Review Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Makin Tipis, Fitur Lengkap, Baterai Hampir 4 Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – Samsung Galaxy Watch Ultra 2 hadir sebagai smartwatch premium generasi terbaru yang membawa sejumlah penyempurnaan dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi pertama.

Sekilas, desainnya memang masih mempertahankan bahasa desain yang sama. Namun, ketika digunakan sehari-hari, terdapat beberapa perubahan yang membuat Galaxy Watch Ultra 2 terasa lebih nyaman, terutama dari sisi ketebalan bodi dan penggunaan tali jam.

Dengan harga Rp10.499.000, smartwatch ini menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat wearable dengan fitur kesehatan, olahraga, konektivitas Android, serta daya tahan baterai yang relatif panjang.

Setelah digunakan sebagai perangkat pendamping aktivitas harian, berikut pengalaman penggunaan Samsung Galaxy Watch Ultra 2.

Desain Lebih Tipis dan Nyaman

Samsung tidak melakukan perubahan besar pada desain Galaxy Watch Ultra 2. Bentuknya masih memiliki karakter kokoh seperti generasi sebelumnya.

Perbedaan justru terlihat pada detail-detail kecil. Aksen warna oranye kini dibuat lebih minimalis dan terutama terlihat pada penanda angka 12 serta bagian sekitar tombol cepat.

Bezel di sekeliling layar juga mendapatkan ukiran angka yang membantu memberikan karakter khas pada jam tangan ini.

Material bodinya masih menggunakan titanium, dengan kombinasi material lain pada bagian tengah. Finishing matte membuat permukaannya terlihat premium sekaligus tidak terlalu mudah memperlihatkan noda.

Samsung juga melakukan perubahan pada bagian tombol. Ketiga tombol di sisi kanan kini mendapatkan lapisan pelindung berbahan plastik yang sedikit menonjol dari bodi.

Dari sisi estetika, perubahan ini mungkin tidak akan disukai semua orang. Namun, aspek yang lebih terasa ketika dipakai adalah dimensi bodinya.

Galaxy Watch Ultra 2 memiliki ketebalan sekitar 10,7 mm, sehingga terasa lebih nyaman dibandingkan generasi sebelumnya berdasarkan pengalaman penggunaan reviewer.

Tali bawaan Marine Band juga mendapatkan desain baru. Materialnya terasa lebih lembut dan lebih tipis dibandingkan tali pada generasi pertama.

Menariknya, sistem pengaitnya tetap kompatibel dengan tali yang digunakan Galaxy Watch Ultra generasi sebelumnya. Artinya, pengguna yang sudah memiliki koleksi tali untuk Galaxy Watch Ultra masih dapat menggunakannya.

Lebih Tangguh untuk Aktivitas Outdoor

Galaxy Watch Ultra 2 dirancang sebagai smartwatch yang tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Perangkat ini memiliki sertifikasi IP69K dan EN13319, selain ketahanan air hingga 10 ATM serta sertifikasi ketahanan standar militer MIL-STD-810H.

Kombinasi tersebut memberikan perlindungan tambahan ketika smartwatch digunakan untuk aktivitas outdoor dan olahraga air.

Dukungan EN13319 juga menjadi salah satu fitur yang relevan bagi pengguna yang membutuhkan smartwatch untuk aktivitas menyelam.

Meski demikian, sertifikasi ketahanan bukan berarti perangkat bebas dari risiko kerusakan. Penggunaan tetap harus mengikuti batasan dan petunjuk Samsung.

Layar Super AMOLED 1,52 Inci

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 membawa layar Super AMOLED berukuran 1,52 inci dengan resolusi 498 x 498 piksel.

Ukuran layar yang sedikit lebih luas membuat informasi pada layar terasa lebih lega tanpa harus memperbesar ukuran bodi secara signifikan.

Salah satu peningkatan paling menarik berada pada tingkat kecerahan.

