BYD M6 DM vs Veloz Hybrid, Mana Lebih Laris? Ini Data Penjualannya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF – Persaingan mobil keluarga berteknologi elektrifikasi di Indonesia semakin menarik sepanjang 2026. Dua model yang mencuri perhatian adalah Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM, yang sama-sama bermain di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV).

Meski memiliki kisaran harga yang relatif berdekatan, performa penjualan keduanya menunjukkan perbedaan cukup besar. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Juli 2026, Toyota Veloz Hybrid mencatat penjualan lebih tinggi dibandingkan BYD M6 DM.

Namun, angka tersebut perlu dilihat secara proporsional karena kedua model memiliki waktu kehadiran di pasar yang berbeda.

Penjualan Veloz Hybrid Unggul

Toyota Veloz Hybrid telah hadir lebih awal di pasar Indonesia. Sepanjang Januari-Juli 2026, model tersebut mencatat total wholesales sebanyak 13.287 unit.

Penjualannya mulai terlihat pada Februari 2026 dengan 484 unit. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 2.325 unit pada Maret dan mencapai 3.262 unit pada April.

Pada Mei, penjualan Veloz Hybrid tercatat 2.378 unit. Selanjutnya, sebanyak 2.698 unit dikirim pada Juni dan 2.140 unit pada Juli.

Dengan capaian tersebut, Veloz Hybrid mampu mempertahankan penjualan bulanan di kisaran ribuan unit.

Sementara itu, BYD M6 DM baru mulai tercatat dalam data penjualan pada Juni 2026. Pada bulan tersebut, model ini membukukan wholesales sebanyak 1.825 unit.

Penjualan kemudian mencapai 1.437 unit pada Juli 2026. Dengan demikian, total penjualan BYD M6 DM dalam dua bulan tersebut mencapai 3.262 unit.

Artinya, perbandingan total penjualan belum sepenuhnya menggambarkan potensi kedua model karena BYD M6 DM baru memiliki masa penjualan yang jauh lebih pendek.

Harga BYD M6 DM dan Veloz Hybrid Berdekatan

Salah satu hal menarik dari persaingan keduanya adalah harga.

Untuk varian termurah yang dibandingkan, BYD M6 DM dipasarkan sekitar Rp298 juta, sedangkan Toyota Veloz Hybrid berada di kisaran Rp303 juta.

Selisihnya hanya sekitar Rp5 juta.

Kondisi tersebut membuat konsumen memiliki pilihan menarik antara MPV hybrid Toyota yang sudah dikenal luas dengan MPV plug-in hybrid BYD yang menawarkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik.

Meski demikian, keputusan membeli tidak hanya ditentukan harga. Teknologi penggerak, kebutuhan pengisian baterai, konsumsi bahan bakar, dimensi kendaraan, hingga jaringan layanan purnajual juga menjadi faktor penting.

Perbandingan Dimensi

Dari sisi ukuran, BYD M6 DM memiliki bodi yang sedikit lebih panjang dan lebar dibandingkan Toyota Veloz Hybrid.

Toyota Veloz Hybrid memiliki panjang 4.512 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.700 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.750 mm, sementara ground clearance berada di angka 205 mm.

Baca Juga :  Xiaomi Buka Detail Interior Skynomad N70 Max, SUV yang Dibandrol Rp684 Juta

BYD M6 DM mempunyai panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.690 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.800 mm dengan ground clearance 170 mm.

Dengan dimensi tersebut, BYD M6 DM menawarkan bodi lebih panjang dan wheelbase lebih besar. Sementara Veloz Hybrid memiliki ground clearance lebih tinggi yang dapat menjadi keuntungan ketika digunakan di berbagai kondisi jalan Indonesia.

Teknologi Penggerak BYD M6 DM

BYD M6 DM menggunakan teknologi plug-in hybrid dengan mesin bensin 1,5 liter berkapasitas 1.498 cc.

Sistem penggeraknya menghasilkan daya maksimum 120 kW dan torsi 210 Nm. Teknologi plug-in hybrid memungkinkan baterai kendaraan diisi menggunakan sumber listrik eksternal, selain mendapatkan energi dari sistem kendaraan.

Dalam kondisi tertentu, BYD M6 DM diklaim mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga sekitar 65 km per liter. Ketika menggunakan tenaga baterai, kendaraan dapat menempuh jarak sekitar 45 km.

Dengan kondisi baterai dan bahan bakar penuh, jarak jelajah totalnya diklaim dapat mencapai sekitar 1.300 km.

Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama M6 DM bagi konsumen yang menginginkan mobil keluarga dengan fleksibilitas penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin.

Toyota Veloz Hybrid Andalkan Sistem Hybrid

Toyota Veloz Hybrid menggunakan mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc yang dipadukan dengan motor listrik.

Mesin bensinnya menghasilkan tenaga sekitar 91 PS pada 5.500 rpm dengan torsi 121 Nm pada rentang 4.000-4.800 rpm.

Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 80 PS dan torsi 141 Nm. Jika dilihat sebagai sistem penggerak secara keseluruhan, tenaga maksimal Veloz Hybrid berada di kisaran 111 PS.

Untuk efisiensi bahan bakar, Toyota Veloz Hybrid diklaim mampu mencapai konsumsi sekitar 28,9 km per liter dalam kondisi pengujian tertentu.

