Harga Kripto Hari Ini 20 Juni 2026: Bitcoin Melemah, Solana Melonjak Paling Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Harga kripto hari ini, Sabtu 20 Juni 2026, menunjukkan pergerakan yang beragam di tengah sentimen pasar global yang masih dipengaruhi arus dana institusi dan perkembangan ekonomi dunia. Bitcoin (BTC) tercatat bergerak melemah tipis, sementara sejumlah altcoin utama justru melanjutkan tren penguatan.

Bitcoin diperdagangkan di level US$63.460 atau turun sekitar 0,13 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Meski terkoreksi, aset kripto terbesar di dunia itu masih mampu bertahan di atas level psikologis US$63.000 yang selama beberapa pekan terakhir menjadi area penting bagi investor. Arus masuk dana ke ETF Bitcoin dan minat institusi masih menjadi faktor penopang harga BTC.

Di sisi lain, Ethereum (ETH) berhasil mencatat kenaikan 0,92 persen ke level US$1.726,24. Penguatan ETH menunjukkan minat investor terhadap aset berbasis smart contract masih cukup tinggi. Ethereum juga menjadi salah satu aset yang paling banyak diperhatikan menjelang berbagai pengembangan ekosistem blockchain pada semester kedua tahun ini.

Binance Coin (BNB) turut menguat 1,31 persen menjadi US$588,20. Kinerja positif BNB didukung oleh aktivitas transaksi yang tetap tinggi di ekosistem Binance. Sementara itu, Cardano (ADA) naik 0,74 persen ke level US$0,16336 dan mempertahankan tren positif dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.

Baca Juga :  Bitcoin Bergerak Volatil Awal 2026, Investor Global Ambil Sikap Hati-hati

Solana (SOL) menjadi bintang utama hari ini setelah melonjak 2,53 persen ke level US$71,49. Kenaikan tersebut menjadikan SOL sebagai aset dengan performa terbaik di antara enam kripto utama yang dipantau. Optimisme investor terhadap pengembangan jaringan Solana dan meningkatnya aktivitas DeFi menjadi katalis utama penguatan harga.

XRP juga bergerak positif dengan kenaikan 0,93 persen ke level US$1,14686. Meski masih berada di bawah beberapa target optimistis analis, XRP tetap menarik perhatian investor berkat meningkatnya minat institusi dan perkembangan produk ETF berbasis XRP di sejumlah negara.

Secara keseluruhan, pasar kripto hari ini menunjukkan rotasi dana dari Bitcoin menuju sejumlah altcoin utama. Kondisi tersebut terlihat dari penguatan Ethereum, Solana, XRP, hingga BNB saat Bitcoin bergerak cenderung datar. Fenomena ini sering terjadi ketika investor mulai mencari peluang keuntungan lebih tinggi pada aset dengan kapitalisasi pasar menengah.

Pelaku pasar kini menantikan arah kebijakan suku bunga global, perkembangan ETF kripto, serta kondisi geopolitik internasional yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset digital dalam beberapa pekan mendatang. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$63.000, peluang penguatan lanjutan pada pasar kripto masih terbuka lebar.

Baca Juga :  Bitcoin Terancam Crash 35%, Whale Malah Borong Rp1 Triliun BTC di Tengah Kepanikan Pasar

Data Harga Kripto 20 Juni 2026

  • Bitcoin (BTC): US$63.460 (-0,13%)
  • Ethereum (ETH): US$1.726,24 (+0,92%)
  • Binance Coin (BNB): US$588,20 (+1,31%)
  • Cardano (ADA): US$0,16336 (+0,74%)
  • Solana (SOL): US$71,49 (+2,53%)
  • XRP: US$1,14686 (+0,93%)

FAQ

Apakah Bitcoin masih layak dibeli saat ini?
Bitcoin masih menjadi aset kripto terbesar dan paling likuid. Namun investor tetap perlu mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Mengapa Solana naik paling tinggi hari ini?
Solana mendapat dukungan dari meningkatnya aktivitas jaringan, sektor DeFi, dan sentimen positif investor terhadap ekosistem blockchain-nya.

Apakah Ethereum berpotensi naik lagi?
Ethereum masih menjadi blockchain utama untuk aplikasi terdesentralisasi sehingga memiliki peluang pertumbuhan jangka panjang.

Apakah XRP bisa kembali ke atas US$2?
Beberapa analis melihat peluang tersebut jika adopsi institusi dan arus dana ETF XRP terus meningkat.

Apa risiko investasi kripto saat ini?
Volatilitas tinggi, regulasi, kondisi ekonomi global, dan sentimen pasar menjadi risiko utama investasi aset digital.

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

KUR Rp150 Juta BRI, BNI, atau Mandiri? Simak Cicilan dan Bunga Terbaru 2026
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp2,401 Juta per Gram, Simak Besaran Pajaknya
Kartu Kredit Online Langsung Jadi 2026: Benarkah Bisa Disetujui dalam Hitungan Menit?
Investasi Emas Digital 2026: Cara Mudah Menabung Emas dari HP, Modal Mulai Rp10 Ribu
E-Wallet Paling Aman 2026: DANA, GoPay atau OVO? Simak Perbandingan Fitur Keamanan Terbaru
Kartu Kredit Virtual Terbaik 2026: Aman untuk Belanja Online dan Transaksi Digital
Kredivo vs Shopee PayLater 2026: Mana yang Lebih Untung untuk Belanja dan Cicilan?
Kuota Internet Tak Lagi Hangus? Telkomsel, Indosat hingga XL Siapkan Fitur Rollover, Pelanggan Bisa Lebih Hemat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:02 WIB

KUR Rp150 Juta BRI, BNI, atau Mandiri? Simak Cicilan dan Bunga Terbaru 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:00 WIB

Harga Kripto Hari Ini 20 Juni 2026: Bitcoin Melemah, Solana Melonjak Paling Tinggi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:22 WIB

Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp2,401 Juta per Gram, Simak Besaran Pajaknya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kartu Kredit Online Langsung Jadi 2026: Benarkah Bisa Disetujui dalam Hitungan Menit?

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:30 WIB

Investasi Emas Digital 2026: Cara Mudah Menabung Emas dari HP, Modal Mulai Rp10 Ribu

Berita Terbaru

Internasional

Trump Umumkan Apple dan Intel Bersatu Bangun Chip di Amerika Serikat

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:05 WIB