Layar smartwatch ini mampu mencapai 5.000 nit. Dalam penggunaan di luar ruangan, tingkat kecerahan tersebut membuat informasi pada layar tetap relatif mudah dibaca, termasuk ketika berada di bawah sinar matahari.

Perlindungan layar menggunakan Sapphire Crystal, material yang dikenal memiliki ketahanan terhadap goresan.

Berdasarkan pengalaman penggunaan generasi sebelumnya, material tersebut juga terbukti cukup tangguh menghadapi benturan ringan hingga penggunaan sehari-hari.

Always On Display Terlihat Natural

Fitur Always On Display menjadi salah satu aspek penting pada smartwatch.

Baca Juga :  Samsung One UI 8.5 Resmi Dirilis, Fitur Galaxy AI Baru Jadi Senjata HP Premium 2026

Galaxy Watch Ultra 2 menghadirkan tampilan Always On Display yang dibuat menyerupai tampilan watch face ketika layar utama aktif.

Bedanya, tampilan tersebut menggunakan format yang lebih sederhana dan cenderung monokrom untuk membantu menghemat konsumsi daya.

Fitur ini juga dapat mati secara otomatis ketika smartwatch tidak sedang digunakan di pergelangan tangan.

Bagi pengguna yang ingin melihat waktu tanpa harus mengangkat tangan atau mengetuk layar, implementasi Always On Display pada Galaxy Watch Ultra 2 menjadi salah satu nilai tambah.

Wear OS 7 dan One UI Watch 9

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 menjalankan Wear OS 7 dengan antarmuka One UI Watch 9.

Kombinasi tersebut memberikan akses ke ekosistem aplikasi Google Play Store sekaligus integrasi yang erat dengan perangkat Android.

Pengguna dapat memasang berbagai aplikasi langsung ke smartwatch. Bahkan aplikasi seperti WhatsApp dan aplikasi perbankan tertentu dapat dijalankan melalui perangkat.

Notifikasi pesan dan email juga dapat dibaca melalui layar jam. Untuk layanan yang mendukungnya, pengguna bahkan dapat memberikan respons tanpa harus membuka smartphone.

Integrasi dengan Google Maps juga menjadi fitur yang cukup berguna.

Ketika navigasi sedang berjalan pada smartphone, petunjuk arah dapat ditampilkan melalui Galaxy Watch Ultra 2. Fitur seperti ini praktis ketika pengguna sedang berjalan kaki, bepergian dengan kendaraan umum, atau membawa barang sehingga tidak perlu terus-menerus melihat layar ponsel.

Galaxy Watch Ultra 2 juga mendukung penyimpanan peta secara offline.

Dengan penyimpanan internal 64 GB, ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyimpan aplikasi maupun data tambahan.

Dari sisi performa, perangkat menggunakan Snapdragon Wear Elite Platform dan RAM 2 GB. Pengalaman penggunaan menunjukkan berbagai aplikasi dapat berjalan dengan respons yang cukup mulus.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kompatibilitasnya. Galaxy Watch Ultra 2 ditujukan untuk perangkat Android, sehingga pengguna iPhone tidak mendapatkan pengalaman ekosistem yang sama.

Fitur Kesehatan dan Olahraga Lengkap

Salah satu alasan membeli smartwatch premium adalah kemampuan pemantauan kesehatan dan aktivitas olahraga.

Galaxy Watch Ultra 2 mendukung berbagai jenis olahraga, mulai dari aktivitas umum seperti berjalan, berlari, dan bersepeda hingga aktivitas seperti pilates dan snorkeling.

Perangkat ini memiliki GPS bawaan, sehingga pencatatan aktivitas olahraga tidak harus selalu bergantung pada koneksi smartphone.

Dalam penggunaan, data rute yang direkam GPS dapat ditampilkan pada peta dan membantu pengguna mengevaluasi perjalanan olahraga.

