Era AI Semakin Dekat, Inilah 3 Skill Manusia yang Tidak Bisa Digantikan Mesin

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian agresif mengambil alih tugas-tugas repetitif makin memicu kekhawatiran pekerja di seluruh dunia. Namun, di tengah derasnya otomatisasi, para eksekutif teknologi global menegaskan bahwa ada area kemampuan manusia yang masih sulit—bahkan nyaris mustahil—digerus mesin.
Prashanthi Padmanabhan, VP of Engineering for Talent Solutions di LinkedIn, menyebut bahwa nilai utama seorang profesional kini tidak lagi bertumpu pada kemampuan teknis belaka. Menurutnya, soft skills justru menjadi “benteng terakhir” yang membedakan manusia dari algoritma. “Sama pentingnya adalah soft skill Anda, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan kerja tim,” ujarnya, dikutip dari Business Insider, Jumat (28/11/2025).
Berdasarkan pandangan para pakar transformasi tenaga kerja serta eksekutif dari LinkedIn, IBM, hingga Cisco, berikut tiga keahlian kunci yang wajib dikuasai agar posisi Anda tetap relevan di era AI.
1. Pemecahan Masalah Kompleks
Meski AI seperti LLM mampu memberikan jawaban seketika, kualitas outputnya tetap bergantung pada manusia. Michael Housman, pendiri AI-ccelerator, menegaskan bahwa kemampuan mengidentifikasi masalah yang tepat dan menyusun instruksi yang efektif menjadi keterampilan yang semakin dicari. Guy Diedrich dari Cisco menambahkan, “Kemampuan mengajukan pertanyaan yang benar—terutama yang menyangkut pertimbangan etis—akan jauh lebih bernilai dibanding sekadar memberi solusi teknis.”
2. Kecerdasan Emosional
Dalam banyak situasi kerja, AI belum mampu menandingi manusia dalam membaca dinamika sosial. Alex King dari ExpandIQ menyebut intuisi atau gut feeling tetap menjadi faktor penting dalam menentukan kapan seseorang harus mengambil peran maupun menahan diri. Hal ini dipertegas oleh Ruchir Puri, Chief Scientist IBM, yang menyatakan bahwa kesuksesan masa depan bertumpu pada EQ dan relationship quotient. Menurutnya, komunikasi yang efektif bukan hanya soal apa yang disampaikan, tetapi kejelasan dan empati dalam cara menyampaikannya.
3. Kreativitas dan Imajinasi
Dengan banyaknya pekerjaan administratif disederhanakan oleh AI, ruang untuk deep work dan berpikir konseptual semakin besar. Jeetu Patel, Chief Product Officer Cisco, mengatakan bahwa imajinasi kini menjadi “batas tertinggi” dalam pengembangan produk karena hambatan teknis banyak ditopang oleh AI. Terri Horton dari FuturePath mendorong pekerja untuk memikirkan ulang perannya sendiri. “Jika 30% tugas diambil alih AI, apa yang bisa Anda ciptakan dari 70% lainnya?” ujarnya.
Padmanabhan mencatat fenomena lain: kandidat tanpa kemampuan coding pun bisa unggul dalam wawancara kerja, asalkan memiliki ide kreatif kuat dan mampu menjadikannya produk nyata. Kreativitas tersebut menjadi nilai tambah yang tak dapat ditiru mesin—setidaknya untuk sekarang.
Baca Juga :  Cari Tablet Murah? Ini 5 Tablet Harga Rp2 Jutaan dengan Fitur AI Terbaik

Penulis : ****

Berita Terkait

Lenovo ThinkCentre X Ultra Bawa RAM 128GB, Bisa Digabung hingga 4 PC untuk AI
iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Bocor, Ini Pilihan Warna yang Disebut Bakal Hadir
Samsung Galaxy Book 6 Versi Murah Meluncur, Harga Rp14 Jutaan Saingi MacBook Neo
Adu Harga HP Rp7-8 Jutaan: Samsung, Vivo, OPPO, Xiaomi hingga iQOO
Lenovo Rilis ThinkCentre neo 50a 27 Gen 7, Bawa Intel Core 7 dan RAM 32GB
Bukan WhatsApp, Aplikasi Pesan Ini Bikin Gen Z Rela Menunggu
POCO X8 Resmi Hadir dengan Baterai Jumbo, Ini Spesifikasi dan Harganya
Denza N8, SUV Listrik Premium dengan Baterai 130 kWh dan Layar 30 Inci
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:00 WIB

Lenovo ThinkCentre X Ultra Bawa RAM 128GB, Bisa Digabung hingga 4 PC untuk AI

Minggu, 6 September 2026 - 06:00 WIB

iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Bocor, Ini Pilihan Warna yang Disebut Bakal Hadir

Sabtu, 5 September 2026 - 22:06 WIB

Samsung Galaxy Book 6 Versi Murah Meluncur, Harga Rp14 Jutaan Saingi MacBook Neo

Sabtu, 5 September 2026 - 18:00 WIB

Adu Harga HP Rp7-8 Jutaan: Samsung, Vivo, OPPO, Xiaomi hingga iQOO

Sabtu, 5 September 2026 - 16:00 WIB

Lenovo Rilis ThinkCentre neo 50a 27 Gen 7, Bawa Intel Core 7 dan RAM 32GB

Berita Terbaru

oppo_0

Sungai Penuh

Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:33 WIB