Jakarta-Bank Mandiri menawarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan tambahan hingga Rp100 juta bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fasilitas ini dapat menjadi pilihan bagi pengusaha yang membutuhkan modal untuk mengembangkan bisnis.
Berdasarkan informasi Bisnis.com pada 16 Oktober 2026, KUR Mandiri memiliki beberapa skema pembiayaan dengan plafon, bunga, dan tenor berbeda. Calon debitur perlu memahami ketentuan setiap skema sebelum mengajukan pinjaman.
KUR tanpa agunan tambahan tidak berarti pinjaman tanpa persyaratan. Bank tetap melakukan pemeriksaan dokumen, kelayakan usaha, dan kemampuan calon debitur dalam membayar angsuran.
KUR Mandiri Tanpa Agunan hingga Rp100 Juta
KUR Mandiri tanpa agunan tambahan tersedia untuk pembiayaan tertentu, terutama KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Pekerja Migran Indonesia. Plafon serta persyaratannya mengikuti kategori pembiayaan masing-masing.
KUR Super Mikro menawarkan pinjaman maksimal Rp10 juta dengan bunga efektif 3% per tahun. Skema ini menyasar pengusaha pemula yang membutuhkan modal awal untuk menjalankan usaha produktif.
Sementara itu, KUR Mikro menyediakan pinjaman di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Berdasarkan ketentuan dalam artikel sumber, bunga efektifnya mulai 6% untuk penerima pertama dan dapat meningkat sesuai frekuensi penerimaan KUR.
Khusus KUR Pekerja Migran Indonesia, plafon pinjaman mencapai Rp100 juta. Jangka waktu pembiayaan menyesuaikan masa kontrak kerja atau magang, dengan batas maksimal tiga tahun.
Simulasi Cicilan KUR Mandiri Rp100 Juta
Berdasarkan tabel angsuran yang dimuat Bisnis.com, pinjaman Rp100 juta memiliki estimasi cicilan berikut:
- Tenor 12 bulan: Rp8.606.643 per bulan.
- Tenor 24 bulan: Rp4.432.061 per bulan.
- Tenor 36 bulan: Rp3.042.194 per bulan.
- Tenor 48 bulan: Rp2.348.503 per bulan.
- Tenor 60 bulan: Rp1.933.280 per bulan.
Angka tersebut merupakan simulasi dari sumber berita, bukan penawaran kredit yang mengikat. Nilai cicilan sebenarnya bergantung pada skema KUR, suku bunga, tenor, dan ketentuan bank yang berlaku.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Calon debitur perlu menyiapkan KTP elektronik dan dokumen legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha sesuai ketentuan bank.
Pemohon juga perlu memenuhi persyaratan mengenai kelayakan usaha dan riwayat pembiayaan. NPWP diwajibkan untuk plafon tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk usaha yang belum berjalan enam bulan, KUR Super Mikro dapat memberikan peluang melalui persyaratan pendampingan, pelatihan kewirausahaan, keanggotaan komunitas usaha, atau dukungan keluarga yang memiliki usaha produktif.
Cara Mengajukan KUR Mandiri
Pelaku UMKM dapat mendatangi kantor cabang Bank Mandiri terdekat dengan membawa dokumen yang diperlukan. Pemohon kemudian mengisi formulir dan mengikuti proses verifikasi serta survei usaha oleh pihak bank.
Calon debitur dapat menghubungi Mandiri Call 14000 untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan dan prosedur pengajuan. Persetujuan pinjaman tetap bergantung pada hasil penilaian bank.
Sebelum mengajukan pembiayaan, pelaku usaha sebaiknya menghitung kemampuan membayar cicilan berdasarkan keuntungan bersih bulanan. Langkah ini penting agar tambahan modal benar-benar membantu perkembangan bisnis tanpa menimbulkan beban utang berlebihan.
KUR Mandiri tanpa agunan tambahan dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi UMKM yang memenuhi persyaratan. Namun, calon peminjam perlu memastikan plafon, suku bunga, tenor, serta ketentuan terbaru langsung kepada Bank Mandiri sebelum mengajukan permohonan. (*)
Editor : Fanda Yosephta









