Prabowo Tambah Polisi Kehutanan Jadi 70.000 Personel, Perlindungan Hutan Diperkuat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan langkah besar untuk memperkuat perlindungan hutan Indonesia. Pemerintah berencana meningkatkan jumlah Polisi Kehutanan (Polhut) dari sekitar 5.000 personel menjadi 70.000 personel secara bertahap. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi nasional menjaga kawasan hutan sekaligus menekan praktik pembalakan liar yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Rencana itu diungkapkan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo. Menurutnya, pemerintah telah memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Polisi Kehutanan yang selama ini dinilai masih sangat terbatas dibanding luas kawasan hutan yang harus diawasi.

Hashim menjelaskan proses penambahan personel akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, Kementerian Kehutanan menargetkan merekrut sekitar 23.000 Polisi Kehutanan dalam tiga tahun mendatang. Rekrutmen tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan kawasan konservasi, taman nasional, hingga hutan produksi.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan Presiden Prabowo telah memberikan arahan langsung agar jumlah Polisi Kehutanan dilipatgandakan. Arahan itu muncul setelah pemerintah menemukan ketimpangan antara luas kawasan hutan dan jumlah petugas yang tersedia di lapangan.

Baca Juga :  Pendidikan Negeri Gratis Mulai TK hingga SMA, Cek Skema BOS dan PIP 2026

Sebagai contoh, Aceh yang memiliki kawasan hutan sekitar 3,5 juta hektare hanya dijaga oleh sekitar 32 Polisi Kehutanan. Kondisi tersebut dinilai belum memadai untuk mengawasi kawasan hutan yang sangat luas sehingga berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku illegal logging maupun perusakan lingkungan.

Selain meningkatkan pengamanan kawasan hutan, penambahan Polisi Kehutanan juga diharapkan mampu menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Pemerintah menilai hutan merupakan aset strategis nasional yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, ketahanan air, serta mendukung komitmen Indonesia terhadap pengendalian perubahan iklim.
Hashim juga menyampaikan bahwa keberadaan Polisi Kehutanan Indonesia mendapat apresiasi dari Pangeran William melalui The Royal Foundation di Inggris.

Menurutnya, perhatian dunia internasional terhadap perlindungan hutan Indonesia semakin besar karena Indonesia memiliki salah satu kawasan hutan tropis terbesar di dunia.
Dengan penambahan hingga 70.000 personel, pemerintah berharap pengawasan hutan menjadi lebih efektif.

Baca Juga :  Tiba di Paris, Presiden Prabowo Hadiri Jamuan Malam Presiden Macron di Istana Élysée

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo untuk memperkuat konservasi alam, memberantas pembalakan liar, serta menjaga kelestarian hutan bagi generasi mendatang.

FAQ
1. Berapa target jumlah Polisi Kehutanan yang disiapkan pemerintah?
Pemerintah menargetkan jumlah Polisi Kehutanan meningkat hingga 70.000 personel secara bertahap.
2. Mengapa jumlah Polisi Kehutanan ditambah?
Untuk memperkuat perlindungan hutan, mencegah illegal logging, mengawasi kawasan konservasi, dan menjaga keanekaragaman hayati.
3. Berapa rekrutmen tahap awal yang direncanakan?
Sekitar 23.000 personel akan direkrut dalam tiga tahun pertama.
4. Siapa yang mengumumkan rencana tersebut?
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, serta sebelumnya disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
5. Apa manfaat penambahan Polisi Kehutanan?
Pengawasan kawasan hutan menjadi lebih optimal, kerusakan hutan dapat ditekan, konservasi satwa lebih terjaga, serta mendukung target lingkungan dan iklim Indonesia. Tim

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IPB University Buka 117 Lowongan Dosen dan Tendik Kontrak, Cek Syarat dan Jadwalnya
Lowongan Kerja Traveloka September 2026 Dibuka, Cek Posisi, Syarat dan Cara Daftarnya
Seleksi Calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kerinci 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Pendaftaran
Freeport Buka 91 Lowongan Kerja 2026, Ada 17 Posisi untuk Fresh Graduate: Cek Syarat dan Cara Daftar
Job Fair Jakarta Pusat 15-16 September 2026: 37 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan, Cek Cara Daftarnya
Gaji Kerja di Australia 2026: Berapa Penghasilan per Bulan dan Biaya Hidup?
Gaji TKI 2026: Berapa Penghasilan di Jepang, Korea, Taiwan, Hong Kong hingga Australia?
Hasil SPD PCPM BI Angkatan 41 Kapan Diumumkan? Peserta Wajib Catat Jadwal Ini
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WIB

IPB University Buka 117 Lowongan Dosen dan Tendik Kontrak, Cek Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 26 September 2026 - 01:02 WIB

Lowongan Kerja Traveloka September 2026 Dibuka, Cek Posisi, Syarat dan Cara Daftarnya

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Seleksi Calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kerinci 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Jumat, 11 September 2026 - 11:03 WIB

Freeport Buka 91 Lowongan Kerja 2026, Ada 17 Posisi untuk Fresh Graduate: Cek Syarat dan Cara Daftar

Kamis, 10 September 2026 - 00:30 WIB

Job Fair Jakarta Pusat 15-16 September 2026: 37 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan, Cek Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Ekonomi

Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:00 WIB