Rupiah Hari Ini 23 Oktober 2026: Dolar AS Tembus Rp18.071, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026, rupiah melemah ke level Rp18.071 per dolar AS. Sehari sebelumnya, mata uang Garuda ditutup pada Rp18.060 per dolar AS.

Pelemahan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena terjadi di tengah tekanan jual investor asing dan kenaikan harga minyak dunia. Perkembangan geopolitik Timur Tengah juga menambah ketidakpastian pasar keuangan global.

Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures yang dikutip Bisnis.com, rupiah ditutup melemah 38 poin atau 0,21% pada Kamis, 22 Oktober 2026. Sementara itu, pada Jumat pagi, rupiah kembali terdepresiasi 0,06% saat perdagangan dibuka.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai aksi jual bersih atau net sell investor asing menjadi salah satu faktor yang menekan rupiah. Arus modal keluar dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar AS dan membatasi penguatan mata uang domestik.

Baca Juga :  August Gold Fest ANTAM 2026: Promo Emas hingga 31 Agustus, Cek Syarat dan Harga Emas Hari Ini

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dunia ikut membayangi pergerakan rupiah. Pasar mencermati risiko eskalasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk laporan mengenai kemungkinan langkah militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Perkembangan tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas harga energi dan pasar keuangan.

Lantas, apa dampak rupiah melemah bagi masyarakat? Pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya impor barang dan bahan baku yang dibayar menggunakan dolar AS. Jika tekanan berlangsung lama, sebagian pelaku usaha dapat menghadapi kenaikan biaya produksi. Dampaknya terhadap harga konsumen bergantung pada jenis barang, kontrak impor, persediaan, dan kebijakan perusahaan.

Masyarakat juga perlu memperhatikan kebutuhan yang berkaitan dengan mata uang asing. Biaya perjalanan ke luar negeri, pembayaran pendidikan dalam dolar AS, dan pembelian produk impor bisa menjadi lebih mahal dalam rupiah. Namun, dampak tersebut tidak selalu terjadi secara langsung atau dengan besaran yang sama pada setiap produk.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini 24 April 2026, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.400

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terhadap dolar AS berlangsung bervariasi. Pada perdagangan Kamis, rupee India dan dolar Taiwan masing-masing melemah sekitar 0,37%, sedangkan peso Filipina turun 0,28%. Sebaliknya, yen Jepang menguat 0,59%. Lukman memperkirakan rupiah berpotensi berkonsolidasi pada kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS. Proyeksi tersebut merupakan perkiraan analis, bukan kepastian arah pasar. Investor dan masyarakat sebaiknya mencermati perkembangan harga minyak, arus modal asing, serta situasi geopolitik sebelum mengambil keputusan keuangan. (*)

Editor : FANDA YOSEPHTA

Berita Terkait

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 23 Oktober 2026: Cek Daftar Harga dan Buyback Terbaru
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini: Cek Daftar Lengkap dan Buyback
Simulasi KUR Mandiri 2026: Pinjaman Rp50 Juta, Berapa Cicilan per Bulan?
Cara Cek BI Checking/SLIK OJK 2026 Secara Online: Syarat dan Langkah Lengkap
AIA Syariah Mulai 1 November 2026, Apakah Polis dan Klaim Nasabah Tetap Aman?
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,55 Juta, Cek Harga Semua Ukuran
IHSG Hari Ini 22 Oktober 2026 Berpeluang Menguat, Intip 4 Saham Pilihan dan Target Harganya
Rupiah Hari Ini 22 Oktober 2026 Tembus Rp18.022 per Dolar AS, Bagaimana Prospeknya?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 23 Oktober 2026: Cek Daftar Harga dan Buyback Terbaru

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Rupiah Hari Ini 23 Oktober 2026: Dolar AS Tembus Rp18.071, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Simulasi KUR Mandiri 2026: Pinjaman Rp50 Juta, Berapa Cicilan per Bulan?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Cara Cek BI Checking/SLIK OJK 2026 Secara Online: Syarat dan Langkah Lengkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:00 WIB

AIA Syariah Mulai 1 November 2026, Apakah Polis dan Klaim Nasabah Tetap Aman?

Berita Terbaru