Livin’ by Mandiri Tembus 40,3 Juta Pengguna, Nilai Transaksi Capai Rp2.083 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA, 15 Juni 2026 – Transformasi digital di sektor perbankan Indonesia semakin menunjukkan hasil nyata. Aplikasi Livin’ by Mandiri milik Bank Mandiri berhasil mencatatkan lonjakan pengguna hingga mencapai 40,3 juta nasabah per Mei 2026. Angka tersebut tumbuh 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam industri digital banking nasional.

Tidak hanya dari sisi pengguna, aktivitas transaksi juga mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Frekuensi transaksi melalui Livin’ by Mandiri mencapai 2,2 miliar transaksi, sementara nilai transaksi berhasil menembus Rp2.083 triliun. Capaian fantastis ini menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital yang cepat, aman, dan praktis.

Pertumbuhan tersebut memperkuat posisi Livin’ by Mandiri sebagai salah satu super app perbankan terbesar di Indonesia. Beragam layanan kini tersedia dalam satu aplikasi, mulai dari transfer antarbank, pembayaran tagihan, top up dompet digital, transaksi QRIS, hingga pembelian tiket perjalanan dan kebutuhan gaya hidup sehari-hari.

Salah satu inovasi terbaru yang menarik perhatian nasabah adalah fitur Livin’ Call. Fitur ini memungkinkan pengguna terhubung langsung dengan layanan pelanggan tanpa biaya pulsa. Kehadiran layanan tersebut dinilai mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan transaksi dan informasi perbankan.

Baca Juga :  Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini ke Rp17.900 per Dolar AS, BI Rate 5,75% Jadi Sorotan

Di tengah meningkatnya persaingan layanan keuangan digital, Bank Mandiri terus memperkuat strategi pengembangan berbasis teknologi. Fokus utama perusahaan adalah menghadirkan layanan yang lebih andal, mudah digunakan, serta mampu melayani jutaan transaksi setiap hari tanpa gangguan berarti.

Kinerja Livin’ by Mandiri juga menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang beralih ke transaksi non-tunai, mulai dari pembayaran belanja harian, investasi, hingga kebutuhan perjalanan. Tren ini sekaligus mendorong percepatan inklusi keuangan nasional yang menjadi target pemerintah.

Penguatan ekosistem digital Bank Mandiri tidak hanya dilakukan melalui Livin’, tetapi juga didukung oleh layanan lain seperti Kopra dan Livin’ Merchant yang saling terintegrasi. Kombinasi tersebut menciptakan ekosistem transaksi yang mampu melayani individu, UMKM, hingga korporasi dalam satu jaringan digital yang terhubung.

Baca Juga :  Cara Top Up DANA untuk Investasi Emas dan Reksa Dana, Lengkap dan Mudah

Dengan pertumbuhan pengguna yang terus meningkat dan nilai transaksi yang menembus ribuan triliun rupiah, Livin’ by Mandiri diprediksi akan menjadi salah satu motor utama penggerak ekonomi digital Indonesia sepanjang 2026. Pencapaian ini sekaligus membuktikan bahwa inovasi teknologi perbankan mampu mengubah cara masyarakat mengelola keuangan secara lebih modern dan efisien.

FAQ

Berapa jumlah pengguna Livin’ by Mandiri pada Mei 2026?
Sebanyak 40,3 juta pengguna.

Berapa nilai transaksi Livin’ by Mandiri hingga Mei 2026?
Mencapai Rp2.083 triliun.

Apa yang membuat Livin’ by Mandiri populer?
Karena menawarkan fitur lengkap, transaksi cepat, QRIS, transfer antarbank, pembayaran tagihan, hingga layanan gaya hidup dalam satu aplikasi.

Apa itu Livin’ Call?
Fitur layanan pelanggan yang memungkinkan nasabah menghubungi call center langsung dari aplikasi tanpa biaya pulsa.

Mengapa pertumbuhan Livin’ by Mandiri penting?
Karena menunjukkan peningkatan adopsi layanan keuangan digital dan memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan ekonomi digital. Tim

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 September 2026 Turun Lagi, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 September 2026: 1 Gram Rp2,631 Juta, Cek Buyback
CLARITY Act Gagal di Senat AS, Bitcoin Tertekan Lebih dari 5 Persen
Best Accounting Software for Small Business in 2026: Top Options Compared
The Fed Naikkan Suku Bunga 16 September 2026? Ini Sinyal Terbaru dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, Saham
Suku Bunga The Fed 16 September 2026: Diprediksi Naik 25 Bps, Jadi 3,75%-4%
Best Home Insurance Companies in 2026: Coverage and Costs Compared
Best AI Tools for Small Businesses in 2026: Save Time and Cut Costs
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:41 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 September 2026: 1 Gram Rp2,631 Juta, Cek Buyback

Rabu, 16 September 2026 - 07:20 WIB

CLARITY Act Gagal di Senat AS, Bitcoin Tertekan Lebih dari 5 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 05:01 WIB

Best Accounting Software for Small Business in 2026: Top Options Compared

Rabu, 16 September 2026 - 03:02 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga 16 September 2026? Ini Sinyal Terbaru dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, Saham

Rabu, 16 September 2026 - 00:02 WIB

Suku Bunga The Fed 16 September 2026: Diprediksi Naik 25 Bps, Jadi 3,75%-4%

Berita Terbaru