Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Lagi! Pemerintah Gelontorkan Subsidi Pajak untuk Libur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pemerintah kembali memberi kabar baik bagi masyarakat yang berencana bepergian saat musim libur sekolah 2026. Tiket pesawat kelas ekonomi dipastikan kembali mendapat insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) mulai 24 Juni hingga 5 Juli 2026. Kebijakan ini diharapkan membuat harga tiket penerbangan domestik lebih terjangkau di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp472,7 miliar untuk mendukung program subsidi pajak tiket pesawat tersebut. Fokus utama insentif ini adalah penerbangan domestik kelas ekonomi yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang selama periode liburan anak sekolah.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2026. Selain membantu penumpang mendapatkan tiket lebih murah, stimulus tersebut juga diharapkan menjaga stabilitas industri penerbangan nasional yang masih menghadapi tekanan biaya operasional.

Sebelumnya pemerintah juga telah memberikan insentif serupa pada periode April hingga Mei 2026. Langkah itu dilakukan untuk menahan dampak kenaikan harga avtur global yang sempat memicu potensi lonjakan tarif penerbangan domestik di berbagai rute populer.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Rabu, 13 Mei 2026: Dibuka Melemah Tajam Usai Rebalancing MSCI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah berupaya menjaga kenaikan harga tiket pesawat tetap terkendali. Pemerintah menargetkan kenaikan tarif tidak melebihi kisaran 9% hingga 13% agar masyarakat tetap mampu bepergian menggunakan transportasi udara.

Dalam skema tersebut, pemerintah menanggung PPN sebesar 11% untuk tiket penerbangan domestik kelas ekonomi. Kebijakan ini diyakini mampu menekan harga tiket di tengah tingginya permintaan perjalanan udara selama musim liburan sekolah.

Tak hanya itu, pemerintah juga membuka peluang memperpanjang insentif tiket pesawat murah pada momen Natal dan Tahun Baru 2026. Namun hingga kini rincian kebijakan lanjutan tersebut masih dibahas oleh kementerian terkait bersama pelaku industri penerbangan.

Kebijakan subsidi tiket pesawat ini langsung mendapat perhatian publik karena dinilai bisa membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan keluarga. Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, sektor pariwisata, hotel, hingga UMKM daerah wisata diperkirakan ikut terdorong selama periode libur panjang tahun ini.

FAQ Tiket Pesawat Diskon 2026

Kapan insentif tiket pesawat ekonomi mulai berlaku?

Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat ekonomi berlaku mulai 24 Juni hingga 5 Juli 2026.

Baca Juga :  Resmi Hari Ini! Promo DANA dan GoPay Minggu 5 April 2026, Diskon hingga 90% + Cashback Jutaan Rupiah

Siapa yang bisa mendapatkan diskon tiket pesawat ini?

Seluruh penumpang penerbangan domestik kelas ekonomi berjadwal berhak mendapatkan manfaat insentif selama periode kebijakan berlangsung.

Berapa besar subsidi yang diberikan pemerintah?

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp472,7 miliar untuk program subsidi pajak tiket pesawat selama libur sekolah 2026.

Apakah semua maskapai ikut program ini?

Program berlaku untuk penerbangan domestik kelas ekonomi sesuai ketentuan pemerintah dan maskapai yang mengikuti skema PPN DTP.

Mengapa pemerintah memberi insentif tiket pesawat?

Pemerintah ingin menjaga harga tiket tetap terjangkau, meningkatkan daya beli masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata.

Apakah harga tiket pesawat akan turun drastis?

Harga tiket diperkirakan lebih murah karena PPN 11% ditanggung pemerintah, sehingga beban biaya penumpang bisa berkurang.

Apakah program ini akan diperpanjang?

Pemerintah membuka peluang pemberian insentif serupa pada periode Natal dan Tahun Baru 2026, namun masih dalam tahap pembahasan.

Apa dampak kebijakan ini bagi masyarakat?

Kebijakan ini diharapkan membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan selama libur sekolah sekaligus meningkatkan aktivitas wisata domestik. Tim

Berita Terkait

Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan
BI Rate Tinggi, Apakah Bunga KPR dan Cicilan Bank Bakal Naik?
Punya Uang Rp100 Juta? Cek Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri dan BCA Juli 2026
IHSG di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi, Saham Ini Masih Layak Dicermati
KUR BNI 2026 Bunga 6 Persen, Pinjaman Rp100 Juta: Cek Cicilan dan Syarat Pengajuan
Kebijakan B50 Topang Harga CPO Global, Permintaan Sawit Diproyeksikan Naik
Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega
10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:05 WIB

Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:02 WIB

BI Rate Tinggi, Apakah Bunga KPR dan Cicilan Bank Bakal Naik?

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:00 WIB

Punya Uang Rp100 Juta? Cek Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri dan BCA Juli 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:02 WIB

IHSG di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi, Saham Ini Masih Layak Dicermati

Senin, 13 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kebijakan B50 Topang Harga CPO Global, Permintaan Sawit Diproyeksikan Naik

Berita Terbaru