Jambi – Perjalanan darat dari Jambi menuju Palembang mengalami kemacetan parah hingga membuat waktu tempuh membengkak drastis. Sejumlah kendaraan dilaporkan merayap selama berjam-jam setelah sebuah truk pengangkut besi terguling di ruas Jalan Lintas Jambi–Palembang.
Salah satu penumpang, Haryanto, mengaku harus menempuh perjalanan sangat lama saat berangkat dari Kota Jambi menuju Bali bersama keluarganya. Ia berangkat pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 20.00 WIB dari Kota Jambi.
Namun perjalanan yang biasanya memakan waktu jauh lebih singkat berubah menjadi sangat lama karena kemacetan panjang di jalur tersebut. Haryanto baru tiba di Palembang pada Minggu (15/3) sekitar pukul 11.00 WIB.
“Mobil hampir tidak bergerak. Kendaraan hanya merayap sedikit demi sedikit,” ujar Haryanto saat menceritakan pengalamannya terjebak macet.
Kemacetan yang berlangsung berjam-jam juga membuat kondisi di dalam kendaraan semakin tidak nyaman. Beberapa kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan AC akibat terlalu lama berhenti di tengah kemacetan.
Bus double decker Hijrah yang melayani rute Bandung menuju Solok juga ikut terjebak dalam kemacetan tersebut. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami lemas karena terjebak macet dalam waktu lama dengan kondisi AC yang tidak berfungsi.
Kemacetan panjang ini dipicu oleh sebuah truk pengangkut besi yang terguling di badan jalan. Kendaraan besar tersebut sempat menutup sebagian ruas jalan sehingga arus lalu lintas dari dua arah tersendat.
Setelah proses evakuasi dilakukan, jalan lintas tersebut kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan. Meski demikian, arus lalu lintas masih bergerak dengan kecepatan rendah karena antrean kendaraan yang masih cukup panjang. (fyo)









