Saham Media Diprediksi Meledak Saat Piala Dunia 2026, IRSX hingga EMTK Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Gelaran Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi ladang cuan baru bagi emiten media dan teknologi di Indonesia. Sejumlah saham yang bergerak di sektor penyiaran, streaming, hingga telekomunikasi mulai dilirik investor karena berpotensi menikmati lonjakan iklan dan trafik digital selama ajang sepak bola terbesar di dunia itu berlangsung.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). Emiten ini menyiapkan platform streaming FolaPlay untuk menayangkan konten Piala Dunia 2026 bekerja sama dengan TVRI dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

TVRI diketahui memegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia. Dalam kerja sama tersebut, FolaPlay dipercaya menjadi platform digital untuk distribusi konten dan penayangan iklan berbasis OTT atau over the top. Langkah ini dinilai bisa membuka peluang besar bagi IRSX untuk mendulang pengguna baru sekaligus meningkatkan pendapatan digital perusahaan.

Direktur Utama Folago Global Nusantara, Subioto Jingga, mengatakan momentum Piala Dunia tidak ingin disia-siakan. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dunia menjadi peluang emas untuk mendongkrak jumlah subscriber hingga jutaan pengguna.

Baca Juga :  Jerman dan Jepang Tersingkir Bersamaan di Piala Dunia 2026, Media Sosial Ramai Bahas "Rasa 1945"

FolaPlay sendiri dijadwalkan meluncur pada awal Juni 2026, berdekatan dengan dimulainya Piala Dunia yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Kehadiran platform streaming lokal ini disebut bakal menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan melalui perangkat mobile.

Analis Retail Research Sinarmas Sekuritas, Dipta Daniswara, menilai posisi IRSX cukup strategis. Sebab, TVRI belum memiliki infrastruktur OTT dan mobile streaming yang kuat sehingga FolaPlay bisa menjadi pelengkap penting dalam distribusi tayangan digital.

Selain IRSX, sejumlah emiten media lain seperti SCMA dan EMTK juga diprediksi mendapat berkah besar. Kenaikan trafik penonton selama Piala Dunia biasanya diikuti lonjakan permintaan iklan dari berbagai brand besar, mulai dari produk konsumer, teknologi, hingga otomotif.

Tak hanya media, sektor telekomunikasi dan data center juga diperkirakan ikut terdongkrak karena tingginya penggunaan internet selama pertandingan berlangsung. Sementara sektor makanan dan minuman berpotensi mengalami peningkatan penjualan akibat ramainya aktivitas nonton bareng.

Meski begitu, investor tetap diminta waspada. Berdasarkan catatan historis, periode Piala Dunia kerap diwarnai penurunan aktivitas transaksi pasar saham karena perhatian investor terpecah ke agenda olahraga global tersebut.

Baca Juga :  BRI Life Masuk Asuransi Digital Lewat MODI, Peluang Baru Proteksi Finansial Era Gen Z

Analis menyarankan strategi trading jangka pendek lebih cocok diterapkan untuk memanfaatkan momentum saham media menjelang Piala Dunia 2026. Pasalnya, saham yang sudah naik tinggi sebelum event berlangsung biasanya rentan terkena aksi profit taking saat turnamen dimulai.

FAQ

Apa saham yang diprediksi diuntungkan dari Piala Dunia 2026?

Beberapa saham yang disebut berpotensi diuntungkan adalah IRSX, SCMA, EMTK, dan WIFI karena terkait sektor media, streaming, dan digital.

Mengapa Piala Dunia bisa mempengaruhi saham media?

Karena selama Piala Dunia biasanya terjadi lonjakan penonton, trafik internet, dan belanja iklan yang meningkatkan pendapatan perusahaan media.

Apa itu FolaPlay?

FolaPlay adalah platform streaming OTT milik PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) yang akan menayangkan konten Piala Dunia 2026 bersama TVRI.

Apakah saham media layak dikoleksi sekarang?

Analis menilai momentum Piala Dunia bisa menjadi sentimen positif jangka pendek, tetapi investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas pasar.

Kapan Piala Dunia 2026 berlangsung?

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. (Tim)

Berita Terkait

Cara Membeli UC PUBG dengan DANA, GoPay, OVO, BRImo
Cara Top Up Diamond FF Terbaru Murah dan Aman 2026, Bisa Pakai DANA, GoPay hingga QRIS
Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Apa Dampaknya bagi Ekonomi, Pajak, dan Investasi?
Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya
DPR Resmi Sahkan UU PFII, Indonesia Bidik Investasi Rp500 Triliun dan Siap Saingi Singapura hingga Dubai
Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:00 WIB

Cara Membeli UC PUBG dengan DANA, GoPay, OVO, BRImo

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:00 WIB

Cara Top Up Diamond FF Terbaru Murah dan Aman 2026, Bisa Pakai DANA, GoPay hingga QRIS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:30 WIB

Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:51 WIB

Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Apa Dampaknya bagi Ekonomi, Pajak, dan Investasi?

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:04 WIB

Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

Bisnis

Cara Membeli UC PUBG dengan DANA, GoPay, OVO, BRImo

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:00 WIB

Internasional

Real Madrid Rajai Statistik Piala Dunia 2026, Mbappe Jadi Mesin Gol

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:00 WIB