TEKNOLOGI – Ugreen menghadirkan inovasi baru di kategori aksesori pengisian daya dengan memperkenalkan MagFlow Pro, sebuah powerbank berkapasitas 10.000 mAh yang dibekali sistem pendingin aktif berbasis cairan.
Powerbank tersebut diperkenalkan Ugreen pada September 2026. Berbeda dari powerbank konvensional yang mengandalkan pelepasan panas secara pasif, MagFlow Pro menggunakan kombinasi material penyimpan panas dan liquid-cooled micro-pump.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengendalikan suhu selama proses pengisian daya berlangsung.
Ugreen bahkan menyebut MagFlow Pro sebagai powerbank portabel pertama yang menggunakan sistem liquid-cooled micro-pump.
Menggunakan Sistem Pendingin Cair
Panas merupakan salah satu tantangan dalam proses pengisian daya berkecepatan tinggi. Karena itu, Ugreen mencoba mengatasinya melalui sistem pendingin yang bekerja secara aktif.
MagFlow Pro menggabungkan phase-change thermal storage material dengan pompa mikro berpendingin cairan.
Material penyimpan panas tersebut berfungsi menyerap panas yang muncul ketika perangkat bekerja. Ketika suhu meningkat, sistem pompa mikro kemudian mengalirkan cairan pendingin ke bagian yang membutuhkan pelepasan panas.
Dengan mekanisme tersebut, kenaikan temperatur pada powerbank maupun perangkat yang sedang menerima daya dapat ditekan.
Menurut Ugreen, pengendalian temperatur juga dapat membantu mempertahankan performa pengisian daya secara lebih konsisten ketika proses charging berlangsung dalam waktu lama.
Bagian Transparan Perlihatkan Cairan Pendingin
Desain MagFlow Pro dibuat cukup unik. Ugreen menyertakan bagian transparan pada sisi depan powerbank.
Bagian tersebut memungkinkan pengguna melihat pergerakan cairan pendingin di dalam sistem.
Desain transparan ini sekaligus menjadi pembeda visual dari powerbank pada umumnya yang menggunakan bodi tertutup sepenuhnya.
Konsep tersebut membuat teknologi pendingin yang biasanya tersembunyi di dalam perangkat justru menjadi bagian dari tampilan produk.
Bisa Mengisi Daya Secara Nirkabel dan Kabel
Ugreen MagFlow Pro tidak hanya menawarkan sistem pendingin, tetapi juga mendukung dua metode pengisian perangkat, yaitu nirkabel dan menggunakan kabel.
Untuk pengisian nirkabel, perangkat mendukung daya hingga 25 watt melalui teknologi magnetik Qi2.
Sementara untuk pengisian menggunakan kabel, tersedia kabel USB-C bawaan yang mampu menghasilkan daya hingga 45 watt.
Ugreen juga menyediakan satu port USB-C tambahan dengan kemampuan pengisian hingga 45 watt.
Dengan konfigurasi tersebut, pengguna dapat memilih metode pengisian sesuai perangkat yang digunakan.
Mendukung Berbagai Protokol Fast Charging
Port USB-C pada MagFlow Pro mendukung sejumlah standar pengisian cepat.
Beberapa di antaranya adalah USB Power Delivery (PD) 3.0, Quick Charge (QC) 4.0, dan PPS.
Dukungan terhadap beberapa protokol tersebut membuat powerbank ini lebih fleksibel ketika digunakan untuk berbagai perangkat yang kompatibel.
Namun, kecepatan pengisian aktual tetap bergantung pada perangkat yang diisi, kabel, protokol yang digunakan, serta kondisi baterai.
Kapasitas 10.000 mAh
Secara kapasitas, MagFlow Pro membawa baterai 10.000 mAh.
Kapasitas tersebut memang bukan sesuatu yang baru pada kategori powerbank. Keunggulan utama produk Ugreen ini justru terletak pada sistem pendinginan dan kemampuan pengisian cepatnya.
Ugreen mengklaim kapasitas tersebut dapat digunakan untuk mengisi baterai iPhone 17 Air hingga sekitar 2,03 kali.
Sementara untuk iPhone 17 Pro Max, Ugreen menyebut MagFlow Pro mampu melakukan pengisian sekitar 1,36 kali.
Angka tersebut merupakan klaim berdasarkan pengujian atau perhitungan produsen sehingga hasil penggunaan sebenarnya dapat berbeda.
Harga Ugreen MagFlow Pro
Ugreen MagFlow Pro dipasarkan dengan harga 149,99 dolar AS.
Jika dikonversikan dengan kurs yang digunakan dalam laporan sumber, harganya berada di kisaran Rp2,6 juta.
Harga tersebut merupakan harga yang disebut untuk pasar internasional dan belum dapat dianggap sebagai harga resmi Indonesia.
Ketersediaan dan harga di Indonesia tetap bergantung pada kebijakan Ugreen untuk pasar domestik.
Bukan Sekadar Powerbank Berkapasitas Besar
Kehadiran MagFlow Pro menunjukkan bahwa inovasi powerbank kini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas baterai.
Ketika teknologi fast charging semakin banyak digunakan, pengelolaan panas menjadi salah satu aspek penting. Sistem pendingin aktif yang digunakan Ugreen menjadi pendekatan berbeda untuk menjawab persoalan tersebut.
Dengan kombinasi kapasitas 10.000 mAh, pengisian nirkabel Qi2 hingga 25 watt, pengisian kabel hingga 45 watt, serta sistem liquid cooling, MagFlow Pro menyasar pengguna yang membutuhkan powerbank dengan kemampuan pengisian cepat sekaligus pengelolaan suhu yang lebih aktif.
Meski demikian, klaim mengenai performa pendinginan dan dampaknya terhadap kecepatan charging tetap perlu dilihat melalui pengujian independen di penggunaan sehari-hari.









