SUNGAIPENUH — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Sungai Penuh menjadi sorotan menjelang pelaksanaannya pada Minggu, 23 Agustus 2026. Agenda tersebut akan menjadi momentum penting bagi Golkar dalam menentukan kepemimpinan baru di tingkat kota.
Musda yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Kerinci menjadi perhatian karena terdapat dua nama yang disebut bersaing memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh. Mereka adalah Beni Wirsa Martalaga dan Hutri Randa.
Beni Wirsa Martalaga disebut memperoleh dukungan dari sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK) lama. Sementara itu, Hutri Randa menggalang dukungan dari PK yang baru dibentuk menjelang pelaksanaan Musda.
Pergantian sejumlah pimpinan kecamatan menjelang Musda kemudian memunculkan pertanyaan di kalangan kader dan masyarakat. Pasalnya, perubahan pemegang hak suara menjelang forum tertinggi partai di tingkat daerah dapat menentukan arah dukungan dalam pemilihan ketua.
Sorotan utama kini tertuju pada siapa yang memiliki hak suara sah dalam Musda. Apakah PK lama yang diberhentikan menjelang musda, atau PK baru yang telah ditunjuk menjelang Musda?
Pertanyaan tersebut menjadi semakin menarik karena Ketua Steering Committee (SC) Musda Partai Golkar Kota Sungai Penuh mengaku belum mengetahui secara pasti PK mana yang akan diundang untuk memberikan suara.
“Undangan sudah beredar, saya tidak tahu apakah yang diundang (PK lama atau baru),” ujar Ketua SC saat dikonfirmasi.
Persoalan tersebut penting karena keabsahan peserta dan pemilik suara dalam Musda seharusnya mengacu pada aturan organisasi Partai Golkar. Karena itu, penentuan peserta Musda perlu memiliki dasar kepengurusan dan keputusan organisasi yang jelas agar hasil pemilihan tidak menimbulkan polemik baru.
Musda Partai Golkar Sungai Penuh pada 23 Agustus 2026 akhirnya bukan hanya menjadi pertarungan dua kandidat. Forum tersebut juga akan menjadi ujian bagi konsistensi pelaksanaan AD/ART serta mekanisme organisasi. Siapa yang akhirnya dinyatakan memiliki suara sah masih menjadi perhatian hingga Musda berlangsung. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta








