Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Data yang Akan Ditanyakan Petugas BPS

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Badan Pusat Statistik (BPS) mulai melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam kegiatan ini, petugas sensus akan mendatangi rumah tangga maupun lokasi usaha untuk mengumpulkan data ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu program nasional yang digelar setiap 10 tahun sekali guna memetakan kondisi perekonomian Indonesia. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, sensus kali ini juga menjangkau pelaku usaha digital, kreator konten, influencer, afiliator, hingga usaha rumahan yang belum tercatat secara formal.

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026?

Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan yang dilakukan BPS untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai aktivitas usaha dan ekonomi di Indonesia. Data yang dikumpulkan nantinya menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi nasional maupun daerah.

Pendataan dilakukan melalui dua metode, yakni pengisian kuesioner secara online dan wawancara langsung oleh petugas lapangan menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).

Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026

Saat mendatangi rumah atau tempat usaha, petugas BPS akan mengajukan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi usaha dan aktivitas ekonomi responden.

Baca Juga :  Aturan Baru Kurir Online Berpotensi Hambat Ekonomi Digital dan Logistik

Secara umum, pertanyaan yang diajukan meliputi beberapa kategori berikut:

1. Identitas Usaha atau Perusahaan

Petugas akan menanyakan:

  • Nama usaha
  • Alamat usaha
  • Tahun mulai beroperasi
  • Bentuk usaha
  • Status badan hukum
  • Kepemilikan usaha

Data ini digunakan untuk mengetahui profil dasar usaha yang beroperasi di Indonesia.

2. Kegiatan dan Produk Utama

Responden akan diminta menjelaskan:

  • Jenis usaha yang dijalankan
  • Produk atau jasa utama
  • Target pasar
  • Cara pemasaran produk
  • Penggunaan platform digital

Informasi ini penting untuk memetakan sektor ekonomi yang berkembang di berbagai daerah.

3. Ketenagakerjaan

Petugas juga akan mendata:

  • Jumlah pekerja
  • Status pekerja tetap atau kontrak
  • Keterlibatan anggota keluarga dalam usaha
  • Sistem pengupahan

Kategori ini bertujuan mengetahui kontribusi usaha terhadap penyerapan tenaga kerja.

4. Struktur Keuangan dan Pendapatan

Beberapa pertanyaan yang mungkin diajukan antara lain:

  • Omzet atau pendapatan usaha
  • Pengeluaran operasional
  • Modal usaha
  • Kepemilikan aset usaha
  • Sumber pembiayaan

Data tersebut diperlukan untuk mengukur skala dan kapasitas ekonomi suatu usaha.

5. Karakteristik Operasional Usaha

Petugas juga akan menanyakan:

  • Penggunaan teknologi digital
  • Metode pembayaran
  • Aktivitas penjualan online
  • Penggunaan media sosial untuk bisnis
  • Hambatan yang dihadapi usaha
Baca Juga :  Segini Kisaran Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bisa Capai Rp5 Juta per Bulan

Aspek ini menjadi perhatian khusus karena perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Pelaku Usaha Digital Juga Didata

Pada Sensus Ekonomi 2026, BPS memperluas cakupan pendataan hingga ke sektor ekonomi digital. Influencer, afiliator, kreator konten, penjual online, hingga usaha berbasis media sosial termasuk dalam kelompok yang berpotensi didata.

Langkah ini dilakukan agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kontribusi ekonomi digital terhadap perekonomian nasional.

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi yang Resmi

Masyarakat diimbau memastikan petugas yang datang benar-benar berasal dari BPS.

Petugas resmi biasanya dilengkapi:

  • Rompi berlogo BPS
  • Kartu identitas resmi
  • Surat tugas
  • Peralatan pendataan elektronik

Apabila ragu, masyarakat dapat melakukan verifikasi ke kantor BPS setempat sebelum memberikan informasi.

Mengapa Data Sensus Ekonomi Penting?

Hasil Sensus Ekonomi digunakan pemerintah untuk:

  • Menyusun kebijakan ekonomi nasional
  • Mengembangkan program UMKM
  • Menarik investasi
  • Memetakan sektor usaha potensial
  • Mendorong ekonomi digital dan inklusif

Karena itu, partisipasi masyarakat dan pelaku usaha sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Berita Terkait

Program Insentif Kendaraan Listrik Ditunda, Ini Penjelasan Pemerintah
Saldo JHT Bisa Dicairkan Saat Masih Bekerja, Ini Syarat dan Caranya
TKA hingga Upah Minimum Masuk Fokus Revisi UU Ketenagakerjaan
Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun Cair! Diskon Tiket Pesawat, Kereta dan Kapal Resmi Berlaku, Ini Jadwal Lengkapnya
Kurs Dolar AS Hari Ini 23 Juni 2026 di BCA, BRI, Mandiri dan BNI, Rupiah Melemah Saat Dolar Kian Perkasa
11 Outlet Diler Tutup, Daihatsu Jamin Garansi dan Servis Tetap Berjalan
Perusahaan Otomotif Jepang Mau Cabut dari Indonesia? Ini Penjelasan Airlangga
Saham BUMI Berpotensi Naik, Analis Bidik Target hingga Rp181
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Program Insentif Kendaraan Listrik Ditunda, Ini Penjelasan Pemerintah

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Data yang Akan Ditanyakan Petugas BPS

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:00 WIB

Saldo JHT Bisa Dicairkan Saat Masih Bekerja, Ini Syarat dan Caranya

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:09 WIB

TKA hingga Upah Minimum Masuk Fokus Revisi UU Ketenagakerjaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:59 WIB

Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun Cair! Diskon Tiket Pesawat, Kereta dan Kapal Resmi Berlaku, Ini Jadwal Lengkapnya

Berita Terbaru