penuh mulai tampak terang. Kabut asap siang ini sudah jauh menipis. Namun, siswa SD dan SMP negeri maupun swasta masih harus mengikuti pembelajaran daring pada Senin, 19 Oktober 2026.
Kegiatan belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) kembali dilaksanakan berdasarkan pemberitahuan kepada pihak sekolah. Kebijakan ini mempertimbangkan kondisi cuaca yang dinilai masih belum bersahabat bagi kesehatan.
Pembelajaran daring menjadi langkah darurat agar siswa tetap mendapatkan hak pendidikan. Meski tidak belajar di ruang kelas, kegiatan pendidikan tetap berjalan sesuai jadwal masing-masing sekolah.
Guru tetap diwajibkan mengisi absensi melalui aplikasi Siap Juara. Selain itu, pembelajaran harus mengikuti jadwal pelajaran atau roster yang berlaku di sekolah masing-masing.
Untuk mendukung kegiatan belajar, guru dapat menggunakan Zoom Meeting, Google Meet, Google Classroom, Wayground, WhatsApp, dan platform lainnya. Pelaksanaan pembelajaran juga harus dilaporkan kepada pengawas dengan melampirkan dokumentasi yang diminta.
Dalam pemberitahuan tersebut, guru dan siswa diminta tetap mengenakan seragam sekolah selama PJJ. Siswa juga diimbau berada di rumah selama kegiatan belajar berlangsung dan mengikuti arahan kesehatan yang berlaku.
Sekolah diminta menerapkan pembelajaran secara fleksibel. Guru diharapkan tidak memberikan tugas yang terlalu rumit atau memberatkan siswa maupun orang tua selama kegiatan belajar dari rumah.
Sementara itu, informasi mengenai jadwal masuk sekolah atau kemungkinan perpanjangan PJJ akan disampaikan kembali apabila terdapat perubahan. Dengan demikian, siswa SD dan SMP negeri maupun swasta di Sungai Penuh dijadwalkan tetap belajar daring pada Senin, 19 Oktober 2026, sesuai pemberitahuan tersebut.
“Iya, besok tetap daring. Pengumuman di grup sekolah juga sudah diumumkan,” ujar salah seorang orang tua siswa.(fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









