Bank Mandiri Bagi Dividen Rp44,47 Triliun, Investor Kantongi Rp476 per Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan kode saham BMRI kembali menunjukkan komitmennya kepada para pemegang saham melalui pembagian dividen dalam jumlah besar. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 April 2026.

Dalam rapat tersebut, perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara dengan 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp56,29 triliun. Jumlah ini menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu emiten perbankan dengan kinerja solid dan konsisten memberikan imbal hasil menarik bagi investor.

Secara rinci, total dividen yang dibagikan setara Rp476,96 per saham. Sebelumnya, perseroan telah membayarkan dividen interim sebesar Rp100 per saham pada 14 Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibagikan kepada pemegang saham tercatat sebesar Rp376,96 per saham.

Baca Juga :  Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok! Peluang BBM Turun di Indonesia?

Menariknya, dividen final tersebut diperkirakan memberikan tingkat imbal hasil (dividend yield) sekitar 8,4 persen, yang tergolong kompetitif di tengah kondisi pasar saat ini. Hal ini menjadikan saham BMRI tetap menarik, baik bagi investor jangka panjang maupun pencari pendapatan pasif.

Manajemen Bank Mandiri juga menetapkan bahwa sebesar 21 persen dari laba bersih atau sekitar Rp11,82 triliun akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan serta mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Pembagian dividen ini akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat pada tanggal pencatatan (recording date) sesuai dengan jadwal yang akan ditetapkan oleh direksi. Mekanisme pembayaran mengikuti ketentuan yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dikenal memiliki rekam jejak yang konsisten dalam membagikan dividen dengan yield yang relatif tinggi. Hal ini didukung oleh fundamental keuangan yang kuat serta strategi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan.

Baca Juga :  TLKM Bagi Dividen Jumbo Rp21,99 Triliun, Catat Jadwal Cum Date dan Tanggal Pembayarannya

Kinerja positif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama yang memungkinkan perseroan meningkatkan nilai dividen. Dengan laba bersih yang terus tumbuh, Bank Mandiri mampu menjaga keseimbangan antara memberikan keuntungan kepada pemegang saham dan mempertahankan kapasitas ekspansi perusahaan.

Bagi investor, keputusan pembagian dividen ini menjadi sinyal positif terhadap prospek bisnis Bank Mandiri ke depan. Selain memberikan pendapatan rutin, kebijakan ini juga mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap stabilitas dan pertumbuhan kinerja perusahaan.

Ke depan, pasar akan mencermati jadwal resmi pembagian dividen final serta potensi pergerakan harga saham BMRI yang kerap dipengaruhi oleh sentimen pembagian dividen.

Berita Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Kredit, Investasi, dan Harga Barang Impor
Pengganti LPG Mulai Disiapkan, RI Bakal Pakai CNG 3 Kg
Banyak yang Belum Tahu, Ini Alasan Sertifikat Tanah Harus Diperbarui
QR Code BBM Kini Diawasi Ketat, Cegah Penyalahgunaan Pertalite
Saham Bank dan Nikel Pimpin Penguatan, BBNI hingga BBCA Melonjak Lebih dari 5 Persen
PELNI Services Buka Loker Satpam, Simak Cara Daftar Lengkapnya
Strategi Finansial Hadapi Masa Tua, Ini Saran Ekonom UGM
Kesempatan Kerja di Swiss untuk WNI Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Kredit, Investasi, dan Harga Barang Impor

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Pengganti LPG Mulai Disiapkan, RI Bakal Pakai CNG 3 Kg

Senin, 15 Juni 2026 - 12:05 WIB

QR Code BBM Kini Diawasi Ketat, Cegah Penyalahgunaan Pertalite

Senin, 15 Juni 2026 - 10:29 WIB

Saham Bank dan Nikel Pimpin Penguatan, BBNI hingga BBCA Melonjak Lebih dari 5 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 10:02 WIB

PELNI Services Buka Loker Satpam, Simak Cara Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

Internasional

Hasil Moto3 Hungaria Direvisi, Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Rookie

Senin, 15 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ekonomi

Pengganti LPG Mulai Disiapkan, RI Bakal Pakai CNG 3 Kg

Senin, 15 Jun 2026 - 15:00 WIB