Berbeda dengan plug-in hybrid, sistem hybrid konvensional seperti yang digunakan Veloz Hybrid tidak mengharuskan pengguna mengisi baterai melalui charger eksternal secara rutin.

Mana yang Lebih Menarik?

Jika hanya melihat total penjualan Januari-Juli 2026, Toyota Veloz Hybrid jelas lebih unggul dengan 13.287 unit, sedangkan BYD M6 DM mencatat 3.262 unit.

Namun, angka tersebut tidak bisa langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa Veloz Hybrid pasti lebih diminati dalam semua aspek.

Veloz Hybrid telah memiliki waktu pemasaran lebih panjang. Sebaliknya, BYD M6 DM baru tercatat dalam data wholesales selama dua bulan.

Baca Juga :  Rapor SPK GIIAS 2026: Toyota 6.175 Unit, BYD hingga Geely Mulai Mengancam

Menariknya, dalam dua bulan pertama tersebut, BYD M6 DM mampu mencatat penjualan ribuan unit per bulan. Hal ini menunjukkan adanya respons pasar terhadap MPV plug-in hybrid dengan harga yang relatif kompetitif.

Dari sisi teknologi, BYD M6 DM lebih menarik bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas plug-in hybrid dan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik untuk perjalanan tertentu.

Sementara itu, Toyota Veloz Hybrid dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mengutamakan sistem hybrid yang lebih praktis, ground clearance lebih tinggi, serta ekosistem Toyota yang sudah dikenal luas.

Kesimpulan

Persaingan BYD M6 DM vs Toyota Veloz Hybrid belum bisa dinilai hanya dari angka total penjualan.

Toyota Veloz Hybrid saat ini masih jauh lebih unggul dalam akumulasi penjualan karena telah lebih lama berada di pasar. Namun, BYD M6 DM menunjukkan awal yang cukup kuat setelah mencatat 3.262 unit dalam dua bulan pertama penjualannya.

Bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi, kemampuan berkendara listrik, dan teknologi plug-in hybrid, BYD M6 DM menjadi salah satu pilihan menarik.

Sementara bagi pengguna yang menginginkan MPV hybrid praktis dengan ground clearance lebih tinggi dan jaringan Toyota yang sudah luas, Veloz Hybrid tetap memiliki daya tarik tersendiri.

Pada akhirnya, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan penggunaan, akses terhadap fasilitas pengisian daya, biaya kepemilikan, serta preferensi terhadap teknologi hybrid yang digunakan.

FAQ

1. Mana yang lebih laris, BYD M6 DM atau Veloz Hybrid?
Berdasarkan data wholesales Gaikindo Januari-Juli 2026, Toyota Veloz Hybrid lebih unggul dengan 13.287 unit. BYD M6 DM mencatat 3.262 unit, tetapi model BYD tersebut baru tercatat selama dua bulan.

2. Berapa harga BYD M6 DM?
Varian termurah BYD M6 DM yang dibandingkan berada di kisaran Rp298 juta.

3. Berapa harga Toyota Veloz Hybrid?
Varian termurah yang dibandingkan berada di kisaran Rp303 juta.

4. Apa perbedaan hybrid dan plug-in hybrid?
Plug-in hybrid dapat mengisi baterai melalui sumber listrik eksternal dan memungkinkan penggunaan tenaga listrik untuk jarak tertentu. Sistem hybrid konvensional mengandalkan mesin dan sistem kendaraan untuk mengelola pengisian baterai.

5. Mana yang lebih hemat bahan bakar?
Dalam klaim pengujian yang disebutkan, BYD M6 DM memiliki angka konsumsi bahan bakar hingga sekitar 65 km per liter, sedangkan Veloz Hybrid sekitar 28,9 km per liter. Hasil pemakaian nyata dapat berbeda tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.

Berita Terkait

Daftar Mobil Listrik Rp400 Jutaan di Indonesia 2026, Ada BYD hingga Wuling
Rapor SPK GIIAS 2026: Toyota 6.175 Unit, BYD hingga Geely Mulai Mengancam
Honda CB350C 2027 Hadir dengan Gaya Retro, Mesin 348 Cc dan Harga Rp38 Jutaan
LEPAS E4 EV Resmi di Indonesia, Harga Rp349 Juta dan Jarak Tempuh 600 Km
Yamaha YZ250F 2027 Resmi Diperkenalkan, Ini Perubahan Besarnya
Xiaomi Buka Detail Interior Skynomad N70 Max, SUV yang Dibandrol Rp684 Juta
Cicilan Mobil Listrik Rp3 Jutaan, Ini Perbandingan BYD Atto 1 dan Geely EX2
Spesifikasi Yamaha XMAX Tech MAX 2026, Skuter 300 Cc dengan Navigasi Garmin
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Daftar Mobil Listrik Rp400 Jutaan di Indonesia 2026, Ada BYD hingga Wuling

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:01 WIB

Rapor SPK GIIAS 2026: Toyota 6.175 Unit, BYD hingga Geely Mulai Mengancam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Honda CB350C 2027 Hadir dengan Gaya Retro, Mesin 348 Cc dan Harga Rp38 Jutaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:00 WIB

LEPAS E4 EV Resmi di Indonesia, Harga Rp349 Juta dan Jarak Tempuh 600 Km

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Yamaha YZ250F 2027 Resmi Diperkenalkan, Ini Perubahan Besarnya

Berita Terbaru