Fast Charging Motor Listrik Buatan Indonesia Resmi Diperkenalkan DRMA

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) melalui anak usahanya, PT Dharma Electrindo Manufacturing (DEM), memperkenalkan teknologi fast charging untuk sepeda motor listrik pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi atas salah satu tantangan terbesar dalam percepatan adopsi motor listrik di Indonesia, yakni lamanya proses pengisian daya dan keterbatasan infrastruktur pendukung.

Pengisian Daya Motor Listrik Hanya Sekitar 15 Menit

Former ENTREV, Duwi Pratiwi, mengatakan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif, terutama pada segmen mobil listrik. Namun, untuk kendaraan roda dua masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi.

Menurutnya, persoalan utama yang masih dihadapi pengguna motor listrik adalah keterbatasan jarak tempuh serta waktu pengisian baterai yang relatif lama.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Dharma Electrindo Manufacturing menghadirkan Fast Charging 2W yang diklaim mampu mengisi daya baterai motor listrik hanya dalam waktu sekitar 15 menit.

Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mendorong penggunaan motor listrik sebagai kendaraan harian.

Hadirkan Buffer Charging Portabel

Selain stasiun pengisian cepat, DEM juga memperkenalkan Buffer Charging, yakni perangkat pengisian daya portabel yang dapat dipindahkan ke berbagai lokasi.

Perangkat ini dirancang untuk menjangkau daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur kelistrikan maupun lokasi yang belum tersedia fasilitas pengisian daya permanen.

Baca Juga :  Simulasi Kredit VinFast Evo, Feliz II dan Viper: Cicilan Mulai Rp600 Ribu

Kehadiran Buffer Charging diharapkan dapat memperluas akses layanan pengisian baterai motor listrik di berbagai wilayah Indonesia.

Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Presiden Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Irianto Santoso, mengatakan pengembangan teknologi pengisian cepat merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik roda dua yang lebih terintegrasi.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada produksi kendaraan, tetapi juga harus didukung infrastruktur pengisian daya yang cepat, mudah, aman, dan terjangkau.

Dengan demikian, masyarakat akan semakin percaya diri beralih menggunakan kendaraan listrik.

Tingkat Kandungan Lokal Capai 50 Persen

Direktur PT Dharma Electrindo Manufacturing, Laberte Andri H, mengungkapkan fasilitas fast charging yang diperkenalkan telah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 50 hingga 55 persen.

Persentase tersebut disebut masih akan terus ditingkatkan seiring pengembangan produk dan perluasan penggunaan komponen lokal.

Meski demikian, perusahaan belum merinci komponen apa saja yang telah diproduksi di dalam negeri.

Masih Tahap Pengenalan

Saat ini, produk fast charging dan Buffer Charging masih berada pada tahap perkenalan kepada pasar.

Pihak perusahaan menyebut proses pengadaan secara komersial diperkirakan baru dilakukan pada akhir tahun, sehingga belum menjadi target distribusi dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Promo Mobil Baru BSI OTO Mei 2026, DP Mulai 10 Persen dan Margin Setara 2,22 Persen

Kesimpulan

Kehadiran teknologi fast charging dan Buffer Charging buatan PT Dharma Electrindo Manufacturing menjadi langkah penting dalam mendukung percepatan ekosistem motor listrik nasional.

Dengan kemampuan mengisi baterai sekitar 15 menit serta tingkat kandungan lokal mencapai lebih dari 50 persen, inovasi ini diharapkan mampu mengatasi salah satu hambatan utama penggunaan motor listrik di Indonesia, sekaligus memperkuat industri otomotif nasional berbasis kendaraan listrik.

FAQ

Apa itu Fast Charging 2W dari DRMA?
Fast Charging 2W merupakan teknologi pengisian cepat untuk motor listrik yang diklaim mampu mengisi daya baterai sekitar 15 menit.

Apa fungsi Buffer Charging?
Buffer Charging adalah perangkat pengisian daya portabel yang dapat digunakan di berbagai lokasi, termasuk wilayah dengan infrastruktur listrik terbatas.

Berapa TKDN produk fast charging DRMA?
Menurut perusahaan, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini telah mencapai sekitar 50–55 persen.

Kapan produk ini mulai dipasarkan?
DRMA menyatakan produk masih dalam tahap perkenalan. Pengadaan komersial diperkirakan dilakukan pada akhir tahun.

Mengapa fast charging penting bagi motor listrik?
Teknologi ini dapat mempercepat proses pengisian baterai sehingga mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan penggunaan motor listrik sehari-hari.

Berita Terkait

Tokopedia, Shopee, Blibli dan Lazada Jadi Pemungut PPh, Berlaku November 2026
Suzuki Siapkan REEV Light, Teknologi Baru Hadapi Era Mobil Listrik
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Dibanderol Rp27,9 Juta, Ini Spesifikasinya
Honda NS125FX Gundam SEED Dibanderol Rp38 Jutaan, Produksi Hanya 1.000 Unit
10 Motor Honda yang Punya Desain Sporty, Elegan hingga Klasik
Galaxy Watch9 Dibekali Fitur Pemantauan Tidur dan Kebugaran, Ini Harganya
iPhone Duo Bukan Pelopor, Ini 4 HP Lipat dengan Desain ala Paspor
iQoo Pad Ultra Resmi Meluncur, Tablet Gaming dengan Kipas Pendingin dan Bisa Main Game PC
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tokopedia, Shopee, Blibli dan Lazada Jadi Pemungut PPh, Berlaku November 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Dibanderol Rp27,9 Juta, Ini Spesifikasinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Honda NS125FX Gundam SEED Dibanderol Rp38 Jutaan, Produksi Hanya 1.000 Unit

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:03 WIB

10 Motor Honda yang Punya Desain Sporty, Elegan hingga Klasik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Galaxy Watch9 Dibekali Fitur Pemantauan Tidur dan Kebugaran, Ini Harganya

Berita Terbaru