Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Koto Baru, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Tradisi adat Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah adat Depati Dua Nenek, Kecamatan Koto Baru, berlangsung meriah dan penuh khidmat, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelestarian budaya leluhur yang masih dijaga kuat oleh masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, hadir langsung dalam acara tersebut didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya lokal.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP-PKK Sri Kartini Alfin, Ketua GOW, perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi Asraf, unsur Forkopimda seperti Dandim 0417/Kerinci, perwakilan Polres Kerinci, Sekretaris Daerah Alpian, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Dari Danau Kerinci ke Pekanbaru, IOX RAJA 2026 Tempuh Rute Ekstrem 658 Km

Suasana adat semakin terasa kental dengan kehadiran para depati dan ninik mamak yang mengenakan pakaian adat khas Kerinci. Nuansa sakral dan kebersamaan tampak jelas sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung.

Kenduri Sko sendiri merupakan tradisi turun-temurun masyarakat di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada leluhur, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Acara semakin semarak dengan penampilan seni tari rangguk serta berbagai atraksi budaya lainnya yang menghibur para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Baca Juga :  Pasca Penataan, Wali Kota Alfin Pantau Langsung Aktivitas Pasar Tanjung Bajure

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Kenduri Sko. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas daerah.

“Melalui Kenduri Sko, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, budaya lokal merupakan jati diri daerah yang harus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan khidmat, mencerminkan kuatnya komitmen masyarakat dalam melestarikan budaya serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Lowongan Dewan Pengawas Perumda Sungai Penuh Dibuka, Ini Syaratnya
Wali Kota Alfin Terima Kunjungan Dandenpom Jambi
Target 2.805 Pramuka Garuda, Rakerda Jambi 2026 Bahas Strategi Besar
Rakerda Pramuka Jambi 2026 Digelar, Sekda Tekankan Evaluasi dan Strategi
Terobos Hujan, Bupati Monadi Resmikan Jalan 26 Km Pungut Mudik–Sungai Kuning
Ketua DPRD Sungai Penuh Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang
PSTK Cup 2026 Resmi Ditutup, Mekar Jaya Juara Usai Kalahkan Koto Panap
Kisah Warga Jambi Korban Penipuan di Kamboja, Dipulangkan dengan Bantuan Gubernur
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 02:00 WIB

Lowongan Dewan Pengawas Perumda Sungai Penuh Dibuka, Ini Syaratnya

Senin, 20 April 2026 - 00:05 WIB

Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Koto Baru, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Wali Kota Alfin Terima Kunjungan Dandenpom Jambi

Minggu, 19 April 2026 - 04:00 WIB

Target 2.805 Pramuka Garuda, Rakerda Jambi 2026 Bahas Strategi Besar

Minggu, 19 April 2026 - 02:00 WIB

Rakerda Pramuka Jambi 2026 Digelar, Sekda Tekankan Evaluasi dan Strategi

Berita Terbaru