PHK Massal Oracle Capai 30 Ribu Karyawan, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Perusahaan teknologi global Oracle dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran terhadap puluhan ribu karyawannya di berbagai negara. Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).

Berdasarkan laporan yang beredar, jumlah karyawan yang terdampak PHK mencapai sekitar 30.000 orang secara global. Pemangkasan ini berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah perusahaan tersebut.

PHK dilakukan secara serentak di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, India, Kanada, dan Meksiko. Sejumlah karyawan dilaporkan menerima pemberitahuan melalui email pada pagi hari sekitar pukul 06.00 waktu setempat, disertai dengan penghentian akses ke sistem perusahaan secara langsung.

Dalam pemberitahuan resmi, pihak perusahaan menyebut keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari “perubahan organisasi yang lebih luas” untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis ke depan.

“Setelah mempertimbangkan kebutuhan bisnis saat ini, kami memutuskan untuk menghapus beberapa posisi sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi,” demikian isi pemberitahuan yang diterima karyawan terdampak.

Baca Juga :  AI Mulai Ambil Alih Coding, Peran Programmer Bergeser ke Level Lebih Strategis

Fokus ke Investasi AI

Langkah efisiensi ini diduga berkaitan dengan ambisi Oracle dalam memperluas infrastruktur kecerdasan buatan, termasuk pembangunan pusat data (data center) dan pengembangan teknologi berbasis AI.

Analis industri menilai bahwa pemangkasan tenaga kerja dapat membantu perusahaan menghemat biaya operasional secara signifikan. Bahkan, langkah ini diperkirakan mampu meningkatkan arus kas bebas hingga miliaran dolar AS.

Selain itu, perusahaan juga dilaporkan tengah menguji penggunaan agen AI untuk menangani tugas-tugas administratif, seperti pengelolaan basis data yang sebelumnya membutuhkan tenaga insinyur manusia.

Dampak bagi Karyawan

PHK massal ini memberikan dampak psikologis bagi para pekerja yang terdampak, terutama karena prosesnya dilakukan secara mendadak. Setelah menerima email pemberhentian, akses ke email, komputer, dan sistem internal perusahaan langsung dinonaktifkan.

Baca Juga :  Putusan Kasus Pinjol Segera Dibacakan, Industri Fintech Indonesia di Ujung Penentuan

Meski demikian, perusahaan memastikan bahwa karyawan yang terkena PHK tetap mendapatkan paket pesangon sesuai ketentuan yang berlaku.

Kinerja Perusahaan Tetap Positif

Menariknya, keputusan PHK ini dilakukan di tengah kinerja keuangan perusahaan yang tergolong baik. Laporan terbaru menunjukkan pendapatan perusahaan meningkat hingga 22% dan melampaui ekspektasi pasar.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, saham perusahaan mengalami penurunan cukup tajam, yakni hampir 25% sejak awal tahun. Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor pendorong restrukturisasi besar-besaran.

Tren Industri Teknologi

Fenomena PHK massal di sektor teknologi bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perusahaan teknologi global juga melakukan langkah serupa sebagai respons terhadap perubahan strategi bisnis, termasuk peralihan ke teknologi AI.

Transformasi digital yang semakin cepat membuat perusahaan harus menyesuaikan struktur organisasi agar tetap kompetitif di tengah persaingan global.

Berita Terkait

Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya
Tips Klaim Asuransi Mobil Cepat Cair Tanpa Kendala
Menkeu Ungkap Nasib Gaji ke-13 ASN 2026, Kapan Cair?
Update IHSG Hari Ini 8 April 2026: Tekanan Global Bikin Loyo, Cek Rekomendasi Saham
Daftar Pinjol Resmi OJK April 2026: 95 Platform Legal, Cek Sebelum Pinjam
Daftar Asuransi Mobil Syariah Terbaik di Indonesia, Ini Pilihannya
Peluncuran iPhone Layar Lipat Mundur? Ini Penjelasan Terbaru
Tips Perawatan Motor Setelah Perjalanan Jauh, Wajib Tahu!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:00 WIB

Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya

Rabu, 8 April 2026 - 11:10 WIB

Tips Klaim Asuransi Mobil Cepat Cair Tanpa Kendala

Rabu, 8 April 2026 - 10:00 WIB

Menkeu Ungkap Nasib Gaji ke-13 ASN 2026, Kapan Cair?

Rabu, 8 April 2026 - 09:00 WIB

Daftar Pinjol Resmi OJK April 2026: 95 Platform Legal, Cek Sebelum Pinjam

Rabu, 8 April 2026 - 07:19 WIB

Daftar Asuransi Mobil Syariah Terbaik di Indonesia, Ini Pilihannya

Berita Terbaru

Internasional

Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya

Rabu, 8 Apr 2026 - 12:00 WIB

Ekonomi

Tips Klaim Asuransi Mobil Cepat Cair Tanpa Kendala

Rabu, 8 Apr 2026 - 11:10 WIB

Ekonomi

Menkeu Ungkap Nasib Gaji ke-13 ASN 2026, Kapan Cair?

Rabu, 8 Apr 2026 - 10:00 WIB