Dalang Penyelundupan Dua Ton Sabu, Dewi Astutik Ditangkap BNN di Kamboja

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap gembong narkoba sekaligus buronan internasional, Dewi Astutik alias Mami. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama lintas negara antara BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Dewi Astutik dikenal sebagai aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025. Ia juga diduga terlibat dalam sejumlah kasus besar pada 2024 yang berkaitan dengan jaringan Golden Crescent, dua kelompok internasional yang dikenal sebagai pemasok narkotika terbesar di kawasan Asia.

Baca Juga :  Elon Musk Kembali Bahas Bitcoin, Pasar Kripto Langsung Bereaksi

Operasi senyap untuk menangkap Dewi dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan. Dewi diringkus di Sihanoukville, Kamboja, ketika hendak menuju lobi sebuah hotel. Setelah diamankan, ia dibawa ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antar-otoritas.

Dewi yang juga menjadi buronan otoritas Korea Selatan itu selanjutnya akan diterbangkan ke Indonesia untuk menjalani pemeriksaan intensif. BNN menegaskan bahwa pemeriksaan akan difokuskan pada pengungkapan alur pendanaan, logistik, serta identifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional tersebut.

Baca Juga :  Maarten Paes Resmi ke Ajax Amsterdam, Ini Profil Lengkap Kiper Timnas Indonesia

Jaringan yang dipimpin Dewi disebut aktif mendistribusikan berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, ke wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. BNN memastikan bahwa langkah penindakan tidak berhenti pada penangkapan ini, tetapi akan berlanjut pada pembongkaran total seluruh struktur jaringan yang beroperasi secara masif dan terorganisasi.(***)

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026
Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan
Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:02 WIB

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998

Selasa, 14 April 2026 - 06:05 WIB

Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 02:00 WIB

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WIB

Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Berita Terbaru