https://s.shopee.co.id/9APG1ilkm6SUNGAI PENUH – Tokoh adat dan masyarakat Tiga Dusun, yakni Sungai Penuh, Dusun Baru, dan Pondok Tinggi, menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh para tokoh dari masing-masing wilayah adat melalui pertemuan dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam mendorong kemajuan Kota Sungai Penuh.
Dukungan itu diberikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang turut dihadapi Kota Sungai Penuh dan berbagai daerah lainnya. Dalam kondisi tersebut, pembangunan daerah tetap menjadi perhatian, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sejumlah proyek strategis di Kota Sungai Penuh, termasuk upaya pengendalian banjir dan pembenahan pasar, mulai mendapat perhatian melalui berbagai kegiatan pembangunan. Selain itu, pelayanan kesehatan juga disebut semakin membaik dan menjadi salah satu sektor yang diharapkan terus mengalami peningkatan.
Meski memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah, para tokoh adat dan masyarakat Tiga Dusun juga menyampaikan harapan agar pemerintah kota memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah masing-masing. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan.
Andi, salah seorang warga Sungai Penuh, menilai pertemuan antara Alfin–Azhar dan para tokoh Tiga Dusun menunjukkan adanya komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, dukungan yang disampaikan para tokoh menjadi bagian dari komunikasi dalam mengawal pembangunan Kota Sungai Penuh.
“Kalau kita lihat bersama, pertemuan antara Wako Alfin dan Wawako Azhar dengan para tokoh Tiga Dusun ini menunjukkan bahwa para tokoh mendukung penuh kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Andi.
Ia juga menilai kekompakan para tokoh masyarakat dalam menyampaikan dukungan dan berkomunikasi langsung dengan kepala daerah merupakan hal yang jarang terjadi. Andi berharap komunikasi yang terbuka antara Alfin–Azhar, tokoh adat, dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga berbagai masukan dari masyarakat dapat menjadi perhatian dalam pembangunan Kota Sungai Penuh. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : FANDA YOSEPHTA









