Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik April 2026, Cek Harga Terbaru ke Jambi, Padang hingga Palembang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Kenaikan tarif travel resmi berlaku di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci pasca Lebaran 2026. Penyesuaian harga ini mulai diterapkan sejak 1 April 2026 setelah berakhirnya masa tuslah pada 31 Maret lalu.

Kebijakan kenaikan tarif ini merupakan hasil kesepakatan bersama para direktur dan pelaku usaha travel di jalur Kerinci–Sungai Penuh. Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap biaya operasional yang meningkat serta tingginya permintaan penumpang usai arus mudik Lebaran.

Salah satu rute favorit, Kerinci–Jambi, kini mengalami kenaikan sebesar Rp20 ribu. Tarif sebelumnya Rp260 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Meski naik, tarif ini masih tergolong stabil dibanding lonjakan harga saat periode mudik.

Selain rute Jambi, sejumlah tujuan lain seperti Padang, Pekanbaru hingga Palembang juga masuk dalam daftar penyesuaian tarif terbaru. Hal ini membuat masyarakat perlu menyesuaikan anggaran perjalanan antar kota.

Baca Juga :  Geger! Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sawah

Adapun daftar tarif terbaru travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan adalah sebagai berikut:

Kerinci/Sungai Penuh – Jambi: Rp280 ribu

Kerinci/Sungai Penuh – Padang: Rp180 ribu

Kerinci/Sungai Penuh – Pekanbaru: Rp300 ribu

Kerinci/Sungai Penuh – Bukittinggi: Rp230 ribu

Kerinci/Sungai Penuh – Dumai: Rp400 ribu

Kerinci/Sungai Penuh – Palembang: Rp430 ribu

Kerinci/Sungai Penuh – Bengkulu: Rp180 ribu

Kenaikan tarif ini dinilai sebagai langkah realistis oleh pelaku usaha transportasi darat. Selain kenaikan bahan bakar dan biaya perawatan kendaraan, lonjakan mobilitas masyarakat setelah Lebaran turut memengaruhi penyesuaian harga.

Baca Juga :  Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Resmi Ditutup Mulai 6 Januari 2026

Meski demikian, travel tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan layanan door to door yang praktis serta jadwal keberangkatan yang fleksibel dibanding transportasi umum lainnya.

Sejumlah penumpang berharap pemerintah daerah dapat terus melakukan pengawasan agar tarif tetap wajar dan tidak mengalami kenaikan signifikan dalam waktu dekat. Stabilitas harga transportasi dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan tarif baru ini, masyarakat yang hendak bepergian dari Kerinci dan Sungai Penuh disarankan untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari lonjakan harga serta memastikan ketersediaan kursi.

Tag: tarif travel terbaru, harga travel Kerinci, travel Sungai Penuh 2026, tarif transportasi Jambi, harga travel Palembang, travel Padang terbaru, info transportasi Sumatera (fyo/*)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

LKPD 2025 Diserahkan, Wako Alfin Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah
LKPj 2025 Disampaikan, Pendapatan Sungai Penuh Tembus 91 Persen
Pemprov Janji Garap Jalan Renah Pemetik April Ini
ASN Kerinci Diminta Adaptif Hadapi Kebijakan Pusat
Apel Perdana Usai Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi ASN
Infrastruktur Sungai Penuh Digenjot, Wako Alfin Ajukan Program ke BPBPK
Bos Lapak Meradang, Paska Penataan Pasar Tanjung Bajure Klaim Rugi Ratusan Juta
Penataan Pasar Tanjung Bajure Tetap Berjalan, DPRD Pastikan Bebas Pungli & Mafia Lapak
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik April 2026, Cek Harga Terbaru ke Jambi, Padang hingga Palembang

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

LKPD 2025 Diserahkan, Wako Alfin Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 00:08 WIB

LKPj 2025 Disampaikan, Pendapatan Sungai Penuh Tembus 91 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Janji Garap Jalan Renah Pemetik April Ini

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:10 WIB

ASN Kerinci Diminta Adaptif Hadapi Kebijakan Pusat

Berita Terbaru