FOMC Minutes 20 Agustus 2026: The Fed Makin Hawkish, Bunga Bisa Naik? Ini Dampaknya ke Emas, Bitcoin, Rupiah, KPR dan Deposito

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON — Federal Reserve akhirnya merilis FOMC Minutes rapat 28–29 Juli 2026. Dokumen tersebut menunjukkan kekhawatiran pejabat Fed terhadap inflasi semakin meningkat.

Dalam rapat tersebut, The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50% hingga 3,75%. Namun, keputusan itu tidak sepenuhnya bulat karena tiga pejabat mendukung kenaikan 25 basis poin.

Minutes menunjukkan beberapa pejabat menilai tekanan harga masih cukup luas. Mereka menilai kebijakan moneter lebih ketat diperlukan jika inflasi tidak kembali menuju target 2 persen.

Baca Juga :  Deposito Bank dengan Bunga Tertinggi Juli 2026, Simulasi Untung dari Dana Rp100 Juta

Bahkan, sejumlah pejabat memperingatkan risiko terlambat bertindak. Menurut Minutes, penundaan dapat membuat Fed membutuhkan pengetatan yang lebih besar pada periode berikutnya.

Sinyal tersebut membuat peluang pemangkasan bunga semakin kecil. Reuters melaporkan Minutes tidak menunjukkan dukungan untuk penurunan bunga dalam pembahasan rapat Juli.

Untuk emas, kondisi tersebut menjadi sinyal yang perlu diperhatikan investor. Sikap Fed yang lebih hawkish dapat meningkatkan tekanan melalui kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan dolar.

Baca Juga :  Kevin Warsh Officially Takes Over the Fed, America’s Richest Central Bank Chief Draws Wall Street Attention

Bitcoin juga menghadapi risiko serupa karena aset kripto sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas dan ekspektasi suku bunga. Namun, pergerakannya tetap dipengaruhi sentimen pasar dan arus dana kripto.

Dampaknya ke rupiah, KPR, dan deposito Indonesia tidak terjadi secara langsung. Perubahan ekspektasi Fed dapat memengaruhi dolar, pasar obligasi, biaya dana, serta keputusan perbankan domestik. Karena itu, konsumen perlu melihat kebijakan Bank Indonesia dan bank masing-masing sebelum mengambil keputusan keuangan. (*)

Berita Terkait

Kurs Dolar AS Hari Ini 7 Oktober 2026: Cek Harga BCA, BRI, Mandiri dan BNI
Harga Emas Hari Ini 7 Oktober 2026 Tembus Rp2,58 Juta, Cek Daftar Lengkapnya
KUR Mandiri 2026: Cara Cek Status Pinjaman, Disetujui atau Masih Diproses?
KUR BRI 2026 Rp50 Juta: Syarat, Bunga dan Simulasi Cicilan Terbaru
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 6 Oktober 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Lengkap
Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Menguat ke Rp17.911, FOMC Minutes Jadi Penentu
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 6 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,619 Juta, Cek Buyback
Harga BBM Hari Ini 6 Oktober 2026: Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Cek Daftar Terbarunya
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 7 Oktober 2026: Cek Harga BCA, BRI, Mandiri dan BNI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:00 WIB

KUR Mandiri 2026: Cara Cek Status Pinjaman, Disetujui atau Masih Diproses?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:00 WIB

KUR BRI 2026 Rp50 Juta: Syarat, Bunga dan Simulasi Cicilan Terbaru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 6 Oktober 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Lengkap

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Menguat ke Rp17.911, FOMC Minutes Jadi Penentu

Berita Terbaru