Petani Kopi Kerinci Terpaksa Menginap di Kebun, Harga Tinggi Picu Gelombang Pencurian

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Malam di perbukitan Masgo kini tak lagi sesunyi dulu. Di antara rimbun kopi yang tengah memasuki masa panen, lampu-lampu kecil dari pondok para petani terlihat menyala hingga larut. Mereka memilih berjaga, menginap di kebun, demi satu alasan: mencegah buah kopi mereka dicuri.

Kenaikan harga kopi dalam beberapa bulan terakhir membawa harapan sekaligus kecemasan. Bagi petani, harga tinggi semestinya kabar baik setelah bertahun-tahun merawat tanaman yang baru berbuah pada usia tiga tahun. Namun harapan itu ikut mengundang risiko. Pencurian di kebun-kebun Masgo kembali marak.

“Saat ini harga kopi masih mahal, kita takut kecolongan lagi,” kata Pen, salah satu petani Masgo, Minggu malam. Ia sudah hampir seminggu tidur di pondok kecilnya, hanya beralaskan tikar dan ditemani lampu senter.

Baca Juga :  Lahan Terbengkalai Tiga Tahun di Kerinci Kembali Digarap, Bupati Monadi Tanam Padi Bersama

Keterbatasan sinyal seluler di Masgo membuat komunikasi antarpeladang sulit dilakukan. Para petani pun kembali menggunakan HT (handy talky) yang sebelumnya jarang dipakai. Dalam gelap malam, suara mereka saling bersahutan melalui perangkat itu—melaporkan keadaan, saling mengawasi, memastikan tidak ada gerakan mencurigakan di kebun masing-masing.

“Komunikasi intens lewat HT, kalau pakai HP sering tak ada jaringan,” ujar Pen. Ia menyebut, sudah beberapa kali warga melaporkan kehilangan kopi maupun kerusakan tanaman akibat ulah pencuri.

Keluhan warga semakin kuat karena upaya merawat kopi bukan kerja semalam. Tanaman itu memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum panen, ditambah perawatan rutin dan biaya yang tidak sedikit. Karenanya, ketika buah siap dipetik justru hilang, rasa kecewa petani sulit disembunyikan.

Baca Juga :  Dikukuhkan Bupati Kerinci, Ini Nama dan Asal Sekolah Paskibraka Kerinci 2026

“Menanam kopi bukan sebentar, butuh tiga tahun lebih. Kita sangat menyayangkan ada oknum yang tega mencuri. Bahkan ada yang merusak tanaman,” ucap Pen.

Di tengah cuaca dingin dataran tinggi Kerinci, para petani Masgo bertahan—bergantian berjaga, berbagi logistik, dan saling menguatkan. Mereka berharap aparat keamanan memperketat patroli, sementara warga bertekad menjaga kebun masing-masing.

Di ladang-ladang itu, kopi yang menghitam menjadi simbol dua hal sekaligus: rezeki yang ditunggu-tunggu, dan kecemasan yang memaksa petani tak lagi tidur dengan tenang di rumah mereka sendiri.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk
Perumda Tirta Sakti Kerinci Bentuk Satgas Kemarau, Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Air Bersih
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
579 Pejabat Fungsional Pemkab Kerinci Dilantik, Bupati Monadi Tekankan Integritas dan Pelayanan Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Ratusan Pendaki Gunung Kerinci Rayakan HUT RI ke-81, 118 Orang Sudah Naik
Dikukuhkan Bupati Kerinci, Ini Nama dan Asal Sekolah Paskibraka Kerinci 2026
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:40 WIB

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk

Jumat, 4 September 2026 - 17:51 WIB

Perumda Tirta Sakti Kerinci Bentuk Satgas Kemarau, Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Air Bersih

Selasa, 1 September 2026 - 21:36 WIB

ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

579 Pejabat Fungsional Pemkab Kerinci Dilantik, Bupati Monadi Tekankan Integritas dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla

Berita Terbaru

Ekonomi

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Jumat, 11 Sep 2026 - 06:00 WIB