JAKARTA – Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 kembali menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang banyak dicari pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan modal. Berdasarkan pedoman KUR yang berlaku sejak Januari 2026, plafon KUR untuk kategori tertentu dapat mencapai Rp500 juta.
Aturan tersebut tertuang dalam Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat, yang mulai berlaku pada 13 Januari 2026.
KUR 2026 Bisa sampai Rp500 Juta
Dalam ketentuan 2026, KUR Kecil diberikan dengan plafon di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta per akad untuk setiap penerima KUR Kecil.
Pinjaman tersebut dapat digunakan untuk modal kerja dan/atau investasi, dengan pencairan sekaligus maupun bertahap sesuai kesepakatan antara debitur dan bank penyalur.
Selain KUR Kecil, KUR Khusus juga memiliki plafon maksimal Rp500 juta per akad.
Berapa Bunga KUR 2026?
Pemerintah menetapkan skema bunga KUR berdasarkan jenis dan karakteristik pembiayaannya. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut suku bunga KUR Super Mikro sebesar 3 persen efektif per tahun, sedangkan KUR Mikro dan KUR Kecil untuk sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor tetap sebesar 6 persen efektif per tahun.
Sementara itu, informasi pada portal KUR pemerintah juga mencantumkan skema 7 persen efektif per tahun untuk sejumlah kategori KUR. Karena itu, calon debitur perlu memastikan besaran bunga yang berlaku untuk jenis KUR dan bank penyalur yang dipilih.
Syarat Mengajukan KUR 2026
Secara umum, calon penerima KUR perlu memenuhi persyaratan sesuai kategori pembiayaan yang diajukan.
Beberapa dokumen dan persyaratan yang dapat diminta antara lain:
- KTP atau NIK;
- dokumen keluarga;
- memiliki usaha produktif dan layak dibiayai;
- dokumen atau keterangan usaha;
- NPWP untuk kategori pinjaman tertentu;
- memenuhi penilaian kelayakan dan kemampuan membayar;
- memiliki riwayat kredit yang memenuhi ketentuan penyalur.
Persyaratan dapat berbeda antara KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Khusus dan produk yang ditawarkan masing-masing bank.
Sebagai contoh, informasi KUR BNI mencantumkan syarat usaha telah berjalan minimal enam bulan dan fasilitas hingga Rp500 juta.
Cara Mengajukan KUR 2026
Bagi pelaku usaha yang ingin mengajukan KUR, langkah umumnya sebagai berikut:
1. Tentukan jenis KUR dan plafon
Tentukan kebutuhan modal dan kategori KUR yang sesuai dengan usaha.
2. Siapkan dokumen
Siapkan KTP, dokumen keluarga, dokumen usaha serta dokumen tambahan sesuai permintaan bank.
3. Ajukan kepada bank penyalur
Permohonan dapat dilakukan melalui bank penyalur KUR sesuai mekanisme yang tersedia.
4. Ikuti proses verifikasi
Bank akan melakukan pemeriksaan dokumen, kelayakan usaha dan kemampuan calon debitur dalam membayar angsuran.
5. Tunggu keputusan kredit
Jika permohonan disetujui, pencairan dilakukan sesuai akad dan ketentuan bank.
Jangan Tergiur Pinjaman Mengatasnamakan KUR
Calon debitur sebaiknya berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan “KUR pasti cair” dengan meminta biaya di muka.
Pastikan pengajuan dilakukan melalui bank atau penyalur KUR resmi dan pahami seluruh ketentuan sebelum menandatangani akad.
Dengan plafon KUR tertentu yang dapat mencapai Rp500 juta, program KUR 2026 dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal untuk mengembangkan bisnis. (*)
Editor : Fanda Yosephta









