IHSG Ditutup Menguat ke 6.236, BBRI, BREN dan AMMN Jadi Motor Penguatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (31/7/2026) di zona hijau. Penguatan indeks didorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), di tengah sentimen positif dari pasar global maupun domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup naik 0,08 persen atau 4,97 poin ke level 6.236,13. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.201,89 hingga 6.236,62. Sebanyak 455 saham menguat, 205 saham melemah, dan 303 saham stagnan, mencerminkan dominasi aksi beli di pasar.

Penguatan indeks dipimpin oleh saham-saham unggulan. BBRI naik 1,67 persen menjadi Rp3.040, BREN menguat 3,08 persen ke Rp3.350, BMRI bertambah 0,72 persen ke Rp4.190, sementara AMMN melonjak 3,02 persen menjadi Rp4.100. Kenaikan juga terjadi pada ASII, TPIA, BRPT, DSSA, SRAJ, PANI, hingga MPRO yang mencatat penguatan lebih dari delapan persen.

Secara bulanan, performa IHSG juga menunjukkan tren yang solid. Selama Juli 2026, indeks telah menguat sekitar 10,5 persen dan hanya mengalami penurunan pada tujuh hari perdagangan. Tren tersebut memperlihatkan meningkatnya optimisme investor terhadap prospek pasar modal Indonesia.

Baca Juga :  BRI Bukukan Laba Terbaru Rp20,42 Triliun hingga Mei 2026, Kredit dan DPK Tumbuh Positif di Tengah Tantangan Ekonomi

Sentimen positif datang dari luar negeri setelah sejumlah perusahaan teknologi Amerika Serikat membukukan kinerja keuangan yang lebih baik dari perkiraan. Optimisme terhadap pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kembali menguat sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko di berbagai bursa saham dunia.

Selain itu, data inflasi inti Personal Consumption Expenditures (Core PCE) Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan turut memperkuat ekspektasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda. Kondisi tersebut memberi ruang bagi pasar global untuk bergerak lebih stabil dan menjadi katalis positif bagi IHSG.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati penyesuaian portofolio menjelang perubahan konstituen sejumlah indeks Bursa Efek Indonesia yang mulai berlaku pada awal Agustus 2026. Di saat bersamaan, investor menunggu laporan keuangan emiten semester pertama 2026 sebagai dasar menentukan strategi investasi berikutnya.

Baca Juga :  IHSG Anjlok Lagi, Ini Rekomendasi Saham Aman di Tengah Gejolak Pasar

Meski demikian, pasar masih menghadapi sejumlah tantangan. Pergerakan suku bunga global, imbal hasil obligasi Amerika Serikat, nilai tukar rupiah, hingga proses rebalancing indeks MSCI pada Agustus diperkirakan tetap menjadi faktor yang memengaruhi volatilitas IHSG dalam jangka pendek. Investor disarankan tetap selektif memilih saham yang memiliki fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang baik.

Faq

1. Berapa penutupan IHSG hari ini?
IHSG ditutup naik 0,08 persen ke level 6.236,13.

2. Saham apa yang paling menopang IHSG?
BBRI, BREN, AMMN, BMRI, ASII, TPIA, dan BRPT menjadi penopang utama.

3. Apa penyebab IHSG menguat?
Didorong sentimen positif dari kinerja emiten teknologi global, inflasi AS yang melandai, serta optimisme terhadap laporan keuangan emiten domestik.

4. Bagaimana kinerja IHSG sepanjang Juli 2026?
IHSG menguat sekitar 10,5 persen selama Juli dan hanya terkoreksi dalam tujuh hari perdagangan. (Tim)

Berita Terkait

Besok 1 November 2026, Apakah Harga BBM Naik? Ini Daftar
Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat
Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Oktober 2026: Antam Rp2,6 Juta, Cek Tabel UBS dan Galeri 24
The Fed Tahan Suku Bunga di 4%, Rupiah Tertekan dan Investor Menanti Keputusan Berikutnya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Besok 1 November 2026, Apakah Harga BBM Naik? Ini Daftar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah

Berita Terbaru

Bisnis

Besok 1 November 2026, Apakah Harga BBM Naik? Ini Daftar

Sabtu, 31 Okt 2026 - 21:00 WIB