Jakarta – Harga emas Antam hari ini, Sabtu, 17 Oktober 2026, kembali menguat. Harga emas batangan 1 gram naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000. Sementara itu, harga jual kembali atau buyback meningkat Rp12.000 menjadi Rp2.387.000 per gram.
Kenaikan ini menjadi perhatian masyarakat yang ingin membeli emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Pasalnya, harga emas Antam bergerak berbeda dari harga emas dunia yang justru melemah pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam yang dikutip CNBC Indonesia, harga emas 1 gram di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, mencapai Rp2.572.000 per batang. Angka tersebut meningkat dari harga sehari sebelumnya sebesar Rp2.565.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga buyback. Antam menetapkan harga pembelian kembali sebesar Rp2.387.000 per gram, naik Rp12.000 dibandingkan posisi sebelumnya. Harga ini menjadi acuan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulia miliknya.
Harga Emas Dunia Justru Melemah
Di tengah penguatan harga emas Antam, pergerakan emas global menunjukkan arah berbeda. Mengutip data Refinitiv, harga emas dunia ditutup pada US$4.165 per troy ons pada Jumat, 16 Oktober 2026. Harga tersebut melemah 0,13% dalam sehari.
Dalam periode sepekan, harga emas dunia juga terkoreksi 0,69% secara point-to-point. Perbedaan arah ini menunjukkan bahwa harga emas domestik tidak selalu bergerak sejalan dengan harga emas internasional.
Selain harga emas global, pergerakan harga emas di Indonesia juga dapat dipengaruhi nilai tukar rupiah, biaya produksi, distribusi, serta kebijakan harga dari masing-masing penjual.
Apakah Sekarang Waktu yang Tepat Membeli Emas?
Kenaikan harga emas Antam dapat menjadi pertimbangan bagi calon investor. Namun, keputusan membeli sebaiknya tidak hanya berdasarkan kenaikan harga dalam satu hari.
Investor perlu memperhitungkan selisih antara harga beli dan harga buyback. Berdasarkan harga pada 17 Oktober 2026, selisih keduanya mencapai Rp185.000 per gram.
Artinya, harga emas perlu meningkat cukup jauh untuk menutup selisih tersebut, dengan asumsi harga jual kembali tidak berubah. Perhitungan ini juga belum memasukkan biaya lain yang mungkin berlaku.
Bagi investor pemula, pembelian emas secara bertahap dapat membantu mengurangi risiko membeli seluruh emas pada satu tingkat harga. Sementara itu, investor jangka panjang perlu menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan keuangan dan kemampuan menyimpan aset.
Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat sebaiknya memeriksa harga terbaru melalui situs resmi Logam Mulia sebelum membeli atau menjual emas Antam. (*)
Editor : Fanda Yosephta









