Harga Emas Antam Anjlok Rp 183 Ribu per Gram, Momentum Baru Bagi Investor?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS-Harga emas batangan produksi Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Selasa pagi, 3 Februari 2026. Koreksi harga ini cukup mengejutkan pasar karena terjadi serentak pada harga beli emas korporat maupun emas fisik.

Berdasarkan data resmi yang diperbarui pukul 08.49 WIB, harga beli emas Antam kategori korporat tercatat turun Rp 183.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.967.600 menjadi Rp 2.784.600 per gram. Sementara itu, harga beli emas fisik juga mengalami penurunan dengan nominal yang sama, dari Rp 3.027.000 menjadi Rp 2.844.000 per gram.

Penurunan harga ini langsung menarik perhatian investor dan masyarakat yang selama ini menjadikan emas sebagai instrumen investasi aman atau lindung nilai. Dalam beberapa pekan terakhir, harga emas sempat berada pada level tinggi sehingga koreksi ini dinilai sebagai pergerakan yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Harga Emas Anjlok Parah, Catat Rekor Terburuk Sejak 1983

Sejumlah analis menilai koreksi harga emas tidak terlepas dari dinamika pasar global. Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat serta pergerakan imbal hasil obligasi global disebut menjadi faktor utama yang menekan harga emas dunia, yang kemudian berdampak pada harga emas domestik.

Di sisi lain, aksi ambil untung oleh investor yang sebelumnya membeli emas di harga lebih rendah juga diduga mempercepat penurunan harga. Kondisi ini lazim terjadi setelah periode kenaikan harga emas yang cukup panjang.

Baca Juga :  OJK Siapkan Investasi Guaranteed Return 2026, Solusi Aman untuk Dana Pensiun dan Asuransi

Meski turun, emas masih dipandang sebagai aset yang relatif stabil untuk jangka menengah dan panjang. Penurunan harga justru dinilai membuka peluang bagi calon investor baru untuk mulai masuk pasar dengan harga yang lebih kompetitif.

Bagi investor lama, kondisi ini menjadi pengingat pentingnya strategi investasi yang matang. Fluktuasi harga emas dinilai sebagai bagian dari siklus pasar yang perlu disikapi dengan perhitungan rasional, bukan reaksi emosional.

Ke depan, pelaku pasar disarankan terus memantau perkembangan ekonomi global, kebijakan moneter bank sentral dunia, serta pergerakan nilai tukar, karena faktor-faktor tersebut sangat memengaruhi arah harga emas. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Emas Antam di Pegadaian 4 Juni 2026: Naik, Turun, atau Stabil? Ini Daftar Harganya
Best Business Insurance Companies in 2026: Top Coverage Plans to Protect Your Business and Reduce Financial Risk
IHSG Terburuk di Dunia Hari Ini, Investor Kehilangan Triliunan Rupiah
Rupiah Hari Ini Terbaru, 3 Juni 2026 Melemah hingga Rp17.930 per Dolar AS, Dekati Level Psikologis Rp18.000
Kapan BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi? Simak Update Terbaru Juni 2026
Promo Tokopedia 6.6 Berlangsung 2-6 Juni 2026, Ini Daftar Diskon dan Cashbacknya
Mortgage Rates Today: What Homebuyers Need to Know Before Making a Move
Rekomendasi Sepatu Nike Slip-On Terbaru 2026, Cocok untuk Kerja dan Olahraga
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:19 WIB

Emas Antam di Pegadaian 4 Juni 2026: Naik, Turun, atau Stabil? Ini Daftar Harganya

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:02 WIB

Best Business Insurance Companies in 2026: Top Coverage Plans to Protect Your Business and Reduce Financial Risk

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:57 WIB

IHSG Terburuk di Dunia Hari Ini, Investor Kehilangan Triliunan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:16 WIB

Rupiah Hari Ini Terbaru, 3 Juni 2026 Melemah hingga Rp17.930 per Dolar AS, Dekati Level Psikologis Rp18.000

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:00 WIB

Kapan BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi? Simak Update Terbaru Juni 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Nvidia Masuk Pasar CPU AI, Nilainya Tembus Rp3.500 Triliun

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:00 WIB

Otomotif

OTR Daihatsu Juni 2026 Lengkap, Dari Ayla hingga Terios

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:07 WIB