Fitur pendeteksian aktivitas otomatis juga menjadi nilai tambah.

Smartwatch dapat mengenali aktivitas tertentu dan memulai pencatatan olahraga tanpa pengguna harus mengaktifkannya secara manual.

Untuk aktivitas seperti bersepeda, tersedia pula fitur auto pause. Ketika pengguna berhenti sementara, pencatatan dapat dihentikan dan kemudian dilanjutkan ketika aktivitas kembali berjalan.

Untuk pemantauan kesehatan, Galaxy Watch Ultra 2 menyediakan sejumlah fitur seperti pengukuran detak jantung dan kadar oksigen dalam darah.

Selain itu, tersedia pula pemantauan suhu tubuh, EKG, tekanan darah, dan komposisi tubuh.

Samsung juga menyediakan informasi seperti skor tidur dan skor energi untuk membantu pengguna memahami pola aktivitas dan kondisi tubuh.

Data tersebut sebaiknya dipandang sebagai informasi pemantauan kebugaran dan bukan pengganti pemeriksaan medis profesional.

Pengaturan Lebih Mudah Lewat Samsung Wearable

Sebagian besar pengaturan Galaxy Watch Ultra 2 sebenarnya dapat dilakukan langsung dari jam.

Namun, pengelolaan yang lebih lengkap dapat dilakukan melalui aplikasi Samsung Wearable di smartphone.

Baca Juga :  Apple Siapkan Program Sewa iPhone dan Mac, Tak Perlu Lagi Beli Perangkat Baru

Antarmukanya dibuat selaras dengan ekosistem Samsung sehingga relatif mudah dipahami, khususnya bagi pengguna yang sudah terbiasa menggunakan perangkat Galaxy.

Sementara itu, data kesehatan dan olahraga dapat dipantau melalui Samsung Health.

Untuk fitur tertentu seperti EKG dan tekanan darah, Samsung menyediakan aplikasi Samsung Health Monitor.

Pembagian fungsi tersebut membuat pengguna perlu memasang beberapa aplikasi untuk mendapatkan seluruh kemampuan pemantauan kesehatan.

Baterai Hampir 4 Hari

Galaxy Watch Ultra 2 membawa baterai berkapasitas 800 mAh, lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Dalam pengujian penggunaan sehari-hari, smartwatch digunakan dengan Always On Display aktif serta pemantauan SpO2 dan suhu tubuh ketika tidur.

Dengan pola penggunaan tersebut dan aktivitas olahraga yang tidak terlalu intens, perangkat mampu bertahan sekitar 3 hari 21 jam, hingga menyisakan sekitar 2 persen baterai.

Hasil ini tergolong menarik untuk smartwatch berbasis Wear OS dengan fitur yang cukup lengkap.

Namun, peningkatan kapasitas baterai tidak serta-merta menghasilkan peningkatan daya tahan yang sangat jauh dibandingkan generasi sebelumnya. Salah satu faktor yang mungkin berpengaruh adalah layar yang lebih terang serta penggunaan platform chipset baru.

Ada pula fitur Raise to Talk yang memungkinkan interaksi dengan AI Gemini. Jika fitur tersebut aktif dan sering digunakan, konsumsi daya dapat meningkat.

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan daya tahan baterai, fitur tersebut dapat dinonaktifkan ketika tidak diperlukan.

Untuk pengisian, Galaxy Watch Ultra 2 menggunakan sistem pengisian daya nirkabel dengan kabel charger khusus bermagnet.

Dari kondisi sekitar 5 persen hingga penuh, waktu pengisian yang tercatat dalam pengujian mencapai sekitar 1 jam 39 menit.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Desain premium dan kokoh.
  • Bodi lebih tipis sehingga terasa lebih nyaman.
  • Tali Marine Band baru lebih lembut.
  • Layar terang dan tajam.
  • Always On Display tampil baik.
  • Fitur kesehatan dan olahraga sangat lengkap.
  • GPS bawaan.
  • Penyimpanan internal 64 GB.
  • Integrasi kuat dengan perangkat Android.
  • Daya tahan baterai relatif panjang.

