Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali menunjukkan performa yang solid pada awal 2026. Hingga akhir kuartal I, bank pelat merah ini berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun, meningkat 16,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sektor perbankan nasional masih mampu menjaga momentum ekspansi bisnis di tengah tantangan ekonomi.

Peningkatan laba Bank Mandiri tidak hanya berasal dari pertumbuhan kredit. Perseroan juga berhasil meningkatkan penghimpunan dana masyarakat dan menjaga kualitas aset pada level yang sehat. Kombinasi ketiga faktor tersebut menjadi fondasi utama yang menopang pertumbuhan kinerja perusahaan sepanjang tiga bulan pertama 2026.

Dari sisi pembiayaan, kredit bank only mencapai Rp1.530 triliun, atau naik 17,4 persen secara tahunan (YoY). Angka tersebut menunjukkan permintaan pembiayaan dari dunia usaha maupun masyarakat masih cukup tinggi. Pertumbuhan kredit yang konsisten juga memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.

Baca Juga :  Laptop AI Terbaru 2026: ASUS Vivobook 14 Usung Teknologi Copilot+ dan Desain Super Ringkas

Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat lebih cepat, yakni 21,1 persen menjadi Rp1.675 triliun. Dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) juga naik 12,7 persen menjadi Rp1.201 triliun, sehingga memberikan ruang yang lebih besar bagi bank untuk menjaga efisiensi biaya dana.

Dari sisi pendapatan, Net Interest Income (NII) atau pendapatan bunga bersih tumbuh 11,1 persen menjadi Rp21,2 triliun. Pendapatan berbasis komisi dan layanan (nonbunga) juga meningkat menjadi Rp8,24 triliun, sehingga total pendapatan perseroan mencapai Rp29,4 triliun, atau tumbuh 9,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kualitas aset Bank Mandiri juga semakin membaik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) turun menjadi 0,98 persen dari 1,01 persen pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, Loans at Risk (LAR) membaik menjadi 6,13 persen, sedangkan Cost of Credit (CoC) turun menjadi 0,48 persen. Kondisi tersebut mencerminkan risiko kredit yang tetap terjaga meski penyaluran kredit tumbuh agresif.

Kinerja positif Bank Mandiri turut memperkuat capaian kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Secara gabungan, Himbara membukukan laba sekitar Rp39,92 triliun pada kuartal I 2026. Capaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit, peningkatan dana pihak ketiga, serta transformasi bisnis yang terus berjalan.

Baca Juga :  Bumi Resources Tahan Laba Bersih 2025, Fokus Diversifikasi Bisnis Non Batu Bara

Prospek Bank Mandiri hingga akhir 2026 masih dinilai positif. Dengan pertumbuhan kredit yang tetap kuat, likuiditas yang solid, serta kualitas aset yang terjaga, BMRI memiliki peluang mempertahankan kinerja positif sepanjang tahun. Kondisi ini juga menjadi perhatian investor yang mencari saham sektor perbankan dengan fundamental yang kuat.

FAQ

Berapa laba Bank Mandiri pada kuartal I 2026?
Rp15,4 triliun, naik 16,6 persen dibandingkan kuartal I 2025.

Berapa pertumbuhan kredit Bank Mandiri?
Kredit tumbuh 17,4 persen menjadi Rp1.530 triliun.

Berapa Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri?
DPK mencapai Rp1.675 triliun atau meningkat 21,1 persen secara tahunan.

Bagaimana kualitas aset Bank Mandiri?
NPL turun menjadi 0,98 persen, LAR 6,13 persen, dan Cost of Credit 0,48 persen.

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga Mobil Bekas September 2026: Avanza, Brio, Xpander hingga Innova, Mulai Rp60 Jutaan
Dividen Interim Bank Mandiri Rp66 per Saham: Catat Jadwal dan Hitung Potensi Cuan Investor
KUR BRI 2026: Tabel Angsuran Rp50 Juta, Rp100 Juta hingga Rp500 Juta, Cek Bunga dan Syarat Pengajuan
Bunga Deposito BRI, BNI, BCA dan Mandiri Hari Ini 7 September 2026, Cek Bunga Rp100 Juta
Indeks Bisnis-27 Hari Ini 7 September 2026 Menguat, Saham BUMI hingga AKRA Jadi Penggerak
Kurs rupiah hari ini 7 September 2026 ke Rp17.654 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Harga Emas Hari Ini 7 September 2026 di Logam Mulia: Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 September 2026: Antam Rp2,68 Juta, Cek UBS, Galeri 24 dan Buyback
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:00 WIB

Harga Mobil Bekas September 2026: Avanza, Brio, Xpander hingga Innova, Mulai Rp60 Jutaan

Selasa, 8 September 2026 - 02:02 WIB

Dividen Interim Bank Mandiri Rp66 per Saham: Catat Jadwal dan Hitung Potensi Cuan Investor

Senin, 7 September 2026 - 21:00 WIB

KUR BRI 2026: Tabel Angsuran Rp50 Juta, Rp100 Juta hingga Rp500 Juta, Cek Bunga dan Syarat Pengajuan

Senin, 7 September 2026 - 14:00 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, BCA dan Mandiri Hari Ini 7 September 2026, Cek Bunga Rp100 Juta

Senin, 7 September 2026 - 09:53 WIB

Indeks Bisnis-27 Hari Ini 7 September 2026 Menguat, Saham BUMI hingga AKRA Jadi Penggerak

Berita Terbaru