Tabung Merah Putih Disiapkan Gantikan LPG 3 Kg, Pemerintah Klaim Subsidi Turun 30 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mempersiapkan penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG) untuk rumah tangga sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram atau yang selama ini dikenal sebagai Gas Melon.

Tabung baru tersebut akan menggunakan nama Tabung Merah Putih, sebagaimana sebelumnya diperkenalkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efisiensi subsidi energi sekaligus memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, mengatakan proses pengembangan saat ini masih memasuki tahap awal. Pemerintah akan membuat sejumlah prototipe yang selanjutnya menjalani pengujian keselamatan di Laboratorium Lemigas.

“Prototipe mulai dibuat pada Juli 2026. Sekitar 15 unit akan diuji untuk memastikan standar keamanan sebelum diterapkan secara luas,” ujar Laode.

Menurutnya, kapasitas Tabung Merah Putih dirancang setara dengan LPG 3 kilogram sehingga masyarakat tidak perlu mengubah pola penggunaan energi di rumah tangga.

Menggunakan Material Komposit yang Lebih Ringan

Salah satu keunggulan tabung CNG adalah penggunaan material komposit tipe empat yang memiliki bobot lebih ringan dibandingkan tabung baja konvensional.

Baca Juga :  PKH April 2026 Cair Lebih Cepat, Ini Cara Cek Penerima dengan NIK KTP

Pemerintah menilai penggunaan material tersebut akan memudahkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, saat membawa maupun mengganti tabung gas.

Selain ringan, aspek keselamatan menjadi fokus utama dalam tahap pengujian. Pemerintah akan menguji ketahanan tekanan, kualitas katup (valve), hingga sistem keamanan tabung secara menyeluruh sebelum diproduksi massal.

Harga Disamakan dengan LPG 3 Kilogram

Meski menggunakan teknologi baru, pemerintah memastikan harga Tabung Merah Putih akan tetap disesuaikan dengan harga LPG 3 kilogram.

Dengan skema tersebut, masyarakat diharapkan tidak terbebani biaya tambahan saat beralih menggunakan tabung CNG.

Di sisi lain, pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut mampu menekan beban subsidi energi hingga sekitar 30 persen karena distribusi gas bumi dinilai lebih efisien dibandingkan LPG impor.

Peluang Produksi Dalam Negeri

Saat ini seluruh prototipe tabung masih diproduksi di China. Namun pemerintah membuka peluang pembangunan fasilitas produksi di Indonesia apabila kebutuhan pasar meningkat.

Baca Juga :  Bahlil Lahadalia, Purbaya Yudhi, dan 14 Tokoh Lain Dilantik Presiden Prabowo sebagai Pimpinan DEN, Ini Gaji dan Tunjangannya

Menurut Laode, produksi dalam negeri akan dipertimbangkan apabila implementasi program berjalan masif sehingga memiliki nilai ekonomi yang menarik bagi investor maupun produsen.

Pemerintah juga menyatakan distribusi Tabung Merah Putih akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan infrastruktur jaringan gas dan pasokan dari SKK Migas di berbagai daerah.

Dengan implementasi bertahap tersebut, pemerintah berharap transisi dari LPG bersubsidi menuju pemanfaatan gas bumi dapat berlangsung lebih aman, efisien, serta tetap menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

FAQ

1. Apa itu Tabung Merah Putih?
Tabung Merah Putih adalah tabung CNG (Compressed Natural Gas) yang disiapkan pemerintah sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram.

2. Apakah harganya berbeda dengan LPG 3 kg?
Pemerintah menyatakan harga jualnya akan disamakan dengan harga LPG 3 kilogram.

3. Kapan mulai digunakan?
Saat ini masih dalam tahap pembuatan prototipe dan pengujian di Lemigas sebelum diterapkan secara bertahap.

4. Apa keunggulannya?
Tabung menggunakan material komposit yang lebih ringan, dilengkapi standar keamanan baru, dan diharapkan dapat mengurangi beban subsidi energi pemerintah.

Berita Terkait

Suzuki Ertiga Turun Harga Oktober 2026, Ini Pilihan Tipe dan Fiturnya
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,04% ke 6.093, Saham TLKM, BBRI, dan BUMI Naik
38.796 Rekening Judol Diblokir, OJK Minta Bank Telusuri NIK Pemilik
17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya
Google Mulai Bayar Penerbit Konten, Nilainya Bisa Capai Rp17 Miliar
Diskon Motor Listrik Honda Oktober 2026, CUV e: Dapat Potongan hingga Rp24 Juta
BSU 2026 Rp900.000: Ini Link Resmi dan Cara Cek Penerima Pakai NIK
Lelang Properti BRI 2026 Dibuka, Ada Rumah hingga Apartemen di 74 Lokasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Suzuki Ertiga Turun Harga Oktober 2026, Ini Pilihan Tipe dan Fiturnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:45 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,04% ke 6.093, Saham TLKM, BBRI, dan BUMI Naik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:06 WIB

38.796 Rekening Judol Diblokir, OJK Minta Bank Telusuri NIK Pemilik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WIB

17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Google Mulai Bayar Penerbit Konten, Nilainya Bisa Capai Rp17 Miliar

Berita Terbaru