Kekurangan

  • Harga Rp10 jutaan tergolong tinggi.
  • Hanya mendukung ekosistem Android.
  • Beberapa fitur membutuhkan aplikasi Samsung tambahan.
  • Penggunaan fitur AI tertentu dapat meningkatkan konsumsi baterai.
  • Perubahan desain dibanding generasi pertama relatif minor.

Kesimpulan

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 merupakan penyempurnaan yang cukup menarik dari generasi sebelumnya.

Samsung tidak melakukan perubahan besar pada desain, tetapi beberapa detail seperti bodi yang lebih tipis, tali jam yang lebih nyaman, layar lebih terang, serta sistem operasi dan fitur yang semakin matang membuat pengalaman pengguna terasa lebih baik.

Kemampuan pemantauan olahraga dan kesehatan juga menjadi salah satu kekuatan utama. Ditambah GPS bawaan, berbagai mode olahraga, Wear OS 7, penyimpanan 64 GB, serta integrasi dengan smartphone Android, Galaxy Watch Ultra 2 memiliki ekosistem yang cukup lengkap.

Daya tahan baterainya juga menjadi salah satu keunggulan. Dalam pola penggunaan tertentu, smartwatch ini dapat bertahan hampir empat hari sebelum perlu diisi kembali.

Namun, semua kelebihan tersebut datang dengan harga yang cukup tinggi, yakni Rp10.499.000.

Dengan demikian, Galaxy Watch Ultra 2 lebih cocok bagi pengguna Android yang memang menginginkan smartwatch premium dengan fitur kesehatan, olahraga, konektivitas, dan daya tahan baterai yang lengkap.

Rating: 4,5/5

Cocok untuk: pengguna Android, penggemar olahraga, aktivitas outdoor, dan pengguna yang menginginkan smartwatch premium dengan fitur lengkap.

Kurang cocok untuk: pengguna iPhone atau mereka yang mencari smartwatch dengan harga lebih terjangkau.

Berita Terkait

Ugreen MagFlow Pro Punya Pendingin Cair, Powerbank 10.000 mAh Bisa Cas 45W
TCL Kids Watch K5 Bisa Berubah Jadi Robot, Punya GPS dan School Mode
Lenovo ThinkCentre X Ultra Bawa RAM 128GB, Bisa Digabung hingga 4 PC untuk AI
iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Bocor, Ini Pilihan Warna yang Disebut Bakal Hadir
Samsung Galaxy Book 6 Versi Murah Meluncur, Harga Rp14 Jutaan Saingi MacBook Neo
Adu Harga HP Rp7-8 Jutaan: Samsung, Vivo, OPPO, Xiaomi hingga iQOO
Lenovo Rilis ThinkCentre neo 50a 27 Gen 7, Bawa Intel Core 7 dan RAM 32GB
Bukan WhatsApp, Aplikasi Pesan Ini Bikin Gen Z Rela Menunggu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:00 WIB

Review Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Makin Tipis, Fitur Lengkap, Baterai Hampir 4 Hari

Senin, 7 September 2026 - 06:00 WIB

Ugreen MagFlow Pro Punya Pendingin Cair, Powerbank 10.000 mAh Bisa Cas 45W

Minggu, 6 September 2026 - 23:08 WIB

TCL Kids Watch K5 Bisa Berubah Jadi Robot, Punya GPS dan School Mode

Minggu, 6 September 2026 - 14:00 WIB

Lenovo ThinkCentre X Ultra Bawa RAM 128GB, Bisa Digabung hingga 4 PC untuk AI

Minggu, 6 September 2026 - 06:00 WIB

iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Bocor, Ini Pilihan Warna yang Disebut Bakal Hadir

Berita Terbaru