Lazada Lakukan PHK Massal di Asia Tenggara, Apakah Indonesia Ikut Terdampak?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Perusahaan e-commerce Lazada kembali melakukan efisiensi organisasi dengan memangkas sekitar 5 persen tenaga kerjanya di kawasan Asia Tenggara. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian bisnis agar operasional perusahaan tetap efisien dan sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.

Meski telah mengonfirmasi adanya pengurangan karyawan, Lazada belum merinci jumlah pegawai yang terdampak di masing-masing negara, termasuk Indonesia.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Channel News Asia (CNA) pada Jumat (26/6/2026), Lazada menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap sejumlah posisi di seluruh wilayah operasional perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk mendukung karyawan yang terdampak selama masa transisi dengan panduan dan dukungan yang relevan sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian pernyataan Lazada.

Belum Ada Rincian PHK di Indonesia

Lazada saat ini beroperasi di enam negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Hingga kini, perusahaan belum mengungkap berapa jumlah karyawan yang terkena PHK di masing-masing negara maupun divisi yang terdampak.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah Indonesia menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pengurangan pegawai terbesar atau tidak.

Baca Juga :  Free Call of Duty Rewards: Verify Your Email to Get Camo and Double XP

Bagian dari Strategi Efisiensi Bisnis

Manajemen Lazada menjelaskan bahwa penyesuaian organisasi dilakukan untuk memastikan perusahaan tetap fokus terhadap prioritas bisnis di tengah persaingan industri e-commerce yang semakin ketat.

Langkah efisiensi ini juga bertujuan menyelaraskan struktur organisasi dengan kebutuhan operasional perusahaan dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital.

Meski melakukan pengurangan tenaga kerja, Lazada menegaskan akan memberikan pendampingan kepada seluruh karyawan yang terdampak sesuai regulasi ketenagakerjaan di masing-masing negara.

Bukan Pertama Kali

Ini bukan pertama kalinya Lazada melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pada 2024, perusahaan yang berada di bawah naungan Alibaba Group tersebut juga melakukan pengurangan ratusan karyawan di berbagai negara Asia Tenggara.

Saat itu, kantor regional Lazada di Singapura disebut menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.

Sejak diakuisisi Alibaba pada 2016, Lazada menjadi salah satu platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara. Namun, persaingan yang semakin ketat dengan berbagai platform digital membuat perusahaan terus melakukan penyesuaian strategi bisnis.

Industri E-commerce Hadapi Tantangan Baru

Gelombang efisiensi yang dilakukan Lazada mencerminkan tantangan yang sedang dihadapi industri e-commerce global.

Baca Juga :  Cara Cek Tilang ETLE Online Terbaru 2026, Mudah dan Praktis

Sejumlah perusahaan teknologi dalam beberapa tahun terakhir memilih melakukan restrukturisasi organisasi untuk meningkatkan profitabilitas, mengoptimalkan operasional, serta mempercepat adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kebijakan tersebut tidak hanya terjadi di Lazada, tetapi juga dilakukan berbagai perusahaan teknologi internasional yang berupaya menjaga daya saing di tengah perubahan ekonomi global.

Hingga berita ini ditulis, Lazada belum memberikan informasi tambahan mengenai kemungkinan adanya gelombang PHK lanjutan maupun rincian dampaknya terhadap operasional di Indonesia.


FAQ

Apakah Lazada melakukan PHK?
Ya. Lazada mengonfirmasi telah memangkas sekitar 5 persen tenaga kerja di Asia Tenggara.

Apakah Indonesia terdampak PHK Lazada?
Belum ada rincian resmi mengenai jumlah karyawan yang terdampak di Indonesia.

Mengapa Lazada melakukan PHK?
Perusahaan menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi efisiensi dan penyesuaian operasional agar tetap selaras dengan kebutuhan bisnis.

Apakah ini PHK pertama Lazada?
Bukan. Pada 2024, Lazada juga melakukan pengurangan ratusan karyawan di kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkait

TKDN Motor Listrik Indomobil eMotor Capai 50 Persen, Ini Daftar Modelnya
Punya MacBook? Ini 7 Fitur yang Bisa Mempermudah Pekerjaan
Cakra NX1 Motor Listrik Nasional: Spesifikasi, Jarak Tempuh, Harga dan Fitur Lengkap
Polytron Fox 500 Turun Jadi Rp38 Jutaan, Ini Spesifikasinya
BYD Racco Bakal Masuk Indonesia? Ini Perbandingannya dengan Aira EV
Rekomendasi 6 Smartwatch Huawei Terbaik 2026 dari Murah hingga Premium
Fitur Baru WhatsApp Scam Alert Bisa Deteksi Pesan Penipuan
Sudah Hapus Banyak File tapi Google Drive Tetap Penuh? Begini Cara Mengatasinya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:00 WIB

TKDN Motor Listrik Indomobil eMotor Capai 50 Persen, Ini Daftar Modelnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Punya MacBook? Ini 7 Fitur yang Bisa Mempermudah Pekerjaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Cakra NX1 Motor Listrik Nasional: Spesifikasi, Jarak Tempuh, Harga dan Fitur Lengkap

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Polytron Fox 500 Turun Jadi Rp38 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BYD Racco Bakal Masuk Indonesia? Ini Perbandingannya dengan Aira EV

Berita Terbaru