Berapa Lama Umur Baterai Mobil Listrik? Ternyata Bisa Tahan hingga 12 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF – Kekhawatiran soal umur baterai masih menjadi salah satu alasan utama masyarakat ragu membeli mobil listrik maupun hybrid. Banyak calon konsumen takut biaya penggantian baterai terlalu mahal dan usia pakainya singkat.

Padahal, perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi membuat daya tahan baterai saat ini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.

Bahkan, menurut teknisi spesialis kendaraan hybrid dan EV, usia baterai mobil listrik modern bisa mencapai lebih dari satu dekade apabila dirawat dengan benar.

Baterai Mobil Listrik Bisa Bertahan 10-12 Tahun

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, mengatakan usia baterai sangat dipengaruhi oleh jenis baterai dan pola penggunaan kendaraan.

Menurut Yogig, mobil hybrid dan mobil listrik generasi lama yang masih memakai baterai berbasis nikel rata-rata memiliki usia pakai sekitar delapan tahun.

Namun dengan perawatan rutin, usia baterai tersebut bisa jauh lebih panjang.

“Kalau mobil EV atau hybrid yang masih pakai nikel itu rata-rata usianya delapan tahun. Tapi kalau melakukan perawatan rutin, bisa tembus 11 tahun sampai 12 tahun,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa baterai mobil listrik cepat rusak dalam waktu singkat.

Mobil Modern Kini Pakai Baterai Lithium dan LFP

Yogig menjelaskan sebagian besar mobil hybrid keluaran 2017 ke atas sudah menggunakan teknologi baterai lithium.

Sementara banyak mobil listrik modern kini memakai baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang dikenal lebih tahan lama dan lebih aman.

Dibanding baterai nikel generasi lama, teknologi lithium dan LFP menawarkan:

  • Siklus pengisian lebih panjang
  • Risiko overheat lebih rendah
  • Efisiensi daya lebih baik
  • Umur pakai lebih panjang

“Kalau untuk tahun 2017 sampai sekarang rata-rata beberapa mobil hybrid sudah pakai lithium. Sementara mobil EV banyak yang sudah pakai LFP. Usianya lebih panjang, paling tidak bisa tembus 10 tahun,” kata Yogig.

Perawatan Jadi Faktor Paling Penting

Meski teknologi baterai terus berkembang, perawatan tetap menjadi faktor utama yang menentukan umur baterai kendaraan elektrifikasi.

Baca Juga :  Mau Beli Poco F8? Simak Dulu Beda Pro dan Ultra

Menurut Yogig, sistem pendinginan baterai harus selalu dijaga agar suhu baterai tetap stabil.

Jika baterai terlalu panas dalam jangka panjang, performa dan kapasitasnya bisa menurun lebih cepat.

Mobil Hybrid Wajib Menyalakan AC

Pada mobil hybrid, sistem pendinginan baterai umumnya memanfaatkan udara dingin dari kabin kendaraan.

Artinya, penggunaan AC sangat penting untuk menjaga suhu baterai tetap ideal.

“Kalau di mobil hybrid itu harus menyalakan AC juga. Karena pendingin baterainya mengambil udara dingin dari AC kabin untuk mendinginkan baterai,” jelas Yogig.

Banyak pengguna mobil hybrid yang belum memahami hal ini dan justru jarang menggunakan AC demi menghemat bahan bakar.

Padahal, kebiasaan tersebut justru bisa mempercepat penurunan performa baterai.

Mobil Listrik Punya Sistem Pendingin Berbeda

Berbeda dengan mobil hybrid, mobil listrik modern menggunakan beberapa jenis sistem pendinginan baterai.

Sebagian memakai:

  • Pendingin cairan (coolant)
  • Pendingin berbasis AC
  • Kombinasi keduanya

Karena itu, metode perawatan tiap mobil listrik bisa berbeda tergantung teknologi pabrikan.

Coolant Harus Diganti Berkala

Untuk mobil listrik yang menggunakan pendingin cairan, pemilik kendaraan wajib rutin mengganti coolant.

Menurut Yogig, penggantian sebaiknya dilakukan setiap 40.000 kilometer.

“Kalau yang pakai coolant, sebaiknya rutin ganti coolant sekitar setiap 40.000 kilometer,” ujarnya.

Pendingin cairan memiliki peran penting menjaga temperatur baterai tetap stabil saat pengisian daya maupun penggunaan harian.

Freon dan Oli Kompresor Juga Penting

Sementara pada mobil listrik yang memakai sistem pendingin berbasis AC, komponen seperti freon dan oli kompresor juga wajib diperhatikan.

Jika sistem pendingin tidak optimal, suhu baterai dapat meningkat dan mempercepat degradasi sel baterai.

