Rumah Larik Dusun Baru, Jejak Ukiran Leluhur yang Masih Hidup di Tengah Kota Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH — Di tengah perkembangan Kota Sungai Penuh yang semakin modern, jejak arsitektur tradisional leluhur ternyata masih tegak berdiri dan dirawat dengan penuh hormat. Salah satunya adalah Rumah Larik di Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Sungai Bungkal—rumah adat yang hingga kini tetap dijaga oleh keturunan Datuk Kodrat Putih.

Rumah dua lantai berbahan kayu ini menonjol berkat ukiran-ukiran khas Kerinci yang memenuhi dinding interior maupun eksterior. Warna-warna kontras seperti merah, hitam, dan putih berpadu indah, memperlihatkan estetika tradisi yang diwariskan turun-temurun. Setiap panel ukiran memiliki makna, mulai dari simbol keteguhan, penghormatan pada alam, hingga petuah tentang keseimbangan hidup.

Untuk memasuki rumah ini, tamu harus melewati palasa—ruang pintu kecil dan rendah yang mengharuskan setiap orang menunduk. Sikap menunduk itu bukan sekadar gesture, tetapi simbol penghormatan kepada adat, leluhur, serta para Ninik Mamak.

Baca Juga :  Drama Kolosal Ninek Siak Lengih Hidupkan Jejak Penyebaran Islam di Sakti Alam Kerinci

Di bagian dalam rumah, seperti tampak pada foto, ruangan luas beralaskan tikar adat menjadi pusat pertemuan anak jantan dan anak batino. Di sinilah acara adat berlangsung, termasuk pengangkatan serta pelantikan Depati dan Datuk. Dindingnya dihiasi kelengkapan tradisi, termasuk kain motif lama, sulaman khas, serta deretan kalo dan hiasan tangan yang bentuknya mempertahankan pola kuno.

Dalam sebuah pertemuan adat yang berlangsung baru-baru ini, rumah Larik kembali menjadi saksi berkumpulnya para tokoh adat, pemuda, dan tokoh masyarakat. Mereka duduk bersila dalam balutan busana tradisional, membahas agenda adat dan warisan yang harus terus dijaga. Suasana hangat, tertib, dan penuh nilai simbolik terlihat dari cara mereka menyusun hidangan, tata duduk, hingga ritme percakapan adat.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Terima Kunjungan Dandenpom Jambi

Keturunan Datuk Kodrat Putih menegaskan bahwa rumah Larik ini bukan hanya bangunan, tetapi identitas. Tempat yang sejak dulu menjadi pusat keputusan adat, pusat musyawarah keluarga besar, dan ruang sakral yang mengikat hubungan anak jantan dan anak batino.

Di tengah derasnya perubahan zaman, keberadaan rumah ini menjadi pengingat bahwa Sungai Penuh bukan hanya kota yang tumbuh secara fisik, tetapi juga kota yang menyimpan lapisan budaya yang dalam. Melihat ukiran rumah leluhur ini sama seperti membaca sejarah: tiap lekuknya menyimpan cerita, tiap warnanya adalah petuah.

Rumah Larik Dusun Baru adalah warisan—dan hari ini, warisan itu masih hidup.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan
Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026
Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk
5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Dilelang, Nasib 4 Plt Jadi Sorotan: Zanti, Bovi, Zahirman, Jumadil Bertahan atau Tergusur?
Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Anggaran Sejumlah SKPD Sungai Penuh Bakal Ditambah? DPRD Bahas Perubahan APBD 2026
195 PNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK, Penyerahan Dijadwalkan Senin 31 Agustus 2026
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan

Minggu, 6 September 2026 - 12:33 WIB

Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 19:40 WIB

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk

Sabtu, 5 September 2026 - 16:47 WIB

5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Dilelang, Nasib 4 Plt Jadi Sorotan: Zanti, Bovi, Zahirman, Jumadil Bertahan atau Tergusur?

Kamis, 3 September 2026 - 21:01 WIB

Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen

Berita Terbaru