Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per Dolar AS, Simak Penyebab dan Proyeksi Kurs Besok

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Nilai tukar rupiah berhasil menutup perdagangan Senin (29/6/2026) di zona hijau. Mata uang Garuda menguat menjadi Rp17.840 per dolar Amerika Serikat (AS) setelah mendapat dukungan dari melemahnya indeks dolar AS dan membaiknya sentimen pasar global.

Data perdagangan menunjukkan rupiah terapresiasi sekitar 0,36 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Sepanjang sesi perdagangan, mata uang Indonesia bergerak positif seiring meningkatnya optimisme investor terhadap kondisi geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat.

Penguatan rupiah terjadi setelah indeks dolar AS melemah ke kisaran 101,25. Di kawasan Asia, pergerakan mata uang berlangsung bervariasi. Ringgit Malaysia, baht Thailand, dan yuan China turut menguat, sedangkan yen Jepang, dolar Singapura, dan won Korea Selatan mengalami pelemahan tipis.

Analis menilai penurunan harga minyak dunia turut menjadi faktor positif bagi rupiah. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran inflasi global sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed mulai berkurang.

Baca Juga :  BRI Salurkan KUR Rp84,36 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Di sisi lain, pelaku pasar masih menunggu sejumlah data ekonomi penting pada awal Juli. Investor akan mencermati rilis Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia, data inflasi, neraca perdagangan, hingga perkembangan ekonomi Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah pergerakan dolar AS.

Meski rupiah menguat pada akhir perdagangan, sejumlah analis mengingatkan volatilitas masih berpotensi terjadi. Penguatan dolar AS sewaktu-waktu dapat kembali muncul apabila data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

Selain itu, Bank Indonesia diperkirakan tetap menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen kebijakan. Cadangan devisa Indonesia juga dinilai masih berada pada level yang aman sehingga mampu menjadi bantalan terhadap gejolak pasar keuangan global.

Baca Juga :  BI Catat Kredit Menganggur Tembus Rp 2.506 Triliun di Awal 2026

Pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan ekonomi global, kebijakan suku bunga The Fed, harga minyak dunia, serta kondisi geopolitik. Faktor-faktor tersebut diperkirakan masih menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah dalam beberapa hari ke depan.

FAQ

Apakah rupiah menguat hari ini?
Ya. Rupiah ditutup menguat 0,36 persen ke level Rp17.840 per dolar AS pada Senin, 29 Juni 2026.

Apa penyebab rupiah menguat?
Penguatan dipicu melemahnya indeks dolar AS, turunnya harga minyak dunia, serta membaiknya sentimen pasar global.

Apakah rupiah masih berpotensi berfluktuasi?
Ya. Investor masih menunggu berbagai data ekonomi penting dari Indonesia dan Amerika Serikat yang dapat memengaruhi pergerakan kurs.

Bagaimana proyeksi rupiah selanjutnya?
Analis memperkirakan rupiah masih bergerak fluktuatif, namun stabilitas tetap didukung kebijakan Bank Indonesia dan kondisi cadangan devisa yang memadai. Tim

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.806 per Dolar AS, Ada Kabar dari The Fed
Harga BBM Hari Ini 17 Agustus 2026: Pertalite, Pertamax hingga Shell dan Vivo
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Agustus 2026 Naik? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,78 Juta, Cek Harga Lengkap dan Buyback
Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat Pekan Depan, Cek Target hingga Rp2,83 Juta per Gram
KUR BRI Rp20 Juta 2026: Cek Angsuran per Bulan, Bunga, Syarat dan Cara Pengajuan
Pertamina Beri Diskon BBM Rp450 per Liter, Cek Syarat dan Jadwalnya
Pakuwon Mall Diproyeksikan Jadi Mal Terbesar di Indonesia, Siapa Pemiliknya?
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.806 per Dolar AS, Ada Kabar dari The Fed

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Harga BBM Hari Ini 17 Agustus 2026: Pertalite, Pertamax hingga Shell dan Vivo

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Agustus 2026 Naik? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,78 Juta, Cek Harga Lengkap dan Buyback

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat Pekan Depan, Cek Target hingga Rp2,83 Juta per Gram

Berita Terbaru

Otomotif

Polytron Fox 500 Turun Jadi Rp38 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Senin, 17 Agu 2026 - 14:06 WIB