“Kalau yang menggunakan AC, freon dan oli kompresor juga harus diganti supaya pendinginan tetap maksimal dan usia baterai bisa lebih panjang,” kata Yogig.

Apakah Baterai EV Harus Diganti Total?

Banyak orang mengira kerusakan baterai mobil listrik atau hybrid selalu harus diganti satu paket dengan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Toyota Stop Produksi Innova Diesel 2027, Ini Penyebabnya

Padahal dalam beberapa kasus, kerusakan hanya terjadi pada sel tertentu.

Bengkel spesialis biasanya bisa melakukan:

  • Penggantian per sel
  • Penggantian modul baterai
  • Balancing tegangan baterai
  • Kalibrasi ulang sistem

Cara ini membuat biaya perbaikan jauh lebih murah dibanding mengganti satu paket baterai utuh.

Biaya Perbaikan Baterai Hybrid Mulai Rp 1,2 Juta

Untuk mobil hybrid tertentu seperti Toyota Camry Hybrid, penggantian sel baterai bekas dengan kondisi sehat bisa dilakukan mulai Rp 1,2 juta per sel.

Sedangkan sel baru dibanderol sekitar Rp 2 juta per sel.

Karena satu paket baterai terdiri dari banyak sel, biaya total tergantung jumlah sel yang mengalami kerusakan.

Tips Agar Baterai Mobil Listrik Awet

Agar umur baterai lebih panjang, pemilik mobil listrik dan hybrid disarankan:

  • Hindari baterai terlalu panas
  • Jangan terlalu sering fast charging
  • Gunakan AC sesuai kebutuhan
  • Rutin servis sistem pendinginan
  • Ganti coolant tepat waktu
  • Hindari overcharge berlebihan
  • Gunakan charger sesuai standar pabrikan

Perawatan sederhana tersebut bisa membantu menjaga kesehatan baterai hingga lebih dari 10 tahun.

Masa Depan Kendaraan Elektrifikasi

Dengan teknologi baterai yang semakin maju, kekhawatiran soal umur baterai perlahan mulai berkurang.

Saat ini banyak produsen mobil listrik bahkan memberikan garansi baterai hingga:

  • 8 tahun
  • 160.000 kilometer
  • atau lebih

Hal ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap daya tahan baterai kendaraan elektrifikasi modern.

FAQ

Berapa lama umur baterai mobil listrik?

Rata-rata 8 hingga 12 tahun tergantung jenis baterai dan perawatan.

Apakah baterai mobil hybrid cepat rusak?

Tidak. Jika dirawat dengan benar, baterai hybrid bisa bertahan lebih dari 10 tahun.

Apa baterai mobil listrik harus diganti total?

Tidak selalu. Dalam beberapa kasus hanya sel atau modul tertentu yang perlu diganti.

Berapa biaya perbaikan baterai hybrid?

Penggantian sel baterai bisa mulai sekitar Rp 1,2 juta per sel.

Apa yang membuat baterai EV cepat rusak?

Suhu panas berlebihan, overcharge, dan sistem pendinginan yang tidak optimal.

Berita Terkait

Dreame Rilis 3 Smart Home Premium di Indonesia, Robot Vacuum hingga Air Purifier Canggih
Chery Luncurkan Tiggo 8 Champion, SUV 7 Penumpang Mulai Rp283 Juta dengan Teknologi Semi-Otonom
Instagram Plus Resmi Meluncur! Kini Bisa Lihat Story Tanpa Ketahuan, Ini 11 Fitur Premium yang Bikin Heboh
Hati-Hati! OJK Ungkap Penipuan Berkedok Nonton Drama China dan Tugas Iklan
Google Rilis Fitur Deteksi Telepon Palsu di Android, Penipu AI Deepfake Mulai Diburu
Nvidia RTX Spark Bikin Heboh, Edit Video AI dan Gaming Berat Tetap Mulus
Daftar iPhone yang Diprediksi Tak Bisa Pakai iOS 27, Pengguna iPhone 11 Wajib Tahu
Biaya Perbaikan Baterai Mobil Hybrid Ternyata Tak Semahal Dibayangkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Dreame Rilis 3 Smart Home Premium di Indonesia, Robot Vacuum hingga Air Purifier Canggih

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:00 WIB

Chery Luncurkan Tiggo 8 Champion, SUV 7 Penumpang Mulai Rp283 Juta dengan Teknologi Semi-Otonom

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:00 WIB

Instagram Plus Resmi Meluncur! Kini Bisa Lihat Story Tanpa Ketahuan, Ini 11 Fitur Premium yang Bikin Heboh

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:00 WIB

Hati-Hati! OJK Ungkap Penipuan Berkedok Nonton Drama China dan Tugas Iklan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:30 WIB

Google Rilis Fitur Deteksi Telepon Palsu di Android, Penipu AI Deepfake Mulai Diburu

Berita Terbaru